News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Solusi Passportgate, RUU Kewarganegaraan Target Rampung Tahun Ini demi Keamanan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Eropa

Pemerintah terus bergerak cepat untuk memberikan perlindungan hukum bagi para pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri.
Sabtu, 18 April 2026 - 10:34 WIB
Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di Fortuna Sittard
Sumber :
  • Fortuna Sittard Official

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus bergerak cepat untuk memberikan perlindungan hukum bagi para pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dapat rampung pada tahun ini.

Langkah strategis tersebut diambil guna memastikan tidak ada lagi kendala administratif yang menghambat karier para penggawa Garuda. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas status hukum para atlet diaspora.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini juga menjadi respons nyata untuk mengakhiri polemik kewarganegaraan yang sempat menimpa sejumlah pemain keturunan di Eropa. Isu “Passportgate” yang mencuat belakangan ini memicu kekhawatiran terkait legalitas pemain saat membela klub, khususnya di Liga Belanda.

Kepastian hukum melalui RUU terbaru ini diharapkan menjadi solusi permanen atas kegelisahan para pemain. Dengan regulasi yang lebih jelas, para atlet diharapkan dapat lebih fokus mengembangkan karier tanpa dibayangi persoalan administratif.

“Pemerintah sedang menyusun dan menyelesaikan finalisasi RUU-nya. Tentu nanti kami mendengar semua masukan, termasuk dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, terkait pengaturan kewarganegaraan,” kata Supratman dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian akan terus diperkuat demi menyempurnakan draf aturan tersebut. Saat ini, pembahasan RUU berlangsung intensif bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Sebelumnya, empat pemain Timnas Indonesia yakni Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Tim Geypens sempat terseret polemik paspor. Ketidaksesuaian dokumen naturalisasi berdampak pada izin kerja dan status mereka di kompetisi Eropa.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner (kiri) di Liga Belanda
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner (kiri) di Liga Belanda
Sumber :
  • instagram.com/fortuna.sittard/

Kondisi tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera melakukan evaluasi regulasi. Tujuannya jelas, agar para pemain tidak lagi dirugikan secara profesional di level klub.

Pemerintah juga menyadari bahwa diplomasi olahraga harus berjalan beriringan dengan penguatan sistem hukum nasional. Supratman menilai keamanan status kewarganegaraan menjadi fondasi penting bagi atlet untuk berprestasi.

Hal ini sejalan dengan visi besar PSSI dalam membangun tim nasional yang kompetitif di kancah internasional. Stabilitas administrasi dinilai akan berdampak langsung pada performa pemain di lapangan.

“Hubungan antarnegara itu penting, tetapi RUU Kewarganegaraan juga tidak kalah penting. Yang utama adalah bagaimana Merah Putih dapat berkibar di berbagai ajang,” ujarnya.

Ia berharap regulasi baru ini mampu mengakomodasi kebutuhan spesifik para atlet. Diplomasi yang kuat diyakini akan mempermudah proses administrasi pemain di negara tempat mereka berkarier.

Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Syarif Hiariej, sebelumnya juga memaparkan arah kebijakan jangka panjang dalam RUU tersebut. Salah satu fokusnya adalah penyelesaian persoalan kewarganegaraan ganda bagi anak hasil perkawinan campur.

RUU ini juga diharapkan mampu memfasilitasi diaspora Indonesia yang ingin berkontribusi bagi negara. Pemerintah mulai mengkaji skema kewarganegaraan ganda terbatas yang lebih fleksibel.

Melalui regulasi ini, batas usia pemilihan kewarganegaraan direncanakan akan diperpanjang. Jika sebelumnya berada di rentang 18 hingga 21 tahun, kini diusulkan hingga usia 26 tahun.

Perubahan ini dinilai penting bagi pemain muda yang sedang merintis karier di luar negeri. Mereka akan memiliki waktu lebih panjang untuk menentukan pilihan tanpa tekanan administratif.

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang kewarganegaraan ganda terbatas bagi individu dengan nilai strategis. Sektor olahraga, ekonomi, dan ilmu pengetahuan menjadi prioritas dalam kebijakan ini.

Skema tersebut diyakini dapat menarik lebih banyak talenta diaspora untuk bergabung. Hal ini sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di berbagai bidang, termasuk sepak bola.

Kabar target rampungnya RUU Kewarganegaraan menjadi angin segar bagi federasi dan pendukung Timnas Indonesia. Kepastian hukum menjadi fondasi penting agar skuad Garuda bisa tampil tanpa hambatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan regulasi yang lebih adaptif, masa depan sepak bola Indonesia diharapkan semakin cerah. Dukungan semua pihak pun dibutuhkan untuk mengawal proses ini hingga benar-benar terealisasi.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Pandangan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Surakarta, Pak Mayor Haristanto yang tidak melihat kritik sebagai sesuatu yang harus selalu dipertentangkan dengan pemerintah.
Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia Timur.
Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan dipastikan pulang tanpa medali dari Asian Games 2026 setelah kembali gagal mencapai podium.
Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT