Erick Thohir Bekukan Sementara Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Keturunan Grade A Ini Malah Berpotensi Dicaplok Negara Lain
- PSSI
Nama Struijk belakangan mencuat kembali di media-media Belanda seiring performa konsistennya bersama Leeds United di pentas Championship Inggris. Tekanan dari publik dan pengamat sepak bola Belanda kepada Koeman untuk segera memanfaatkan Struijk semakin menguat dari waktu ke waktu.
Jika Koeman mengabulkan desakan tersebut dan resmi memanggil Struijk ke De Oranje, peluang Indonesia untuk menaturalisasi bek berpostur kokoh itu akan tertutup selamanya. Ini menjadi dilema tersendiri bagi PSSI yang memilih menunggu tanpa ada langkah konkret untuk mengamankan pemain-pemain potensial tersebut.
- Instagram @jaydenoosterwolde
Tidak kalah mengkhawatirkan adalah situasi Jayden Oosterwolde, bek kiri berdarah Indonesia yang kini memperkuat Fenerbahce di Liga Turki. Jayden Oosterwolde, mengunggah sebuah foto di Instagram yang mengenakan kaus latihan Timnas Turki.
Dikutip dari media Turki, Turkiye Gazetesi, ungahan tersebut pun langsung memunculkan spekulasi soal masa depannya. Eks pemain Parma ini diharapkan bisa dinaturalisasi.
"Jayden Oosterwolde, yang menjalani musim keempatnya di Fenerbahçe, membagikan foto dirinya mengenakan jersey tim nasional Turki. Di media sosial, komentar-komentar menyebutkan bahwa pemain sepak bola Belanda berusia 24 tahun itu mungkin akan memilih Turki," tulis Turkiye Gazetesi.
Menariknya, meski Jayden Oosterwolde pernah memperkuat timnas Belanda di level usia muda, ia belum sekalipun mencatatkan penampilan resmi di tim senior. Situasi ini membuat peluangnya untuk membela negara lain, termasuk Turki, masih terbuka di kancah internasional.
Meski begitu, proses menuju Timnas Turki tidaklah instan. Mengacu pada aturan FIFA, pemain yang ingin berganti asosiasi melalui kewarganegaraan harus menetap dan berkarier secara profesional di negara tersebut setidaknya lima tahun tanpa jeda.
Oosterwolde sendiri baru bergabung dengan Fenerbahce pada awal 2023, sehingga masih membutuhkan waktu untuk memenuhi ketentuan tersebut. Ia harus menjaga konsistensi kariernya di Turki dalam beberapa tahun ke depan sebelum bisa mengambil keputusan di level timnas senior.
Karena belum pernah membela timnas senior negara mana pun, peluang Indonesia sejatinya masih terbuka. Namun, jika Turki bergerak lebih cepat sementara PSSI terus menunda, bukan tidak mungkin nama Oosterwolde akan lepas sebelum sempat diamankan. (fan)
Load more