Pundit Senior Ini Prediksi Duet Herdman–Grayson di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
tvOnenews.com - Ajang FIFA Series 2026 tinggal menghitung hari. Timnas Indonesia dipastikan akan tampil maksimal demi mewujudkan target juara yang telah dicanangkan PSSI.
Turnamen ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 hingga 30 Maret 2026. Skuad Garuda akan bersaing dengan tiga negara lainnya, yakni Timnas Saint Kitts dan Nevis, Timnas Kepulauan Solomon, serta Timnas Bulgaria.
Turnamen ini bukan hanya menjadi debut bagi pelatih kepala John Herdman, tetapi juga bagi asistennya, Simon Grayson, yang sama-sama berasal dari Inggris.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Nama Simon Grayson sendiri cukup dikenal di dunia sepak bola Inggris. Pelatih berusia 56 tahun itu memiliki pengalaman panjang, baik sebagai pemain maupun pelatih, dengan menangani sejumlah klub seperti Blackpool, Leeds United, Huddersfield Town, Preston North End, hingga Sunderland.
Dengan rekam jejak tersebut, Grayson dinilai memiliki kapasitas untuk cepat beradaptasi dengan Timnas Indonesia, yang saat ini dihuni banyak pemain diaspora yang berkarier di Eropa.
Pandangan ini disampaikan oleh pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan. Ia menilai pengalaman Grayson akan memudahkan proses komunikasi dan adaptasi di dalam tim.
"Iya, kalau bicara dengan semua sebagian besar, apalagi pemain-pemain inti yang ada di starting XI itu banyak diaspora yang ada di Eropa. Jadi dia enggak akan kesulitan," kata Ronny Pangemanan.
Menurut pria yang akrab disapa Ropan itu, pengalaman Grayson di level klub bahkan tergolong sangat mentereng. Ia menilai perbedaan antara Grayson dan Herdman terletak pada pengalaman di level tim nasional.
"Pengalaman dia luar biasa. Bahkan kalau saya bicara, dia hanya kalah dari John Herdman soal pelatih tim nasional. John Herdman hanya di Kanada, tapi kalau bicara level klub, John Herdman kalah sama dia. Timpang sekali," tukasnya.
"John Herdman belum pernah menangani tim di Liga Inggris yang ada di atas yang memang bagus. Namun, itu karena dia memang ada di Kanada, membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2022. Itu perbedaannya," lanjut Ropan.
- instagram john herdman
Kombinasi antara pengalaman internasional Herdman dan rekam jejak klub Grayson diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi performa Timnas Indonesia, terutama setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
FIFA Series 2026 pun menjadi momentum penting bagi skuad Garuda untuk bangkit sekaligus kembali mendapatkan kepercayaan publik.
"Tapi apa pun itu, saya pikir ini suatu hal yang baik ya. Dua orang dari Inggris, yang dua-duanya bagus dan bisa menangangi tim nasional kita," ujar Ropan.
"Nah, ini yang membuat penasaran. Semua menanti FIFA Series. Kalau John Herdman mungkin orang sudah tahu. Namun, Simon Grayson ini yang datang untuk berada di lapangan," tutupnya.
Dengan komposisi pelatih baru dan skuad yang semakin kompetitif, publik kini menantikan bagaimana kiprah Timnas Indonesia di turnamen tersebut, sekaligus melihat sejauh mana duet Herdman–Grayson mampu membawa perubahan positif bagi tim Garuda.
Load more