Cedera Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia Jadi ‘Durian Runtuh’ Persija Jakarta? FIFA Siap Guyur Rp146 Miliar, Ini Syaratnya!
- Instagram - Persija Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta berpotensi mendapatkan kompensasi besar dari FIFA setelah penyerangnya, Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat membela Timnas Indonesia. Namun, ada syarat utama yang harus dipenuhi agar dana tersebut bisa cair.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memutuskan mencoret Mauro Zijlstra jelang laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (30/3/2026).
Zijlstra mengalami cedera saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis. Dalam pertandingan itu, ia tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua dan sempat menyumbang satu gol sebelum akhirnya mengalami masalah fisik.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa cedera yang dialami penyerang berusia 21 tahun tersebut tergolong cukup serius. Ia memperkirakan Zijlstra membutuhkan waktu pemulihan hingga tiga bulan sebelum kembali merumput bersama Persija.
- Instagram - Mauro Zijlstra
"Grade 2, ya. Jadi mungkin ya agak lumayan tuh. Mungkin kalau grade 2 mungkin bisa antara 2 sampai 3 bulan lah ya," ujar Sumardji di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Di balik kabar buruk tersebut, Persija justru berpeluang mendapatkan keuntungan finansial. FIFA memiliki program bernama FIFA Club Protection Programme yang memberikan kompensasi kepada klub jika pemainnya cedera saat menjalani tugas bersama tim nasional.
Melalui program tersebut, klub akan menerima dana untuk menutup gaji pemain selama masa pemulihan. Namun, kompensasi baru bisa diberikan apabila pemain mengalami cedera minimal selama 28 hari berturut-turut.
Dengan estimasi pemulihan yang mencapai dua hingga tiga bulan, Persija hampir dipastikan memenuhi syarat tersebut. Besaran kompensasi yang diberikan FIFA mencapai 20.458 euro atau sekitar Rp200 juta per hari.
Sementara itu, batas maksimal kompensasi yang bisa diterima mencapai 7,5 juta euro atau setara Rp146 miliar dengan durasi cedera hingga 365 hari. Artinya, jumlah tersebut hanya akan diperoleh jika pemain absen selama satu tahun penuh.
Meski terlihat menggiurkan, kondisi ini tetap menjadi kerugian bagi Persija. Pasalnya, Macan Kemayoran tengah memburu gelar juara dan kehilangan salah satu penyerang andalannya di momen krusial.
Load more