Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
- Instagram/jayidzes
tvOnenews.com -Â Wajah sepak bola Asia Tenggara resmi bersalin rupa. Kehadiran FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen baru, melainkan sebuah "hadiah" mewah bagi Timnas Indonesia.
Di bawah komando pelatih anyar, John Herdman, Skuad Garuda kini punya kesempatan langka yang tak pernah dirasakan pelatih-pelatih sebelumnya, yakni memanggil seluruh talenta terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa.
- ANTARA FOTO/Asprilla Dwi
Sebagai informasi, Timnas Indonesia akan lebih dulu menjalankan pertandingan di Piala AFF 2026 yang direncanakan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Selanjutnya, Skuad Garuda akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 yang punya format berbeda dari Piala AFF.
Â
Bye-bye izin klub!
- instagram Jay Idzes
Selama bertahun-tahun, Piala AFF menjadi panggung yang penuh kompromi. Karena statusnya yang tidak masuk kalender resmi FIFA, klub-klub Eropa punya hak mutlak untuk menolak melepas pemain mereka ke tim nasional dan mengikuti turnamen tersebut.
Anda mungkin masih ingat bagaimana Shin Tae-yong terpaksa menurunkan skuad "daun muda" di Piala AFF 2024 karena pilar senior tertahan di luar negeri.
Namun, di FIFA ASEAN Cup 2026, ceritanya berbeda total. Turnamen ini mendapatkan legitimasi penuh dari FIFA dan dijadwalkan mentas pada jendela FIFA Matchday di bulan September hingga Oktober 2026. Â
Artinya, klub-klub seperti Sassuolo, LOSC Lille, hingga Borussia Monchengladbach wajib melepas nama-nama besar. Sebut saja, seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, hingga Kevin Diks ke pangkuan Skuad Garuda.
Â
Format FIFA ASEAN Cup 2026 yang untungkan Timnas Indonesia
- kitagaruda.id
Mengutip laporan media Vietnam, Soha.vn, turnamen besutan FIFA ini tidak akan menggunakan sistem fase grup yang panjang dan melelahkan.
FIFA ASEAN Cup diprediksi mengadopsi format knockout atau sistem gugur yang sangat efisien, mirip dengan gelaran FIFA Arab Cup.
Berdasarkan bocoran tersebut, Timnas Indonesia dipastikan masuk dalam pot 1 bersama Thailand, Vietnam, dan Filipina berkat peringkat FIFA yang mumpuni di antara tim-tim lainnya di wilayah Asia Tenggara.
Sebagai penghuni pot 1, tentu saja Timnas Indonesia tidak perlu merangkak dari babak pendahuluan. Garuda akan langsung melenggang ke babak perempat final.
Dengan sistem gugur murni, Jay Idzes dan kawan-kawan secara matematis hanya butuh memenangkan tiga pertandingan, yakni perempat final, semifinal, dan final untuk mengangkat trofi juara.
- X @timnasindonesia
Kombinasi antara format "jalur tol" dan kehadiran pemain-pemain kelas dunia yang merumput di Eropa akan mengubah peta kekuatan ASEAN secara drastis.
Jika sebelumnya Thailand atau Vietnam bisa bernapas lega karena Indonesia jarang tampil dengan skuad penuh, kini mereka harus bersiap menghadapi tim "monster" Asia Tenggara yang sesungguhnya.
Kehadiran para pemain diaspora di tengah periode FIFA Matchday tidak hanya meningkatkan peluang juara. Namun, juga menjanjikan lonjakan poin peringkat FIFA yang jauh lebih besar dibandingkan turnamen regional biasa.
Bagi John Herdman, ini adalah momentum emas. Dengan skuad full power dan format yang ringkas, mampukah ia membawa Indonesia mengukir sejarah sebagai raja pertama di era baru FIFA ASEAN Cup? Kita nantikan aksinya di September 2026! (ism)
Load more