Persija 'Diguyur' Miliaran Rupiah oleh FIFA usai Mauro Zijlstra Cedera di Timnas Indonesia, Langsung Boyong Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy?
- Instagram - Persija Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia jelang partai final FIFA Series 2026. Cedera yang dialami Mauro Zijlstra ternyata tidak hanya berdampak pada kekuatan tim, tetapi juga berpotensi membawa keuntungan finansial besar bagi Persija Jakarta.
Penyerang berusia 21 tahun itu mengalami masalah fisik usai laga melawan Saint Kitts and Nevis. Insiden benturan keras di pertandingan tersebut membuatnya harus menepi dan dipastikan absen di laga final.
Kabar terbaru datang dari skuad Timnas Indonesia jelang partai final FIFA Series 2026 menghadapi Bulgaria. Jens Raven dipastikan masuk dalam daftar pemain untuk menggantikan Mauro Zijlstra yang harus menepi.
Berdasarkan rilis resmi PSSI, Raven dipanggil setelah Zijlstra mengalami cedera akibat benturan keras di pertandingan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus melakukan penyesuaian cepat demi menjaga kekuatan tim.
- Youtube Rafael Struick
"Jens Raven dipastikan masuk skuad Timnas Indonesia untuk lanjutan FIFA Series 2026 menggantikan Mauro Zijlstra yang mengalami cedera akibat benturan saat melawan Saint Kitts and Nevis," bunyi pernyataan resmi PSSI.
Keputusan ini diambil untuk menjaga keseimbangan komposisi tim di lini depan. Kehadiran Jens Raven diharapkan mampu memberikan variasi serangan baru saat menghadapi Bulgaria.
Pergantian pemain tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari FIFA sesuai regulasi yang berlaku. Hal ini dimungkinkan karena Raven sudah masuk dalam daftar 41 pemain sejak awal turnamen.
Penyerang muda itu langsung bergabung dalam pemusatan latihan pada Minggu, 29 Maret 2026. Ia dituntut untuk segera beradaptasi agar bisa menyatu dengan strategi yang telah disiapkan tim pelatih.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Saat ini Raven tercatat sebagai pemain Bali United di level klub. Pengalaman bermain di kompetisi domestik menjadi modal penting untuk menembus level internasional bersama Timnas Indonesia.
Peluang debut pun terbuka lebar bagi Raven saat menghadapi Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga final tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026.
Di sisi lain, cedera Mauro Zijlstra justru membuka peluang keuntungan finansial bagi Persija Jakarta. Klub ibu kota itu berpotensi mendapatkan kompensasi dari FIFA melalui program perlindungan klub.
Program tersebut dikenal sebagai Club Protection Programme yang memberikan kompensasi kepada klub jika pemain mengalami cedera saat membela tim nasional. Namun, ada syarat utama yang harus dipenuhi sebelum dana tersebut bisa dicairkan.
- Instagram - Mauro Zijlstra
FIFA hanya akan memberikan kompensasi jika pemain mengalami cedera minimal selama 28 hari berturut-turut. Setelah melewati masa tersebut, barulah perhitungan dana kompensasi dimulai.
Nilai kompensasi yang diberikan mencapai sekitar 20.458 euro atau setara Rp200 juta per hari. Namun, perhitungan tersebut tidak berlaku sejak hari pertama cedera, melainkan setelah melewati batas minimal 28 hari.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan bahwa Mauro Zijlstra membutuhkan waktu cukup lama untuk pemulihan. Diperkirakan, ia harus menepi selama dua sampai tiga bulan.
"Grade 2, ya. Jadi mungkin ya agak lumayan tuh. Mungkin kalau grade 2 mungkin bisa antara 2 sampai 3 bulan lah ya," ujar Sumardji di Jakarta pada Minggu (29/3/2026).
- Instagram - Persija Jakarta
Jika Zijlstra harus menepi selama dua bulan atau sekitar 60 hari, maka hari yang dihitung hanya 32 hari. Dengan demikian, Persija berpotensi mendapatkan sekitar Rp6,4 miliar dari skema tersebut.
Sementara jika masa pemulihan mencapai tiga bulan atau sekitar 90 hari, maka hari yang dihitung menjadi 62 hari. Artinya, nilai kompensasi bisa menyentuh angka sekitar Rp12,4 miliar.
Meski tidak mencapai angka fantastis Rp146 miliar seperti batas maksimal program, nilai tersebut tetap tergolong besar. Hal ini tentu menjadi suntikan finansial yang cukup berarti bagi Persija Jakarta.
Bahkan, Macan Kemayoran bisa menggunakan uang tersebut untuk mendatangkan pemain naturalisasi seperti Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy. Ragnar Oratmangoen memiliki nilai pasar sebesar Rp10,43 miliar, sedangkan Joey Pelupessy sebesar Rp4,34 miliar. (fan)
Load more