News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teka-teki Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Bung Ropan Soroti Opsi Timur Tengah

Ketidakpastian atas lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni mulai memunculkan spekulasi. Bung Ropan menduga PSSI tengah mengarah pada tim-tim Timur Tengah.
Minggu, 5 April 2026 - 20:20 WIB
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - PascaĀ menyelesaikan pertandingan di FIFA Series 2026, skuad Timnas IndonesiaĀ asuhan John Herdman akan menghadapi agenda berikutnya, yakni FIFA Matchday.

Pada ajang sebelumnya, Timnas Indonesia telah menguji kemampuan dengan menghadapi tim-tim dari luar Asia seperti Bulgaria hinggaĀ Saint Kitts and Nevis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai siapa lawan yang akan dihadapi. Bung Ropan mengaku telah mencoba mengonfirmasi langsung kepada pihak PSSI, tetapi belum mendapatkan jawaban pasti.

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • Kitagaruda.id

"Saya coba untuk mengonfirmasi ini, menanyakan kepada Ketua Umum PSSI untuk ke depan bagaimana, belum bisa dijelaskan," ujar Bung Ropan dalam kanal YouTube pribadinya.

Ia menambahkan, "Karena kata Pak Erick itu masih dicari siapa calon lawan yang tepat bagi Timnas kita di FIFA Matchday nantinya."

Bung Ropan menilai kecil kemungkinan Timnas Indonesia akan menghadapi tim dari Asia Tenggara. Hal ini dikarenakan dalam waktu dekat terdapat agenda regional seperti Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup.

"Kalau alternatif mencari tim dari Asia Tenggara, itu sepertinya kecil kemungkinannya karena nantinya ada Piala AFF, kemudian di September-Oktober itu ada FIFA ASEAN Cup," kata Bung Ropan.

Berdasarkan hal tersebut, ia menduga bahwa lawan yang akan dipilih kemungkinan berasal dari kawasan Timur Tengah.

"Maka kemungkinan besar itu akan diambil dari tim-tim yang ada mungkin ada di Timur Tengah walaupun sekarang masih sedang dalam gejolak ya," ungkapnya.

Beberapa negara yang disebut sebagai kandidat antara lain Oman, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.

"Dari Timur Tengah itu alternatif bisa Oman, kemudian Uni Emirat Arab, Kuwait, bisa menjadi lawan tanding bagi Jay Idzes dan kawan-kawan," lanjut Bung Ropan.

Tim-tim dari Timur Tengah dianggap cocok karena selama ini Skuad Garuda kerap mengalami kesulitan saat menghadapi mereka.

Selain itu, Bung Ropan juga menyebut alternatif lain dari kawasan Asia, seperti China, Hong Kong, dan India.

"Sementara yang lain, bisa diambil dengan China, Hong Kong, India bisa menjadi alternatif bagi Timnas kita," ujarnya.

"Itu yang saya pikir akan dibidik oleh pelatih kepala John Herdman," tambahnya.

Sementara itu, tim-tim yang sudah memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 dinilai tidak mungkin menjadi lawan dalam FIFA Matchday ini, karena fokus mereka sudah tertuju pada persiapan turnamen tersebut.

"Karena kan tidak mungkin dengan Australia, Selandia Baru, yang sudah fokus ikut di Piala Dunia, kemudian Korsel misalnya, Jepang, Yordania, Arab Saudi, Irak, Iran, semuanya juga sudah lolos, termasuk dengan Uzbekistan," jelas Bung Ropan.

Sebagai alternatif, Timnas Indonesia dapat mengincar tim kuat lain yang tidak tampil di Piala Dunia, seperti Kirgistan dan Tajikistan.

"Bisa saja dengan Kirgistan atau Tajikistan yang diundang untuk bermain," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA Matchday ini nantinya akan dimanfaatkan oleh John Herdman untuk mematangkan persiapan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026.

Di sisi lain, Bung Ropan juga menyarankan agar pertandingan dilakukan di kandang lawan guna melatih mental para pemain saat bermain tandang. (far/ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Sebanyak 15 Serdik Bintara Bahasa Jepang Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dari Sebasa Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan outing program dengan mengunjungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung.Ā 
Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

KPK mengapresiasi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya yang menghukum pihak swasta Sucipto dengan kurungan penjara 2 tahun.
Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami soal dugaan aliran uang di kasus korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar susunan pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana kedua tim sama-sama menurunkan pemain andalan termasuk ada Megawati Hangestri.
Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Pemerintah memastikan kinerja ekonomi Indonesia tetap tangguh pada kuartal pertama 2026, bahkan di tengah tekanan global yang belum mereda.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT