News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengaku sempat didorong ambil paspor Indonesia saat di PSM. Eks pemain Belanda itu kini menyorot isu paspor ganda pemain naturalisasi.
Kamis, 9 April 2026 - 18:16 WIB
Wiljan Pluim
Sumber :
  • Instagram - PSM Makassar

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim bongkar praktik 'kotor' naturalisasi di Indonesia. Ia mengaku sempat dipaksa untuk dinaturalisasi hingga pemain Timnas Indonesia memiliki paspor ganda.

Wiljan Pluim mengaku persoalan seperti ini sebenarnya sudah ia lihat sejak lama. Eks pemain asal Belanda itu menyebut dirinya pernah berada dalam situasi serupa saat memperkuat PSM Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Pluim, selama membela klub Indonesia, ia sempat didorong untuk mengambil paspor Indonesia. Langkah itu dinilai bisa memberi keuntungan besar bagi klub maupun pemain.

“Jika Anda bermain untuk klub yang sama di sana selama lima tahun, Anda otomatis memenuhi syarat untuk mendapatkan paspor,” kata Pluim, yang bermain untuk Makassar dari tahun 2016 hingga 2023 dikutip dari ESPN NL, Kamis (9/4/2026).

Wiljan Pluim
Wiljan Pluim
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE

“Saya ditekan oleh federasi dan klub untuk mendapatkan paspor tersebut. Kemudian Anda juga menjadi 'pemain lokal,' dan itu menguntungkan karena klub hanya diperbolehkan memiliki sejumlah pemain asing tertentu," lanjutnya.

Meski mendapat dorongan, Pluim memilih tidak mengambil risiko tersebut. Ia mengaku sejak awal sudah mempertanyakan dampaknya terhadap status kewarganegaraan Belandanya.

“Tapi saya sudah mendengarnya dari orang lain dan langsung bertanya-tanya: bagaimana dengan paspor Belanda saya?” lanjut mantan pemain PEC Zwolle dan Vitesse itu.

“Begini, di Indonesia Anda hanya diperbolehkan memiliki satu paspor. Saya ingin kembali ke Belanda setelah karier saya berakhir, jadi saat itulah saya memutuskan untuk tidak melakukannya," katanya.

Pluim menilai situasi yang kini meledak di Belanda bukan hal yang mengejutkan. Menurutnya, sejak dulu sudah ada celah dan toleransi yang membuat masalah ini seperti dibiarkan.

Wiljan Pluim
Wiljan Pluim
Sumber :
  • Instagram - PSM Makassar

“Saat itu, saya benar-benar tidak bisa mendapatkan kejelasan tentang situasi tersebut di mana pun. Ada sejumlah pemain yang sudah memiliki paspor ganda. Mereka selalu mengatakan: 'Secara teknis tidak diperbolehkan, tetapi selama Anda menyimpan kartu identitas Belanda Anda, Anda dapat memasuki negara ini tanpa visa.' Segala macam hal seperti itu. Itu terasa tidak benar bagi saya. Mendapatkan paspor Indonesia juga tidak banyak gunanya bagi saya," katanya.

Ia memahami alasan banyak pemain akhirnya memilih jalur tersebut. Pasalnya, status sebagai pemain lokal di Indonesia bisa langsung meningkatkan nilai jual mereka di bursa transfer.

“Di Indonesia, nilai Anda tiba-tiba jauh lebih tinggi dengan paspor. Tapi itu bukan faktor bagi saya. Saya sudah bermain di sana selama beberapa tahun, tidak perlu membuktikan banyak hal lagi, dan karena itu saya tidak akan mengambil risiko itu," ucap Pluim.

Pluim juga mengaku pernah mencoba mengingatkan pemain lain soal potensi masalah di masa depan. Namun, menurut dia, peringatan itu tak banyak digubris karena sistem yang ada terlanjur dianggap aman.

“Saya sudah menunjukkannya sebelumnya… Pada akhirnya, itu tidak diperbolehkan. Saya pikir pada akhirnya, itu hanyalah kebijakan toleransi dari federasi Indonesia. Saya pikir semuanya terjadi di bawah janji palsu. Seperti: ‘jika Anda tidak membicarakannya, itu tidak akan diperhatikan, tidak ada yang akan membicarakannya lagi, dan Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan.’ Sampai NAC Breda membuat Anda kesal…”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Pluim menilai pemain tidak sepenuhnya layak disalahkan dalam kasus ini. Menurutnya, banyak pemain muda tergiur peluang tampil di level internasional dan meraih popularitas lebih besar.

“Mereka masih muda, mereka bisa bermain di pertandingan internasional, mendapatkan perhatian, dan tiba-tiba menjadi bintang dunia di belahan dunia lain. Itu juga berpengaruh; mungkin itu yang membuat mereka menginginkannya," pungkasnya. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Karakter dasar shio Kuda yang dikenal lincah, mandiri, berjiwa petualang, serta pantang menyerah akan menemukan ritme yang pas untuk melipatgandakan pendapatan.
Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Kreator konten atau sosok mantan "Crazy Rich Medan, Indra Kesuma alias Indra Kenz menyampaikan surat terbuka usai bebas bersyarat dari Lapas Kelas IIA Cibinong.
Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

John Herdman menegaskan tidak ada sekat pemain lokal dan diaspora. Menurutnya, semua pemain yang mengenakan seragam Garuda adalah bagian dari Timnas Indonesia.
Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat mau menerima rencana yang disampaikan Iran lewat Qatar.
Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Timnas Indonesia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura. Garuda menang 2-0 dalam laga Grup A di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/09/2026).
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Kabar duka ini langsung viral di medsos.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT