News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.
Jumat, 3 April 2026 - 20:41 WIB
Dean James berpotensi jadi prioritas Patrick Kluivert saat Timnas Indonesia hadapi Arab Saudi dan Irak
Sumber :
  • Instagram/Dean James

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Dean James, bek naturalisasi andalan Timnas Indonesia, tak disangka menjadi titik awal dari sebuah skandal besar yang kini mengguncang fondasi sepak bola profesional Belanda hingga ke akar-akarnya. Kasus yang bermula dari protes keras NAC Breda atas kelayakan bermain pemain internasional Indonesia tersebut saat membela Go Ahead Eagles kini telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang menyeret puluhan nama pemain sekaligus mempertanyakan standar profesionalisme liga.

Badai skandal paspor ini ternyata jauh lebih besar dari yang dibayangkan publik pada awalnya. Tercatat sedikitnya 25 nama pemain kini ditahan datanya oleh Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND), sebuah angka yang mencerminkan betapa masifnya dampak dari persoalan kewarganegaraan yang selama ini luput dari perhatian klub maupun federasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kekacauan yang terus meluas ini, Profesor hukum olahraga Marjan Olfers, pakar Hukum dan Olahraga dari Vrije Universiteit Amsterdam, menjadi salah satu figur yang paling banyak dihubungi oleh para pemain yang kebingungan menghadapi situasi ini. Ia mengungkapkan keprihatinannya sekaligus menyoroti kegagalan sistemik yang seharusnya tidak boleh terjadi di liga sekaliber Eredivisie.

"Saya sering menerima telepon dari para pemain yang khawatir dan benar-benar tidak tahu situasi sebenarnya," kata Olfers dikutip dari media Belanda, Voetbal Primeur, Jumat (3/4/2026).

"Para pemain menghubungi saya karena mereka belum diberi tahu tentang potensi konsekuensi yang mungkin akan mereka hadapi," lanjutnya.

Pernyataan tersebut menjadi tamparan keras bagi ekosistem sepak bola profesional Belanda yang selama ini diklaim memiliki manajemen kelas dunia. Olfers bahkan secara blak-blakan mempertanyakan bagaimana sebuah situasi seperti ini bisa terjadi tanpa ada satu pun pihak yang memberikan peringatan dini kepada para pemain yang terlibat.

"Lalu saya juga berpikir: bagaimana ini mungkin? Ini juga menunjukkan sesuatu tentang profesionalisme sepak bola," kata pengacara itu dengan tegas. 

"Sebagai klub, Anda menjalin hubungan kerja dengan pemain. KNVB tidak memiliki hubungan itu. Sebagai klub, Anda menurunkan pemain, jadi Anda menanggung risikonya," sambungnya,

Selain menyoroti kelalaian klub, Profesor Olfers juga melemparkan kritik pedas ke arah para agen pemain yang dianggap gagal menjalankan fungsi perlindungan terhadap klien mereka. Dalam konteks kasus Dean James dan pemain diaspora Indonesia lainnya, peran agen menjadi krusial karena merekalah yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi hukum yang komprehensif.

"Jadi saya bertanya-tanya: di mana semua agen pemain itu? Mereka juga menerima jumlah yang besar. Apakah benar-benar tidak ada seorang pun yang sadar dan berkata: jika Anda menjadi warga negara Indonesia, saya akan menyelidiki secara menyeluruh apa saja yang termasuk di dalamnya? Saya percaya itulah fungsi seorang agen pemain," ucapnya.

Olfers menegaskan bahwa tugas seorang agen tidak boleh berhenti hanya pada urusan transfer dan negosiasi kontrak semata. Ia mendesak agar para agen lebih bertanggung jawab dan berpikir jauh ke depan demi kepentingan jangka panjang para pemain yang mereka wakili.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia bisa mengantongi uangnya dari transfer, tetapi dia juga perlu mengatakan: jika Anda memperoleh kewarganegaraan asing dari luar Uni Eropa sekarang, itu berarti hal berikut bagi Anda dan dapat menimbulkan konsekuensi," lanjut Olfers. 

"Saya percaya tugas agen pemain adalah untuk menjaga pemain muda. Itu juga merupakan bagian dari profesi mereka, alih-alih hanya memikirkan jangka pendek," pungkasnya. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.
Polisi Ungkap Tiga Preman di Tanah Abang Hancurkan Mangkuk Pedagang Bubur Positif Narkoba Sabu

Polisi Ungkap Tiga Preman di Tanah Abang Hancurkan Mangkuk Pedagang Bubur Positif Narkoba Sabu

Polisi ungkap fakta baru di balik penangkapan tiga preman yakni TDT (26), DA (36), dan OP (36) yang menghancurkan mangkuk milik pedagang bubur di Tanah Abang.
Jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026, Pelatih JPE Ungkap Rahasia Taklukan Gresik Phonska Plus Indonesia

Jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026, Pelatih JPE Ungkap Rahasia Taklukan Gresik Phonska Plus Indonesia

Juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengakhiri putaran pertama final four Proliga 2026 dengan manis setelah mereka dipastikan keluar sebagai juara
‎Drama Passpoortgate Resmi Berakhir, Justin Hubner Ikuti Jejak 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Kembali Aktif di Liga Belanda ‎

‎Drama Passpoortgate Resmi Berakhir, Justin Hubner Ikuti Jejak 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Kembali Aktif di Liga Belanda ‎

Adalah Justin Hubner, yang akhirnya mengikuti jejak Dean James, Tim Geypens, dan Nathan Tjoe-A-On, untuk kembali aktif bermain di Liga Belanda.
Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Aksi penumpang menahan pintu Whoosh di Padalarang viral. Terekam CCTV, keberangkatan terganggu dan kereta terlambat 2 menit.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT