GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 vs 1, Timnas Indonesia Habis Dibanding-bandingkan dengan Kanada oleh John Herdman usai Bikin Keok Saint Kitts and Nevis

Keberhasilan Timnas Indonesia membuat keok Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 membuat John Herdman membanding-bandingkannya dengan Tim Nasional Kanada.
Minggu, 29 Maret 2026 - 23:43 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya masih dibuat takjub oleh performa anak asuhnya.

Setelah membawa Skuad Garuda menggilas Saint Kitts and Nevis dengan skor mencolok 4-0 pada semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB, pelatih asal Inggris ini melontarkan sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga perdana antara Indonesia dan tim berjuluk The Sugar Boyz tersebut langsung menjadi panggung unjuk gigi bagi pasukan Merah Putih.

Namun yang membuat kemenangan ini terasa sangat spesial adalah memori masa lalu yang membayangi benak Herdman.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelaskan kondisi Mauro Zijlstra
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelaskan kondisi Mauro Zijlstra
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham

Jauh sebelum menjejakkan kaki di Jakarta, Herdman adalah arsitek kawakan di zona CONCACAF. Sekitar 8 tahun silam, ia pernah memimpin Timnas Kanada untuk meladeni lawan yang sama.

Kala itu, armada Kanada turun dengan kekuatan penuh yang dihuni monster-monster lapangan hijau Eropa, sebut saja Alphonso Davies (Bayern Munich) hingga striker maut Jonathan David (Juventus).

Ajaibnya, skuad mewah Kanada waktu itu justru dibuat frustrasi dan hanya mampu menang tipis 1-0.

Pengalaman kontras itulah yang membuat pelatih asal Newcastle ini terheran-heran melihat betapa klinisnya penyelesaian akhir Beckham Putra dkk.

"Terakhir kali saya melawan Saint Kitts and Nevis, kami (Kanada), Anda tahu, memiliki pemain dari Bayern Munich, kami hanya mengalahkan mereka 1-0. Itu pertandingan yang sangat sulit, di Saint Kitts and Nevis,” ungkap Herdman dalam konferensi pers usai laga.

Herdman paham betul bahwa dalam sepak bola modern, nama besar klub di punggung pemain bukanlah jaminan otomatis untuk menang mudah.

“Jadi Anda tahu bahwa Anda tidak bisa memberi mereka sedikit pun celah. Jika tim itu mampu mencuri gol, mereka akan menjadi lawan yang sangat sulit,” sambungnya mengingatkan betapa berbahayanya lawan jika diberi momentum.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Namun di bawah gemuruh SUGBK, Indonesia tampil begitu digdaya. Gelontoran dua gol dari Beckham Putra (15', 25') di babak pertama, yang kemudian disempurnakan oleh sontekan Ole Romeny (53') serta Mauro Zijlstra (75'), menjadi bukti sahih betapa jitunya taktik yang diramu Herdman.

Bagi juru taktik yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 ini, kunci kemenangan telak ini bukan sekadar urusan skill, melainkan kematangan mental dan profesionalisme untuk meredam letupan semangat lawan di awal laga.

"Jadi saya pikir kedisiplinan untuk menahan badai awal itu sangat penting malam ini, kami tahu mereka akan keluar menyerang di menit-menit pertama dan jika kami bisa memastikan kami disiplin dan profesional di 15, 20 menit pertama, kami tahu peluang kami akan datang,” jelas sang pelatih.

Hal yang paling membuat senyum Herdman merekah malam itu adalah komitmen total para pemain Indonesia dalam menjalankan instruksinya di lapangan.

Mencetak empat gol tanpa kebobolan adalah skenario sempurna yang langsung lunas dibayar oleh para pemain.

"Jadi apa yang paling membantu, saya pikir apa yang saya temukan benar-benar solid dalam penampilan ini adalah profesionalisme para pemain. Saya pikir mereka, mereka jelas, mereka menetapkan target. Mereka menetapkan target, targetnya mencetak empat gol dan menjaga clean sheet, dan untuk melakukan keduanya adalah hal yang sangat penting,” tutupnya dengan nada puas.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Sesi Konferensi Pers usai Menghadapi Saint Kitts and Nevis
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Sesi Konferensi Pers usai Menghadapi Saint Kitts and Nevis
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan fantastis ini tentu menjadi bahan bakar yang sangat membakar semangat Timnas Indonesia untuk menatap partai final.

Dengan disiplin taktik yang bahkan disebut sang pelatih lebih efektif ketimbang skuad Kanada masa lalu, kini publik sepak bola tanah air semakin optimis menantikan trofi FIFA Series 2026 bersemayam di tanah Ibu Pertiwi. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimistis skuad Garuda mampu lolos dari fase grup Piala Asia 2027 meski tergabung bersama lawan-lawan berat.
‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya menetap di Indonesia selama menangani skuad Garuda.
Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Gerakan gotong royong di era modern mulai bergeser maknanya. Namun, sebuah inisiatif unik muncul dari sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gotong Royong Indonesia.
Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT