Beckham Putra Disebut Tak Layak ke Timnas Indonesia? Bojan Hodak Ungkap Hal Ini Jelang Debut Timnas Era John Herdman di FIFA Series 2026
- instagram Beckham Putra
tvOnenews.com - Sorotan tajam datang dari netizen setelah nama Beckham Putra Nugraha masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.
Dari 24 nama yang dipanggil oleh pelatih anyar John Herdman, satu sosok yang paling ramai diperbincangkan adalah Beckham Putra Nugraha.
Di berbagai platform media sosial, tak sedikit warganet yang meragukan kelayakan gelandang Persib Bandung tersebut.
Mereka menilai performanya belum cukup konsisten untuk bersaing di level internasional, apalagi di tengah persaingan ketat memperebutkan tempat di era baru Timnas.
Perdebatan pun semakin melebar, dengan sebagian pihak membandingkan Beckham dengan pemain lain yang dianggap lebih layak mendapat kesempatan.
Namun di sisi lain, ada pula yang membela dan melihat potensinya sebagai aset jangka panjang.
Kontroversi ini menunjukkan tingginya ekspektasi publik terhadap skuad pilihan pelatih John Herdman, yang tengah membangun fondasi baru bagi Timnas Indonesia.
Gelandang muda milik Persib Bandung itu menuai pro dan kontra, bahkan tak sedikit yang mempertanyakan apakah dirinya benar-benar layak mengenakan seragam Garuda.
Perdebatan ini semakin menarik karena FIFA Series 2026 menjadi panggung awal bagi Herdman untuk membentuk wajah baru Timnas Indonesia.
Dalam fase transisi ini, pemilihan pemain tentu jadi krusial. Nama Beckham pun seolah menjadi simbol perdebatan: antara potensi, performa, dan ekspektasi publik yang tinggi terhadap skuad Merah Putih.
- instagram Beckham Putra
Performa Beckham Jadi Alasan Utama
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dengan tegas membela anak asuhnya dari kritik yang beredar.
Ia menilai Beckham memang pantas mendapatkan kesempatan di level internasional, terutama melihat perkembangan performanya dalam beberapa musim terakhir.
“Beckham layak berada di sana. Dia bermain dengan baik. Memang selama bulan puasa, beberapa pemain lokal mungkin tidak berada dalam kondisi seratus persen,” tegas Bojan Hodak, Rabu (25/3/2026).
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, konsistensi Beckham menjadi nilai lebih yang tidak bisa diabaikan.
Dalam dua tahun terakhir, grafik permainan sang gelandang terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata bagi Persib Bandung.
Statistik musim ini juga memperkuat argumen tersebut. Beckham telah tampil dalam 23 pertandingan dengan total 1.140 menit bermain, mencetak dua gol serta tiga assist.
Sementara di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, ia mencatat tujuh penampilan dengan total 252 menit bermain.
Tak hanya itu, Beckham juga memiliki catatan prestasi yang cukup mentereng, termasuk membawa Persib meraih gelar liga secara beruntun serta mempersembahkan medali emas untuk Timnas Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja.
Pentingnya Pengalaman Internasional
Hodak juga menekankan bahwa pemanggilan ke Timnas bukan hanya soal performa saat ini, tetapi juga bagian dari proses pengembangan pemain.
Ia berharap Beckham dan pemain Persib lainnya seperti Eliano Reijnders mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
“Saya harap mereka bisa tampil baik. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka, apalagi menghadapi pertandingan yang tidak mudah,” kata Hodak.
Menurutnya, pengalaman bermain di level internasional akan memberikan dampak besar terhadap mental dan kualitas permainan pemain.
Terlebih, FIFA Series 2026 diyakini akan menjadi ajang uji coba penting sebelum menghadapi kompetisi yang lebih berat di masa mendatang.
Meski begitu, Hodak mengaku belum bisa berbicara banyak soal peluang Timnas Indonesia di turnamen tersebut karena belum mengetahui kekuatan calon lawan.
“Saya sama sekali tidak tahu siapa lawan mereka. Lima hari terakhir ini saya bahkan tidak memikirkan sepak bola,” ujarnya.
Dengan segala perdebatan yang ada, satu hal yang pasti: FIFA Series 2026 akan menjadi ajang pembuktian bagi Beckham Putra.
Di bawah arahan John Herdman, kesempatan ini bisa menjadi titik balik kariernya, atau justru mempertegas kritik yang selama ini diarahkan kepadanya.
Kini, publik tinggal menunggu apakah Etam mampu menjawab keraguan dengan performa nyata di lapangan. (udn)
Load more