Susul Ole Romeny, Dua Bintang Timnas Indonesia Terancam Terseret ke Jurang Degradasi di Eropa Musim Ini
- REUTERS/Ciro De Luca
tvOnenews.com - Ancaman degradasi yang lebih luas kini mulai membayangi para pemain abroad Timnas Indonesia.
Setelah Ole Romeny dipastikan turun kasta bersama Oxford United, situasi serupa kini menghampiri dua pemain lainnya, yakni Emil Audero dan Ragnar Oratmangoen.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat ketiganya merupakan bagian penting dari skuad Garuda yang dipersiapkan untuk agenda internasional ke depan.
Emil Audero di Ambang Zona Merah Serie A
- REUTERS/Ciro De Luca
Nasib sulit tengah dialami Emil Audero bersama US Cremonese di kompetisi Serie A.
Kekalahan telak 0-4 dari Napoli pada pekan ke-34 membuat posisi Cremonese semakin terpuruk di papan bawah klasemen.
Saat ini, mereka berada di peringkat ke-18 dengan koleksi 28 poin, hanya terpaut satu angka dari US Lecce yang berada di zona aman.
Dengan hanya empat pertandingan tersisa, peluang bertahan di Serie A masih terbuka, namun sangat bergantung tidak hanya pada performa mereka sendiri, tetapi juga hasil tim pesaing.
Jika gagal bangkit dalam waktu singkat, Audero berpotensi merasakan pahitnya turun kasta di kompetisi elite Italia.
Ragnar Oratmangoen Terjepit di Playoff Belgia
- Kitagaruda.id
Sementara itu, situasi tak kalah rumit dialami Ragnar Oratmangoen bersama FCV Dender EH.
Timnya kini sedang berjuang di fase playoff degradasi Belgian Pro League musim 2025/2026.
Performa Dender sejauh ini jauh dari kata meyakinkan. Dari empat laga yang telah dimainkan, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan harus menelan tiga kekalahan.
Hasil tersebut membuat mereka terpuruk di posisi juru kunci klasemen playoff dengan raihan 22 poin.
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, peluang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Belgia semakin menipis.
Setiap laga kini menjadi penentuan hidup-mati bagi Ragnar dan rekan-rekannya.
Situasi yang dialami tiga pemain ini tentu menjadi sinyal peringatan bagi Timnas Indonesia.
- Instagram @oleromeny
Pasalnya, menit bermain di level kompetisi tertinggi sangat krusial untuk menjaga performa pemain, terutama menjelang agenda besar seperti kualifikasi dan turnamen internasional.
Load more