Bawa Mental Baja Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Tegaskan Peluang Timnas Indonesia U-17 Belum Tertutup dan Siap Bangkit Lawan Vietnam
- ANTARA/Rizal Hanafi
Jakarta, tvOnenews.com - Kurniawan Dwi Yulianto kembali menegaskan bahwa asa Timnas Indonesia U-17 untuk menembus semifinal Piala AFF U-17 2026 belum sepenuhnya tertutup. Ia menyebut peluang itu masih ada selama tim mampu menunjukkan respons positif di pertandingan berikutnya.
Menurutnya, para pemain muda Indonesia tidak seharusnya larut dalam perhitungan peluang yang berkembang. Ia ingin skuad Garuda Asia lebih fokus pada performa di lapangan dibandingkan memikirkan skenario yang belum tentu terjadi.
Kurniawan menilai pendekatan tersebut penting agar pemain tidak kehilangan konsentrasi. Dalam situasi seperti ini, fokus terhadap tugas masing-masing menjadi kunci untuk menjaga peluang tetap hidup.
Ia juga menegaskan bahwa sepak bola kerap menghadirkan kejutan yang sulit diprediksi. Oleh sebab itu, ia meminta anak asuhnya tetap percaya bahwa hasil positif masih bisa diraih.
Usai mengalami kekalahan dari Malaysia, tim pelatih memilih memberi waktu jeda yang cukup bagi para pemain. Langkah ini diambil untuk membantu mereka memulihkan kondisi fisik sekaligus mental.
Kurniawan menilai bahwa aspek mental menjadi pekerjaan rumah terbesar saat ini. Ia ingin memastikan para pemain kembali memiliki kepercayaan diri sebelum turun di laga berikutnya.
Kekalahan sebelumnya tidak ingin dijadikan beban yang berkepanjangan. Ia justru mendorong pemain menjadikan hasil tersebut sebagai pelajaran berharga.
Dari sudut pandangnya, pengalaman pahit itu bisa menjadi motivasi tambahan untuk bangkit. Ia percaya timnya mampu merespons dengan performa yang lebih baik.
Kurniawan pun menegaskan bahwa dirinya bersama tim pelatih tengah bekerja keras membangun kembali mental para pemain. Persiapan tersebut dilakukan secara menyeluruh jelang laga penting berikutnya.
"Tugas kami, tugas saya dan staf pelatih yang lain bagaimana bisa mengembalikan mental mereka sebelum berhadapan melawan tim Vietnam," ujar Kurniawan.
Terkait anggapan peluang Indonesia yang disebut kecil, ia tidak sepenuhnya menolak pandangan tersebut. Namun, ia menekankan bahwa peluang sekecil apa pun tetap harus diperjuangkan.
Ia menilai, dalam sepak bola tidak ada hasil yang benar-benar pasti sebelum pertandingan dimainkan. Karena itu, ia meminta pemain tetap menjaga semangat juang.
Selain pemulihan mental, Kurniawan memastikan timnya juga mempersiapkan aspek taktik secara matang. Waktu jeda yang tersedia dimanfaatkan untuk memperbaiki kekurangan sebelumnya.
"Dan kalau ditanya peluang sangat kecil, menurut saya sepak bola itu apa pun bisa terjadi," kata pelatih yang pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 dan U-19 ini.
"Jadi dua hari istirahat kami akan coba membangkitkan kembali semangat pemain, kemudian menyiapkan taktik, dan kami akan berjuang 90 menit pada tanggal 19," sambung mantan pelatih tim akademi Como FC di Liga Italia ini.
Laga melawan Vietnam dijadwalkan berlangsung di Stadion Joko Samudro pada Minggu malam (19/4). Pertandingan tersebut menjadi penentu nasib Garuda Muda di turnamen.
Hasil dari duel ini akan memastikan apakah Indonesia mampu melangkah ke semifinal atau harus tersingkir. Seluruh persiapan pun diarahkan untuk menghadapi laga krusial tersebut secara maksimal.
(igp)
Load more