Miliano Jonathans Gigit Jari, Timnas Indonesia Kepincut Winger Australia Berdarah Medan yang On Fire di A-League
- Instagram/433nl
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali membuat gebrakan dalam perburuan pemain diaspora. Kali ini, sorotan mengarah ke winger muda yang tengah bersinar di Liga Australia, Luke Vickery.
Nama Vickery mencuat setelah media Australia melaporkan adanya pendekatan dari federasi Indonesia.
Disebutkan, PSSI telah membuka komunikasi awal untuk menjajaki kemungkinan sang pemain berganti kewarganegaraan sepak bola.
- Instagram/luke.vickery_
Performa Vickery musim ini memang sulit diabaikan. Bersama Macarthur FC, ia tampil tajam dan konsisten.
Dari 17 pertandingan, pemain berusia 20 tahun itu sudah mencetak lima gol—lonjakan signifikan dibanding musim sebelumnya saat masih memperkuat Western United yang hanya menghasilkan satu gol.
Tak heran jika media setempat mulai menyoroti potensinya untuk naik ke level internasional.
Menariknya, Vickery memiliki banyak opsi dalam menentukan karier tim nasionalnya.
Ia pernah membela tim muda Australia (Young Socceroos), namun masih memenuhi syarat untuk memperkuat negara lain.
Darah Indonesia mengalir dari neneknya yang berasal dari Medan.
Selain itu, ia juga bisa membela Amerika Serikat karena lahir di Hawaii. Dengan demikian, ada tiga pilihan besar di hadapannya: Australia, Amerika Serikat, atau Indonesia.
Dalam pernyataannya, Vickery mengakui adanya pendekatan dari Indonesia dan tidak menutup kemungkinan untuk bergabung.
“Saya bisa mewakili Australia, AS, atau Indonesia, dan Indonesia cukup tertarik,” kata Vickery, dilansir Football360.com.au.
“Sudah ada sedikit komunikasi antara kami untuk melihat berbagai pilihan dan berbagai peluang yang bisa saya dapatkan sebagai pemain. Tentu saja semua orang ingin bermain di panggung nasional untuk tim nasional, tetapi saya hanya sedang menjajaki kemungkinan,” ungkapnya.
- Excelsior
Di sisi lain, kabar ini justru menjadi pukulan bagi salah satu pemain diaspora lainnya, Miliano Jonathans.
Gelandang muda tersebut dipastikan harus menepi dalam waktu panjang setelah mengalami cedera ligamen krusiatum anterior (ACL) saat membela Excelsior di Eredivisie.
Cedera itu membuat Jonathans harus mengakhiri musim lebih cepat, bahkan diprediksi baru bisa kembali merumput pada awal 2027.
Ini menjadi cedera ACL kedua yang ia alami dalam dua tahun terakhir—situasi yang jelas menghambat perkembangan kariernya.
- Instagram @532id
Padahal sebelumnya, Jonathans sempat masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil untuk persiapan FIFA Series 2026.
Namun dengan kondisi saat ini, peluangnya untuk bersaing di skuad Timnas Indonesia dalam waktu dekat praktis tertutup.
Di sinilah peluang Vickery semakin terbuka lebar. Jika proses naturalisasi berjalan lancar, ia bisa menjadi tambahan penting di sektor sayap skuad Garuda.
Dengan kecepatan, fleksibilitas posisi, dan ketajaman yang dimilikinya, Vickery dinilai cocok dengan kebutuhan tim asuhan John Herdman yang tengah membangun kekuatan baru.
Situasi ini juga menjadi sinyal keras bagi para pemain diaspora lainnya. Persaingan di Timnas Indonesia kini semakin ketat, dan hanya pemain dengan performa terbaik yang akan mendapat tempat. (asl)
Load more