Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series
- Instagram @c.verdonk
tvOnenews.com - Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa.
Kali ini, sorotan datang dari Prancis yang secara khusus membahas penampilan bek andalan Garuda, Calvin Verdonk.
Media Prancis, Le Petit Lillois, menyoroti bagaimana Verdonk menjalani periode internasionalnya bersama Indonesia dengan tampil penuh dalam laga final melawan Bulgaria.
- Instagram - Persija Jakarta
"Calvin Verdonk mengakhiri periode internasionalnya dengan bermain penuh dalam pertandingan antara Indonesia dan Bulgaria (0-1) pada hari Senin ini," tulis Le Petit Lillois.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (30 Maret 2026), Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1.
Dalam ulasannya, media tersebut menggambarkan jalannya pertandingan yang cukup kontras.
Kedua tim sebelumnya sama-sama tampil impresif di semifinal.
Indonesia sukses menghancurkan Saint Kitts dan Nevis dengan skor 4-0, sementara Bulgaria tampil lebih ganas dengan kemenangan besar atas Kepulauan Solomon.
- kitagaruda.id
Namun saat bertemu di partai puncak, situasi berubah. Indonesia yang bermain di hadapan pendukung sendiri dinilai tampil cukup solid, tetapi kurang mampu mengambil inisiatif untuk membongkar pertahanan lawan.
"Tampil solid, namun secara umum kurang inisiatif di hadapan penonton tuan rumah yang mendukung di Stadion Gelora Bung Karno Madya Jakarta, Indonesia kebobolan salah satu serangan langka Bulgaria di babak pertama. Pertahanan mereka lengah, sehingga kebobolan penalti," lanjut laporan Prancis itu.
Gol semata wayang Bulgaria lahir dari situasi yang cukup krusial.
Pertahanan Indonesia disebut lengah saat menghadapi salah satu serangan jarang dari lawan, yang kemudian berujung pada pelanggaran di kotak penalti.
Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-38.
- ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Setelah tertinggal, Indonesia dipaksa mengambil kendali permainan. Namun, upaya untuk membongkar pertahanan Bulgaria tidak berjalan mudah.
Media Prancis menilai Garuda kerap menemui kebuntuan saat menghadapi blok pertahanan rapat lawan.
Load more