GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Timnas Indonesia Telat Gabung? Begini Respons Santai John Herdman Jelang Debut di FIFA Series 2026

PemainTimnas Indonesia telat datang dalam pemusatan latihan (TC) jelang FIFA Series 2026. Masih ada sembilan pemain yang belum bergabung meski waktu sudah
Rabu, 25 Maret 2026 - 18:23 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di pemusatan latihan jelang FIFA Series 2026
Sumber :
  • Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan respons yang cukup mengejutkan terkait belum lengkapnya skuad dalam pemusatan latihan (TC) jelang FIFA Series 2026

Di tengah sorotan publik yang mempertanyakan kesiapan tim, Herdman justru terlihat santai menghadapi situasi tersebut, bahkan menyebutnya sebagai hal yang lumrah dalam sepak bola internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini terjadi di momen krusial, mengingat FIFA Series 2026 akan menjadi debut resmi Herdman bersama Timnas Indonesia. 

Dengan waktu persiapan yang terbilang singkat, banyak yang menilai kondisi ini bisa menjadi kendala. 

Namun, pengalaman Herdman saat menangani Timnas Kanada, termasuk di ajang kualifikasi Piala Dunia, membuatnya cukup percaya diri dalam mengelola situasi serupa.

Pada hari pertama latihan yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Selasa (24/3/2026), baru 15 pemain yang hadir dari total 24 pemain yang dipanggil. 

Artinya, masih ada sembilan pemain yang belum bergabung meski waktu menuju pertandingan semakin dekat.

Meski demikian, Herdman tidak melihat hal ini sebagai masalah besar.

"Ya, itu hal yang normal dalam sepak bola internasional. Anda akan mendapati pemain datang dalam level dan intensitas yang berbeda-beda," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perbedaan kondisi pemain merupakan konsekuensi dari latar belakang klub dan kompetisi yang berbeda.

"Inilah [pertandingan] internasional. Anda memiliki pemain yang bermain di klub dengan gaya bermain yang berbeda, pemain di liga dengan intensitas yang berbeda. Sebagai pelatih, Anda harus beradaptasi dengan itu."

Skuad Timnas Indonesia, di pemusatan latihan (TC) jelang FIFA Series 2026
Skuad Timnas Indonesia, di pemusatan latihan (TC) jelang FIFA Series 2026
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Menurut Herdman, situasi seperti ini sudah sering ia hadapi sepanjang karier kepelatihannya, sehingga tidak menjadi hambatan berarti dalam mempersiapkan tim.

Dengan waktu yang hanya tersisa beberapa hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis, Herdman mengakui bahwa tim pelatih harus bekerja ekstra cepat dalam meramu strategi.

"Jeda waktu dua hari, itu sempit. Kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat," katanya.

Namun, Herdman menegaskan bahwa dirinya tidak bekerja sendiri. Ia didukung staf pelatih berpengalaman yang telah terbiasa menangani situasi serupa.

"Staf kami banyak yang memiliki pengalaman sekitar 20 tahun dalam menyusun sistem dan struktur bersama-sama untuk mencoba dan menutup kesenjangan tersebut."

Selain itu, ia juga sudah memberikan materi taktik kepada para pemain bahkan sebelum mereka bergabung dalam TC.

"Sebelum kami datang ke sesi latihan, kami berada di aula basket GBK, mengerjakan taktik dan strategi kami. Jadi saat pemain datang ke sini, mereka bekerja."

Langkah ini menunjukkan pendekatan modern yang diterapkan Herdman, di mana komunikasi dan persiapan dilakukan jauh sebelum sesi latihan dimulai.

Tegaskan Profesionalisme dan Tanggung Jawab Pemain

Herdman juga menekankan bahwa membela Timnas Indonesia bukanlah sekadar aktivitas biasa, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan penuh keseriusan.

"Mereka bekerja untuk kalian, mereka bekerja untuk para penggemar. Mereka tahu ini bukan hari libur, bukan liburan," tegasnya.

"Untuk mewakili negara ini adalah sebuah kehormatan dan hak istimewa yang harus mereka perjuangkan, dan kami memperjuangkannya dengan bekerja agar segalanya berjalan lancar hari Jumat nanti."

Ia pun optimistis para pemain yang belum bergabung dapat segera beradaptasi begitu tiba di Jakarta. Terlebih, ia sudah menjalin komunikasi intensif secara virtual dengan para pemain sebelumnya.

"Seperti yang anda katakan, pemain yang berbeda datang pada waktu yang berbeda dan kami harus beradaptasi dengan itu. Tapi kami akan merangkulnya dan kami akan menikmatinya dan kami sangat antusias untuk bermain," tutup Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sesi latihan tersebut, beberapa pemain yang sudah hadir antara lain Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, serta pemain belakang seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Elkan Baggott.

Kini, dengan segala dinamika yang ada, perhatian publik tertuju pada debut John Herdman di FIFA Series 2026. Apakah pendekatan santainya mampu berbuah hasil positif? Jawabannya akan segera terlihat saat Timnas Indonesia turun ke lapangan. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT