Profil David Nascimento, Eks Pelatih Terbaik Liga Belanda yang Tukangi PSSI Academy dan Garuda United: Penemu Bakat Jay Idzes di Eropa
- instagram.com/fcdenbosch/
Jakarta, tvOnenews.com - PSSI resmi menunjuk David Nascimento sebagai Head of PSSI Academy sekaligus pelatih Garuda United dalam upaya membangun fondasi masa depan sepak bola Indonesia. Pelatih asal Belanda berusia 60 tahun itu diperkenalkan langsung oleh Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, melalui unggahan di media sosial.
Dalam pernyataannya, Zwiers menilai kehadiran Nascimento sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang pembinaan pemain muda. Ia juga menyampaikan keyakinan bahwa kolaborasi ini bisa membawa arah baru yang lebih progresif bagi perkembangan sepak bola usia dini di Tanah Air.
Nascimento akan menjalankan dua peran strategis dalam waktu bersamaan. Ia dipercaya memimpin PSSI Academy sekaligus membesut Garuda United angkatan 2010 yang diproyeksikan menjadi cikal bakal Timnas Indonesia U-17 di masa mendatang.
“Selamat datang untuk David Nascimento sebagai Kepala Akademi PSSI dan Pelatih Kepala Garuda United 2010,” tulis Alex Zwiers. Penunjukan ini dipandang sebagai langkah serius PSSI dalam menyiapkan generasi penerus yang kompetitif di level internasional.
Nama Nascimento bukan sosok baru dalam sepak bola Eropa. Ia memiliki rekam jejak panjang, baik saat masih aktif sebagai pemain maupun ketika meniti karier di dunia kepelatihan.
Karier profesionalnya dimulai bersama Roda JC di kasta tertinggi Liga Belanda pada awal 1990-an. Meski berposisi sebagai pemain bertahan, ia tampil konsisten dengan mencatatkan puluhan penampilan dan menjadi bagian penting di lini belakang.
Perjalanan kariernya berlanjut saat bergabung dengan FC Utrecht hingga akhir dekade 1990-an. Di klub tersebut, ia mencatat lebih dari seratus penampilan dan turut menyumbang gol bagi tim.
- instagram.com/keukenkampioendivisie/
Puncak kariernya sebagai pemain terlihat saat memperkuat RKC Waalwijk. Ia tidak hanya menjadi andalan di lapangan, tetapi juga dipercaya sebagai kapten berkat kepemimpinan dan kedisiplinannya.
Setelah gantung sepatu, Nascimento melanjutkan kiprah sebagai pelatih dengan mengantongi lisensi UEFA Pro Licence. Lisensi tertinggi itu menjadi bukti kapasitasnya dalam menangani tim profesional dengan standar Eropa.
Pengalamannya sebagai pelatih terbilang luas dengan pernah menangani FC Eindhoven dan FC Den Bosch. Ia juga sempat merasakan atmosfer internasional saat melatih Timnas Malta U-19 serta menjabat sebagai Direktur Sepak Bola di APOEL Nicosia.
Saat menakhodai FC Eindhoven, Nascimento tercatat memimpin 56 pertandingan dengan torehan 19 kemenangan serta menghasilkan 82 gol. Selama dua musim di sana, ia menjadi sosok pelatih yang turut mengembangkan bakat kapten Timnas Indonesia saat ini, Jay Idzes.
Di bawah arahannya, Jay Idzes yang saat itu masih berusia 18 tahun mendapat kesempatan tampil dalam 35 pertandingan di berbagai ajang. Pengalaman tersebut menjadi modal penting sebelum Idzes melanjutkan karier hingga ke kasta tertinggi Liga Italia.
Sementara itu, saat melatih FC Den Bosch pada musim 2024/2025, ia mencatatkan hasil impresif dengan tujuh kemenangan dari 15 pertandingan. Di akhir masa kepelatihannya, ia mampu membawa tim bertengger di posisi kelima klasemen sementara dengan permainan yang atraktif.
Nascimento juga sempat meraih penghargaan sebagai Pelatih Terbaik edisi September 2024 setelah mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Laga terakhirnya bersama FC Den Bosch ditutup dengan kekalahan tipis dari TOP Oss yang diperkuat pemain keturunan Indonesia, Mauresimo Hinoke.
Kini, harapan besar disematkan kepada Nascimento untuk melahirkan generasi baru pemain Indonesia. Dengan pengalaman dan pendekatan modern yang dimilikinya, ia diharapkan mampu membentuk talenta muda yang siap bersaing di level tertinggi.
(sub)
Load more