News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Jujur Pelatih Vietnam soal Laga Lawan Timnas Indonesia, Heran Garuda Muda Malah Tampil 'Aneh'

Hasil mengecewakan harus diterima Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala AFF U-17 2026. Media Vietnam sampai menyebut Garuda Muda tampil aneh dan di luar dugaan.
Senin, 20 April 2026 - 20:34 WIB
Pupus Sudah! Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Semifinal Usai Ditahan Vietnam
Sumber :
  • ANTARA/Umarul Faruq

tvOnenews.com - Hasil mengecewakan harus diterima Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala AFF U-17 2026.

Bermain di laga terakhir fase grup, Garuda Muda hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Vietnam, hasil yang membuat mereka gagal melangkah ke semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan tajam datang dari media Vietnam, Soha, yang menyebut penampilan Indonesia dalam laga tersebut sebagai sesuatu yang “aneh” dan di luar dugaan.

Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17
Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • ANTARA

"Piala AFF: Indonesia tersingkir setelah penampilan "aneh", bahkan pelatih tim nasional Vietnam pun terkejut," tulis media Vietnam, Soha, dalam tajuk laporannya.

Dengan hasil tersebut, Indonesia harus puas finis di posisi ketiga Grup A dan tersingkir lebih awal. Sebaliknya, Vietnam melaju sebagai juara grup dan mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Yang menjadi perhatian, menurut laporan media tersebut, adalah cara bermain Indonesia sepanjang pertandingan.

Meski berada dalam situasi wajib menang, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto dinilai tidak menunjukkan agresivitas yang diharapkan.

Alih-alih menekan sejak awal, Timnas Indonesia U-17 justru bermain menunggu dan lebih banyak bertahan. Hal ini bahkan membuat pelatih Vietnam, Cristiano Roland, mengaku terkejut.

Pelatih Vietnam Terkejut Strategi Bertahan Timnas Indonesia Berujung Petaka, Garuda Muda Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17
Pelatih Vietnam Terkejut Strategi Bertahan Timnas Indonesia Berujung Petaka, Garuda Muda Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17
Sumber :
  • ANTARA

“Kami sudah siap menghadapi tekanan serangan dari tim U17 Indonesia. Saya terkejut mereka malah menunggu kami menyerang. Bahkan di babak kedua, mereka terus bermain dengan cara yang sama seperti di babak pertama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pola permainan Indonesia tidak banyak berubah hingga babak kedua.

Upaya menciptakan peluang pun dinilai terlambat dan tidak cukup berbahaya untuk mengancam pertahanan Vietnam.

Dari sisi Indonesia, Kurniawan menjelaskan bahwa strategi tersebut memang dirancang untuk meredam agresivitas Vietnam di awal laga.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • ANTARA/Rizal Hanafi

Ia memilih pendekatan serangan balik guna menghindari celah di lini tengah.

“Kami tahu tim U17 Vietnam akan bermain agresif di babak pertama, jadi kami memilih untuk melakukan serangan balik, tetapi kemampuan menyerang kami tidak optimal,” jelasnya, dikutip Soha.

Ia juga mengakui bahwa Vietnam memiliki keunggulan dalam transisi cepat dari bertahan ke menyerang, yang membuat timnya harus lebih berhati-hati.

Kegagalan ini memastikan Indonesia tidak akan tampil di semifinal turnamen.

Meski demikian, Garuda Muda tetap harus segera bangkit karena agenda penting sudah menanti, yakni persiapan menuju Piala Asia U-17 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Vietnam akan melanjutkan perjalanan mereka di semifinal dengan menghadapi Australia pada 22 April mendatang.

Hasil ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Indonesia, terutama dalam hal efektivitas strategi dan keberanian bermain di laga penentuan. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Basarnas Sebut 22 Korban Selamat Kapal Virgo Tertahan di Tengah Laut

Syafii mengatakan 22 korban yang berada di Kapal Cahaya Bahari tertahan di tengah laut, namun gelombang di atas normal membuat kapal itu tidak berani mendekat.
BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

BNN Ungkap 4,1 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Usia Remaja

Pencegahan penyalahunaan narkotika dilakukan BNN dilakukan dengan menyasar berbagai lingkungan yang dekat dengan generasi muda..
Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Operasi Pencarian Lima Jurnalis dan Kru Kapal Diperpanjang 3 Hari

Tim SAR gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda selama tiga hari. 
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Trending

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT