Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?
- Instagram - Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Kembalinya Elkan Baggott menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar dan skuad Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026.
Namun, di balik momen comeback ini, tersimpan kisah menarik tentang proses awal karier Baggott yang membentuknya hingga menjadi pemain matang seperti sekarang.
Hamdan Hamedan, sosok di balik proses naturalisasi sejumlah pemain Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong, membagikan cerita menarik tentang interaksi antara Jordi Amat dan Elkan Baggott pada masa awal bergabung di skuad Garuda.
- Instagram @elkanbaggott
Menurut Hamdan, saat itu Baggott sempat meminta saran kepada Jordi terkait arah kariernya, mengingat ia masih bermain di kasta kedua Liga Inggris.
"Elkan itu bertanya kepada Jordi, menurut kamu saya lebih baik seperti apa? karena kan saat ini saya bermain di kasta Ketiga Liga Inggris (pada saat itu)," ujar Hamdan menirukan percakapan tersebut.
Sebagai pemain yang memiliki pengalaman di level tinggi, Jordi Amat kemudian memberikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya jam terbang bagi pemain muda, terutama di posisi bek.
"Jordi Amat mengatakan, 'kita kan posisi sama defender, jadi saya tahu, saya pernah main di Premier League, saya pernah main di Championship (Liga 2 Inggris), kompetisinya itu berat sekali," lanjutnya.
Jordi pun menyarankan agar Baggott lebih fokus mendapatkan menit bermain, termasuk jika harus menjalani masa peminjaman ke klub lain.
"Untuk usia kamu, prioritaskan menit bermain, jadi kalau kamu dipinjamkan ke tempat lain, kamu mendapatkan menit bermain, tekuni saja, karena waktu kamu untuk impress akan ada," terangnya.
Tak hanya itu, Jordi juga membagikan pengalaman pribadinya saat masih berusia 17 tahun dan menjalani awal karier di Liga Spanyol. Saat itu, ia harus menghadapi pemain kelas dunia seperti Sergio Ramos dalam situasi sepak pojok saat melawan Real Madrid.
"Lalu dia cerita bahwa, dulu salah dua gim pertama di Espanyol, itu dia dipanggil masuk posisi corner kick lawan Real Madrid," kata Hamdan.
"Begitu dia masuk diminta sama kaptennya, Jordi, kamu mark dia, dia itu siapa? Sergio Ramos. Jadi bayangkan anak umur 17 tahun, suruh jaga corner melawan Sergio Ramos."
Load more