Terpopuler Timnas Indonesia: Elkan Baggott Hilang Didepak Pelatih Ipswich, Reaksi Skuad Garuda Usai Sandy Walsh Angkat Trofi
- Instagram @itfcfoundation
tvOnenews.com - Kabar terbaru seputar pemain Timnas Indonesia kembali menyita perhatian publik.
Dari nasib tak menentu Elkan Baggott di Ipswich Town, pengakuan mengejutkan Tim Geypens, hingga momen manis Sandy Walsh yang sukses jadi juara.
Berikut rangkuman berita terpopuler yang sedang hangat dibicarakan:
1. Elkan Baggott Didepak dari Skuad, Ipswich Town Malah Makin Perkasa
- Instagram @itfcfoundation
Nasib kurang menyenangkan dialami Elkan Baggott usai kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia.
Bek jangkung itu justru tak masuk skuad saat Ipswich Town meraih kemenangan penting 2-0 atas Norwich City dalam laga panas Championship.
Pertandingan bertajuk East Anglian Derby itu seharusnya menjadi panggung besar, namun nama Baggott bahkan tak terlihat, baik di starting XI maupun bangku cadangan.
Padahal sebelumnya, pemain berusia 23 tahun itu masih masuk dalam daftar skuad saat Ipswich meraih kemenangan di pekan sebelumnya. Kini, keputusan pelatih Kieran McKenna memicu tanda tanya besar.
Menariknya, situasi ini terjadi tak lama setelah Baggott tampil bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 di bawah arahan John Herdman.
Meski minim menit bermain di klub, Ipswich justru tampil konsisten dan kini kokoh di posisi dua klasemen dengan 75 poin—membuka peluang besar promosi ke Premier League.
Namun, kondisi ini membuat masa depan Baggott kembali disorot, apalagi ia lebih sering tampil di level U-21 dibanding tim utama.
2. Tim Geypens Blak-blakan, Akui Kesalahan soal Naturalisasi
- FC Emmen
Di sisi lain, kisah berbeda datang dari Tim Geypens yang akhirnya bisa bernapas lega setelah polemik “paspoortgate” mereda.
Pemain muda milik FC Emmen itu kini kembali diizinkan bermain di Belanda setelah sempat tersandung masalah kewarganegaraan.
Dalam pengakuannya, Geypens terang-terangan menyebut bahwa dirinya kurang memahami konsekuensi saat memilih menjadi WNI.
Ia mengaku tidak menyadari bahwa keputusan tersebut otomatis membuatnya kehilangan kewarganegaraan Belanda.
“Tidak, kehilangan kewarganegaraan Belanda saat mengambil keputusan itu tidak pernah benar-benar dibahas. Saya juga kurang mendalaminya, dan itu adalah kesalahan saya sendiri,” ucap Tim Geypens.
Load more