GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Pilih Menepi Usai Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Saat Ini Saya Masih Emosional!

Usai Timnas Indonesia kalah lawan Bulgaria, John Herdman secara jujur mengungkapkan kondisi emosionalnya. Ia bahkan mengakui masih terbawa perasaan usai pertandingan
Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB
Kevin Diks dan John Herdman di FIFA Series 2026
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memutuskan untuk mengambil jeda sejenak usai menjalani dua laga perdananya di FIFA Series 2026

Keputusan ini diambil setelah skuad Garuda harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 pada partai final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut menjadi penutup dari debut Herdman bersama Timnas Indonesia yang penuh dinamika. 

Meski sempat meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, kekalahan di laga puncak menyisakan emosi mendalam bagi sang pelatih. 

Ia bahkan mengakui masih terbawa perasaan usai pertandingan karena besarnya keinginan untuk menang.

Herdman Akui Masih Emosional Usai Kekalahan

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Herdman secara jujur mengungkapkan kondisi emosionalnya. 

Ia memilih untuk tidak terburu-buru dalam memberikan evaluasi karena masih diliputi perasaan kecewa.

"Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini saya masih emosional karena kami sangat ingin menang," kata Herdman.

Ia menambahkan bahwa mengambil jarak sejenak adalah langkah terbaik agar bisa menilai performa tim secara objektif.

"Saya selalu mengatakan, jangan berbicara terlalu banyak saat emosi. Saya perlu mundur sejenak, menilai pertandingan dengan kepala dingin, dan melihat kekuatan tim terlebih dahulu, hal-hal yang bisa kami bangun," lanjutnya.

Langkah ini mencerminkan pendekatan profesional Herdman yang ingin memastikan setiap evaluasi dilakukan dengan pertimbangan matang, bukan berdasarkan emosi sesaat.

Meski hanya memiliki waktu persiapan sekitar satu pekan, Herdman melihat sejumlah hal positif dari dua laga awalnya bersama Timnas Indonesia. Salah satunya adalah kemampuan tim dalam beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan taktik.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Ia menilai skuad Garuda mampu menjalankan dua sistem permainan berbeda dalam waktu singkat, yang menurutnya bisa menjadi kekuatan besar di masa depan.

"Kemampuan berpindah antara dua sistem bertahan dalam dua hari adalah hal positif. Kami bisa menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia, dan itu akan menjadi kekuatan besar saat menghadapi tim kuat," ucapnya.

Namun, Herdman juga mengakui masih ada kekurangan, terutama terkait minimnya waktu latihan bersama pemain. Hal ini membuat implementasi strategi belum berjalan maksimal.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia bahkan menambah intensitas latihan, termasuk sesi tambahan di area Gelora Bung Karno guna memperkuat pemahaman taktik para pemain.

Fokus Perbaikan Jelang Agenda Internasional Berikutnya

Ke depan, Herdman berharap memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan tim, terutama menjelang agenda internasional berikutnya pada Juni. 

Ia menekankan pentingnya peningkatan di sektor penyerangan, khususnya dalam penyelesaian akhir.

"Kami hanya butuh waktu. Di jeda internasional Juni nanti, saya berharap punya waktu lebih panjang untuk memperkuat pola serangan, pergerakan di sepertiga akhir, timing masuk ke kotak penalti," jelasnya.

"Kami sudah masuk ke area bagus, tetapi umpan silang belum cukup tajam, belum otomatis. Itu akan datang dengan latihan lebih banyak," tambahnya.

Pujian dari Lawan: Bukti Potensi Besar Timnas

Terlepas dari hasil akhir, performa Timnas Indonesia di bawah arahan Herdman tetap mendapat apresiasi dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.

"Pelatih Anda, telah menerapkan gaya yang sangat baik dengan cepat, terutama dalam membangun serangan. Kami sempat mengalami kesulitan di sana," ujar Dimitrov.

Ia bahkan menilai masa depan Timnas Indonesia cukup cerah dengan komposisi pemain yang banyak berkarier di Eropa, seperti Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, hingga Calvin Verdonk.

"Saya pikir kalian memiliki tim yang sangat baik dengan masa depan yang cerah. Saya mendoakan yang terbaik untuk kalian di Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia," kata Dimitrov.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun harus puas sebagai runner-up FIFA Series 2026, debut John Herdman tetap memberikan harapan baru bagi Timnas Indonesia. 

Dengan pendekatan taktik yang mulai terbentuk dan potensi pemain yang besar, masa depan skuad Garuda tampak menjanjikan, asal proses adaptasi terus berjalan dengan konsisten. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes
5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

Berdasarkan perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang diramal akan mendapatkan lonjakan keberuntungan luar biasa pada tanggal 17 Mei 2026. Siapa saja?
Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik kecelakaan maut kereta barang dan bus di Bangkok. Ironisnya, kecelakaan maut itu menewaskan 8 orang dan 35 orang
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpotensi kedatangan striker muda jangkung bernama Mitchell Baker. Pemain 196 cm yang baru direkrut Colorado Rapids itu disebut masuk proyek John Herdman.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT