News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

STY Ungkap Perbedaan Mencolok Pemain Timnas Indonesia Era 2020 dan 2024

Shin Tae-yong menyoroti perbedaan mencolok kondisi fisik dan kedisiplinan pemain Timnas Indonesia antara era 2020 dan 2024, yang menurutnya cukup menantang.
Rabu, 22 April 2026 - 16:09 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

tvOnenenews.com - Setelah berpisah dengan Timnas Indonesia pada awal 2025, Shin Tae-yong masih menjadi sorotan berkat kontribusi besar yang ia tinggalkan untuk skuad Garuda.

Salah satu kebijakan paling kontroversial namun berdampak signifikan adalah “potong generasi”, yang kemudian menjadi awal munculnya banyak pemain muda berbakat di Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut dianggap sebagai titik balik lahirnya generasi baru yang kini tampil di berbagai ajang internasional, seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Antara

Beberapa nama seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, dan Pratama Arhan menjadi bagian dari hasil proses regenerasi tersebut.

Melalui penjelasan penerjemahnya, Jeje, terungkap alasan di balik keputusan tegas Shin Tae-yong tersebut.

Saat pertama kali menangani Timnas Indonesia, ia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi para pemain.

“Begitu Coach Shin datang di awal generasi itu memang, banyak pemain yang tidak mengikuti peraturan, tidak patuh dengan peraturan, dan juga malas-malasan di lapangan, banyak berbohong juga,” ungkap Jeje, dikutip dari kanal YouTube Mansion Sports FC.

Menurut Jeje, kondisi tersebut menjadi hambatan besar dalam membangun tim yang disiplin.

“Jadi, kalau begini tidak akan bisa menjadi tim yang disiplin. Jadi akhirnya Coach Shin ambil keputusan seperti itu,” lanjutnya.

Masalah kedisiplinan ini juga terlihat sejak awal pemusatan latihan, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga pola makan para pemain.

Intensitas latihan yang tinggi membuat sebagian pemain kesulitan beradaptasi dan tidak sepenuhnya jujur dalam menjalani program yang diberikan.

“Mereka juga sering berbohong juga karena porsi latihannya banyak, dan banyak juga yang tidak disiplin. Kalau begini tidak akan bisa berkembang menurut Coach Shin Tae-yong, akhirnya Coach Shin ambil keputusan untuk potong generasi, mau nggak mau,” jelas Jeje.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Host juga menanyakan perbedaan mencolok dari sisi fisik pemain Timnas Indonesia antara tahun 2020 dan 2024, terutama setelah Shin Tae-yong resmi tidak lagi melatih.

“(Perbedaan) fisiknya mungkin jauh, satu mungkin di langit, satu di tanah. Di awal-awal memang banyak pemain yang tidak weight training, dan juga nggak tahu core training,” ungkap Jeje menerjemahkan pernyataan STY.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Katolik Sarankan Agar Klarifikasi Pak JK Efektif dan Efisien

Pemuda Katolik Sarankan Agar Klarifikasi Pak JK Efektif dan Efisien

Pemuda Katolik turut menanggapi dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia pada hari Sabtu 18 April 2026, dan Selasa hari ini 21 April 2026.
Kisah Kelam John Kei: Dari Hidup Miskin hingga Dijuluki “The Godfather”

Kisah Kelam John Kei: Dari Hidup Miskin hingga Dijuluki “The Godfather”

Kasus pembunuhan Nus Kei kembali menyeret perhatian publik pada sosok John Kei, preman legendaris yang dikenal luas. Di balik reputasinya yang menyeramkan.
Selesaikan SV League 2026, VC Nagano Tridents Lepas Farhan Halim

Selesaikan SV League 2026, VC Nagano Tridents Lepas Farhan Halim

Tak hanya Farhan Halim, VC Nagano Tridents turut melepas tujuh pemain yang memperkuat tim sepanjang musim 2025-2026 ini. 
Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Terungkap Dipicu Konflik Geng!

Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Terungkap Dipicu Konflik Geng!

Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan pelajar SMA, Ilham Dwi Saputra (16), di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menemui titik terang. Polisi mengungkap, aksi kekerasan tersebut diduga dipicu konflik antargeng
Nyalinya Boleh Juga, John Kei Tak Kalah Nekat dengan Hercules, Ternyata Asal-usul sebagai Preman Dimulai di Sini

Nyalinya Boleh Juga, John Kei Tak Kalah Nekat dengan Hercules, Ternyata Asal-usul sebagai Preman Dimulai di Sini

Berikut kisah hidup John Kei yang dikenal tak kalah nekat dengan Hercules, asal-usul dari anak petani di Maluku hingga Dijuluki “Godfather Jakarta”.
Kejuaraan Internasional 15th Silent Knight Open Karate Cup Usai Digelar, Atlet Cilik Asal Yogyakarta Boyong Dua Medali

Kejuaraan Internasional 15th Silent Knight Open Karate Cup Usai Digelar, Atlet Cilik Asal Yogyakarta Boyong Dua Medali

15th Silent Knight Open Karate Cup dilangsungkan di Malaysia, 17-19 April 2026 lalu. Atlet karate cilik asal Yogyakarta berhasil membawa pulang dua medali.

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Herman Dzumafo lahir di Douala, Kamerun. Meski sudah memegang paspor Indonesia, setelah dinaturalisasi pada 2017, ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT