News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPP Percepat Penataan Eks OBP di Simantipal dan Pulau Sebatik, Fokus Kepastian Lahan dan Keamanan Perbatasan

Masalah perbatasan di Pulau Sebatik dan Simantipal menjadi prioritas karena adanya perubahan batas wilayah yang berdampak langsung pada luas serta pemanfaatan ruang.
Sabtu, 18 April 2026 - 14:46 WIB
Tim Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di patok perbatasan Indonesia-Malaysia yang ada di Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara.
Sumber :
  • BNPP

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI melalui Asisten Deputi Penataan Ruang Kawasan Perbatasan (PRKP) menggelar forum perencanaan penataan ruang di kawasan perbatasan negara yang mencakup wilayah eks Outstanding Boundary Problem (OBP) Simantipal, Pulau Sebatik, dan segmen Sungai Sinapad, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan lintas kementerian dan lembaga ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat kepastian tata ruang sekaligus mengatasi dampak sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten Deputi PRKP BNPP RI, Ismawan Harijono, mewakili Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP RI Irjen Pol. Edfrie R. Maith, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi wadah koordinasi untuk menyatukan pandangan, menyelaraskan kebijakan, serta menghimpun masukan berbasis data dalam penyusunan rencana tata ruang kawasan perbatasan.

“Koordinasi ini bertujuan menyelaraskan rencana tata ruang nasional dengan tata ruang kawasan perbatasan, provinsi, hingga kabupaten/kota, khususnya di wilayah eks OBP seperti Simantipal, Pulau Sebatik, dan segmen Sungai Sinapad,” ujar Ismawan, dikutip Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, Pulau Sebatik dan Simantipal menjadi prioritas penataan karena adanya perubahan batas wilayah yang berdampak langsung pada luas serta pemanfaatan ruang.

Di Pulau Sebatik, perubahan tersebut memengaruhi 64 bidang tanah milik masyarakat dan pemerintah dengan total luas sekitar 4,971 hektare.

Sementara itu, lanjut Ismawan, lahan milik perusahaan, individu, dan pihak kerajaan seluas 127,336 hektare masih berstatus tanah negara sehingga membutuhkan kejelasan pengelolaan.

"Kondisi ini memicu berbagai persoalan, mulai dari keamanan lahan, pencurian sawit, maraknya jalur ilegal lintas batas, hingga belum tuntasnya penetapan status lahan yang telah diajukan pemerintah desa kepada pemerintah kabupaten," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, tim Asisten Deputi PRKP BNPP RI juga melakukan peninjauan langsung ke kawasan eks OBP di Pulau Sebatik. Hasilnya, teridentifikasi sejumlah lokasi strategis untuk pembangunan, seperti bumi perkemahan di Desa Sungai Limau, jalur inspeksi patroli sepanjang garis perbatasan, pembangunan Pos Pengamanan Perbatasan (Pos Pamtas) dan polsubsektor, serta aktivitas pasar lokal di Desa Aji Kuning.

Untuk kawasan Simantipal, Ismawan menambahkan, wilayah tersebut direncanakan menjadi Boundary Small City seiring proses penyusunan regulasi tata ruang yang sedang berjalan. Dalam konteks itu, masyarakat mengusulkan skema ganti untung atas sekitar 778 hektare lahan terdampak, yang akan direalisasikan melalui pembangunan infrastruktur di Kecamatan Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Video Teteh Cantik yang Minta Tolong saat Berwisata Curug, Gubernur Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Belum Bangun Akses

Respons Video Teteh Cantik yang Minta Tolong saat Berwisata Curug, Gubernur Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Belum Bangun Akses

Viral video teteh cantik yang minta tolong saat berwisata ke Curug. Kang Dedi Mulyadi langsung meresponsnya melalui akun instagramnya.
Reaksi Berkelas Martin Odegaard soal Kans Arsenal Raih Gelar Juara Liga Inggris usai Dikandaskan Manchester City 1-2

Reaksi Berkelas Martin Odegaard soal Kans Arsenal Raih Gelar Juara Liga Inggris usai Dikandaskan Manchester City 1-2

Gelandang Arsenal, Martin Odegaard, memberi reaksi soal peluang meraih gelar juara Liga Inggris 2025-2026. The Gunners kini terancam disusul usai dikalahkan Manchester City dengan skor 1-2.
Pendapatan Jakarta Tahun 2025 Sebesar Rp80,02 Triliun, Rano Karno Sebut Belum Capai Target

Pendapatan Jakarta Tahun 2025 Sebesar Rp80,02 Triliun, Rano Karno Sebut Belum Capai Target

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan realisasi pendapatan daerah pada 2025 belum memenuhi target, yakni hanya sebesar Rp80,02 triliun.
Penemu Bakat Fadly Alberto Ungkap Awal Mula Sang “Tendangan Kungfu”, Pemain Timnas U-17 Dulu Seperti Ini

Penemu Bakat Fadly Alberto Ungkap Awal Mula Sang “Tendangan Kungfu”, Pemain Timnas U-17 Dulu Seperti Ini

Fadly Alberto tengah menjadi sorotan publik, tidak hanya karena aksinya di lapangan, tetapi juga riwayat awal kariernya yang diungkap oleh sang penemu bakatnya.
3 iPhone di Bawah Rp10 Jutaan yang Masih Worth It di Tahun 2026, Apa Aja?

3 iPhone di Bawah Rp10 Jutaan yang Masih Worth It di Tahun 2026, Apa Aja?

Rekomendasi iPhone terbaik di bawah Rp10 jutaan yang masih worth it di tahun 2026. Penasaran ada seri apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Karier Fadly Alberto di Ujung Tanduk, Dicoret dari Timnas Indonesia hingga Terancam Sanksi Berat Usai Aksi Tendangan Kungfu di EPA U-20

Karier Fadly Alberto di Ujung Tanduk, Dicoret dari Timnas Indonesia hingga Terancam Sanksi Berat Usai Aksi Tendangan Kungfu di EPA U-20

Ketua BTN, Sumardji, menyebut Fadly Alberto langsung dicoret dari Timnas Indonesia U-20. Hal ini merupakan buntut dari aksi tendangan kungfu yang ia lakukan.

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Selengkapnya

Viral