Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS
- Antara
Klub kasta tertinggi Liga Belanda, VVV-Venlo, bahkan sempat menyodorkan "tiket emas" untuk memboyong Boaz ke panggung elite Eropa.
Bagi pesepak bola lain, tawaran dari Negeri Kincir Angin tentu seperti mimpi yang menjadi nyata.
Namun, Boaz justru membuat jagat sepak bola terperangah dengan keputusan beraninya, yakni menolak tawaran tersebut.
- Instagram @persipurapapua1963
Ia memilih untuk tetap setia pada tanah kelahirannya dan terus mengabdi untuk Persipura Jayapura hingga tahun 2026 ini.
Keputusan tersebut terbukti bukan sebuah kemunduran. Justru dari kesetiaan tanpa batas itulah, era keemasan Persipura lahir.
Boaz menjadi dirigen utama yang sukses membawa tim berjuluk Mutiara Hitam itu merengkuh empat mahkota juara liga pada tahun 2005, 2009, 2011, dan 2013.
Kini, di usianya yang telah menginjak 40 tahun, pesepak bola kelahiran 1986 ini membuktikan bahwa usia hanyalah deretan angka.
Ia juga masih aktif berlari di lapangan hijau, memimpin barisan Persipura Jayapura di kasta kedua kompetisi Liga Indonesia. (ism)
Load more