Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson
- instagram timnas indonesia
tvOnenews.com - Simon Grayson, asisten pelatih yang dipilih untuk mendampingi John Herdman di staf kepelatihan Timnas Indonesia ternyata punya formasi andalan.
Strategi yang dibawa Simon Grayson bahkan bisa menjadi bahan pertimbangan oleh John Herdman untuk menentukan bagaimana aspek taktikal dari Timnas Indonesia.
Beberapa hari menuju agenda FIFA Series 2026, Timnas Indonesia kabarnya telah menunjuk Simon Grayson, juru taktik Inggris sebagai asisten pelatih John Herdman.
Kabar ini dibagikan oleh Simon Grayson sendiri di media sosisl LinkedIn, Minggu (15/3). Sang asisten pelatih ini mengaku senang bisa gabung Timnas Indonesia.
“Saya sangat senang bergabung dengan Tim Nasional Indonesia sebagai asisten pelatih untuk pertandingan mendatang di jendela FIFA melawan Bulgaria dan St Kitts dan Nevis di Jakarta,“ ujar Simon Grayson di akun LinkedIn-nya.
“Ini adalah pengalaman baru yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan. Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Pelatih Kepala John Herdman dan stafnya,“ sambungnya.
Simon Grayson menjadi satu dari dua asisten pelatih asing yang gabung dengan staf kepelatihan John Herdman di skuad Garuda setelah Cesar Meylan.
Debut Simon Grayson sebagai asisten pelatih bagi John Herdman kemungkinan berlangsung pada 27 Maret saat Timnas Indonesia bersua Saint Kitts and Nevis.
Formasi Andalan Simon Grayson
- Hurtlepool United
Merujuk berbagai sumber, Simon Grayson biasanya mengandalkan taktik 4-1-3-2 saat melatih sebuah tim. Akan tetapi, ia juga dikenal dengan adaptasi taktisnya.
Saat laga tengah berjalan, ia tidak jarang mengubahnya menjadi formasi 3-5-2 tergantung pada kebutuhan skuadnya, apakah fokus bertahan atau menyerang.
Selain 4-1-3-2, Simon Grayson juga pernah menggunakan variasi taktik seperti 4-4-2, 4-2-3-1 dan 5-4-1 untuk menyesuaikan diri dengan lawan dan situasi yang berbeda.
Untuk sistem 4-1-3-2, Simon Grayson mengandalkan pola klasik dengan empat pemain di lini pertahanan. Saat laga berlangsung, formasi itu bisa berubah menjadi 4-4-2 atau 4-2-3-1.
Sedangkan untuk taktik 3-5-2, formasi ini pernah diandalkan oleh Simon Grayson ketika ia melatih klub Inggris Fleetwood Town pada musim 2021 silam.
Ketika itu, Simon Grayson beralasan bahwa formasi 3-5-2 dapat memberikan stabilitas pertahanan sekaligus mempertahankan lebar lapangan, sehingga mempersempit ruang gerak lawan.
Taktik Bawaan John Herdman
- Timnas Indonesia
Beda dari Simon Grayson, John Herdman justru mengandalkan formasi 3-4-2-1 atau 3-4-3. Fokusnya membangun serangan dari belakang disertai tempo yang cukup tinggi.
Sistemnya sering memprioritaskan bek sayap yang kuat dan tekanan langsung yang intens ke depan. Untuk stabilitas pertahanan, ia fleksibel dengan 4-4-2 atau 4-2-3-1.
Saat melatih Karanda, John Herdman datang dengan taktik 3-4-3 yang fokus menyerang. Namun di tengah laga, ia mengubahnya jadi 4-4-2 saat kondisi bertahan.
Namun dalam game play-nya, John Herdman kerap melibatkan gelandang kreatif yang menghubungkan pertahanan dan memberikan kebebasan berekspresi bagi bek sayap.
Prediksi Taktik Timnas Indonesia Jika John Herdman Pakai Saran Simon Grayson
- tvOnenews
Pada era dua pelatih sebelumnya, fokus taktik skuad Garuda hanyalah 3-4-3 atau 4-2-3-1. Hal ini tampak tidak jauh berbeda dengan filosofi seorang John Herdman.
John Herdman kemungkinan besar pakai 3-4-3 dalam laga debutnya di Timnas Indonesia. Taktik ini hampir mirip dengan sistem Simon Grayson yang pernah bawakan 3-5-2.
Dari sektor penjaga gawang, Emil Audero jadi pilihan utama yang dikawal oleh tiga bek kokoh yakni Jay Idzes, Rizky Ridho dan Justin Hubner. Elkan Baggott bisa masuk daftar.
Lalu untuk sayap kiri akan ditempati oleh Kevin Diks, sedangkan sektor kanan bergantian Calvin Verdonk dan Dean James tergantung kebutuhan.
Joey Pelupessy menyegel satu tempat di lini tengah, lalu sisanya diperebutkan oleh Marc Klok, Jordi Amat atau Eliano Reijnders yang lagi tampil oke di klubnya.
Winger kiri diisi oleh Ragnar Oratmangoen dan kanan Yakob Sayuri untuk membantu Ole Romeny yang fokus dalam urusan mencetak gol bagi Timnas Indonesia.
Namun, andai kata John Herdman pakai filosofi dua penyerang dari Simon Grayson, Ole Romeny tampaknya perlu tandem. Ragnar Oratmangoen bisa digeser ke depan.
Atau jika perlu striker murni, maka Ramadhan Sananta, Mauro Zijlstra atau dua pemain muda seperti Adrian Wibowo hingga Hokky Caraka layak diberi kesempatan.
(han)
Load more