Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Jumat, 3 April 2026 - 05:06 WIB
Dean James pilih bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Langkah super agresif PSSI dalam menaturalisasi pemain keturunan demi mendongkrak kekuatan Timnas Indonesia memang sukses menyedot perhatian.

Di satu sisi, para pendukung Skuad Garuda dapat bersorak gembira melihat performa tim yang kian meroket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di sisi lain, gelombang naturalisasi ini justru memicu polemik hukum dan administratif yang cukup pelik di kompetisi Eropa, khususnya di Liga Belanda.

Dean James
Dean James
Sumber :
  • Facebook - Go Ahead Eagles

Kondisi ini memantik reaksi keras dari salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing.

Ia bahkan tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora yang langsung menyambar paspor Indonesia, tanpa perhitungan matang, sebagai sebuah tindakan yang "bodoh". 

 

Dean James dan Nathan Tjoe-A-On terjerat regulasi non-Uni Eropa

Dean James dan Nathan Tjoe-A-On
Dean James dan Nathan Tjoe-A-On
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Kritik pedas Van Wissing tersebut berakar dari kisruh keabsahan status bermain beberapa penggawa Timnas Indonesia di Liga Belanda. Dua nama yang kini terseret ke dalam pusaran masalah adalah Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.

Ketegangan mencuat setelah klub NAC Breda secara resmi menuntut agar laga kontra Go Ahead Eagles diulang.

Dalam laga tersebut, NAC Breda digilas habis dengan skor telak 0-6. Mereka melayangkan protes keras dan mengeklaim, bahwa Dean James tidak memenuhi syarat untuk dimainkan sebagai pemain lokal maupun pemain asal Uni Eropa.

Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Sumber :
  • Instagram @deanjames

Bek kiri yang kini telah resmi mengantongi paspor Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut diduga tetap didaftarkan oleh Go Ahead Eagles sebagai pemain lokal, padahal status kewarganegaraannya sudah berganti.

Efek domino pun tak terhindarkan. Klub TOP Oss ikut-ikutan mengajukan keberatan serupa usai mereka ditumbangkan Willem II dengan skor 1-3.

Pihak manajemen TOP Oss secara resmi mempermasalahkan status Nathan Tjoe-A-On yang ikut merumput dalam pertandingan tersebut.

 

Van Wissing: Jauh lebih bodoh, tertipu, dan sengsara

Tim Geypens Jadi Korban Efek Domino Kasus Dean James Jelang FIFA Series 2026
Tim Geypens Jadi Korban Efek Domino Kasus Dean James Jelang FIFA Series 2026
Sumber :
  • instagram Tim Geypens

Melihat sengkarut administratif yang semakin kacau, Tijmen van Wissing menilai situasi rumit ini seharusnya sudah bisa diantisipasi sejak awal oleh pemain dan agen mereka.

Pasalnya, regulasi sepak bola di Benua Biru sangatlah ketat dalam membatasi kuota dan mengatur standar pemain dari luar Uni Eropa.

"Saya pikir itu jauh lebih bodoh dari para pemain dan agen. Mereka seharusnya memikirkannya matang-matang," ujar Van Wissing sebagaimana dikutip dari Twente Fans, Kamis (2/4/2026).

Van Wissing kemudian membeberkan efek domino finansial yang sangat berat akibat perpindahan paspor ini.

Di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie), pemain dengan status non-Uni Eropa wajib dibayar dengan standar gaji minimum yang luar biasa tinggi, yakni mencapai 608 ribu Euro atau setara dengan Rp11,9 miliar.

Tim Geypens saat berseragam Timnas Indonesia
Tim Geypens saat berseragam Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/timgeypens_

Beban finansial yang fantastis ini tentu membuat klub-klub Eredivisie bermodal cekak langsung angkat tangan.

Akibatnya, pemain potensial seperti Dean James atau bahkan Mees Hilgers terancam kehilangan daya tarik dan sepi peminat di kasta tertinggi sepak bola Belanda.

Van Wissing sangat menyayangkan para pemain muda yang dinilai terlalu silau oleh euforia membela Timnas Indonesia, hingga melupakan masa depan karier profesional mereka di Eropa. Ia juga mencontohkan kasus serupa yang menimpa Tim Geypens di FC Emmen.

"(Tim) Geypens seharusnya tidak tertipu oleh kampanye Indonesia itu. Memang bagus mereka terbang ke sana, tetapi itu hanya berujung pada kesengsaraan," tandasnya mengakhiri kritik.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik panas ini tentu menjadi alarm keras bagi PSSI, pemain diaspora, dan para agen.

Tampaknya, mereka harus jauh lebih jeli dalam membedah regulasi hukum sepak bola internasional sebelum mengambil keputusan besar untuk berpindah kewarganegaraan. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT