News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026, Kurniawan Dwi Yulianto Justru Bilang Begini

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap menyoroti sisi positif dari performa anak asuhnya meski gagal melangkah lebih jauh di Piala AFF U-17 2026.
Senin, 20 April 2026 - 10:03 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap menyoroti sisi positif dari performa anak asuhnya meski gagal melangkah lebih jauh. Ia secara khusus menilai lini pertahanan Garuda Muda menunjukkan perkembangan yang patut diapresiasi.

‎Hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Vietnam menjadi penentu nasib Indonesia di turnamen ini. Tambahan satu poin tidak cukup untuk membawa mereka ke babak semifinal Piala AFF U-17 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Meski demikian, Kurniawan tidak ingin hanya terpaku pada hasil akhir. Ia justru melihat pertandingan tersebut sebagai bagian penting dari proses pembentukan tim.

‎Menurutnya, lini belakang Indonesia tampil lebih terorganisir dibandingkan laga-laga sebelumnya. Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan tim ke depan.

‎Ia menyebut pendekatan taktik yang diterapkan memang dirancang untuk kebutuhan jangka panjang. Bukan hanya untuk turnamen ini, tetapi juga untuk menghadapi kompetisi yang levelnya lebih tinggi.

‎Pertandingan melawan Vietnam pun dimanfaatkan sebagai ajang uji coba strategi. Terutama untuk mengukur kesiapan tim menjelang Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi.

‎"Sebenarnya apa yang kita lakukan malam ini salah satu persiapan kita ketika akan menghadapi Piala Asia, karena kita tahu kualitas peserta di Piala Asia tentunya sangat bagus," ujar Kurniawan usai pertandingan di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19/4/2026). 

‎Lebih lanjut, Kurniawan mengungkap alasan di balik keputusan bermain lebih defensif. Ia menilai Vietnam memiliki karakter permainan yang harus diantisipasi secara serius.

‎Tim pelatih pun melakukan analisis mendalam sebelum menentukan strategi. Hasilnya, Indonesia memilih memperkuat lini belakang demi meredam agresivitas lawan.

‎Pendekatan tersebut dinilai berjalan cukup efektif sepanjang pertandingan. Vietnam terlihat kesulitan menciptakan peluang bersih di area pertahanan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Sehingga kita ketika melihat Vietnam, cara main Vietnam, dan kita tahu Vietnam juga lolos ke Piala Asia, kita coba untuk menerapkan taktik kita, dan untuk lini belakang Alhamdulillah mereka cukup solid," kata Kurniawan. 

‎Walau lini belakang tampil disiplin, Kurniawan mengakui ada konsekuensi dari strategi tersebut. Salah satunya adalah berkurangnya daya dorong saat menyerang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Syafii mengatakan 22 korban yang berada di Kapal Cahaya Bahari tertahan di tengah laut, namun gelombang di atas normal membuat kapal itu tidak berani mendekat.
BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

Pencegahan penyalahunaan narkotika dilakukan BNN dilakukan dengan menyasar berbagai lingkungan yang dekat dengan generasi muda..
Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Tim SAR gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda selama tiga hari. 
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Trending

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT