Ini Daftar 4 Klub Asia yang Bisa Jadi Tujuan Dony Tri Pamungkas untuk Abroad usai "Tunda" Berkarier ke Eropa, Ada Raksasa ASEAN!
- Instagram - Dony Tri Pamungkas
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak empat klub asal Asia ini bisa menjadi destiniasi menarik bagi pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas. Klub-klub tersebut bisa menjadi wadah menuju Eropa.
Sebelumnya, Dony Tri Pamungkas disebut-sebut masuk radar klub raksasa Polandia, Legia Warszawa, dengan nilai transfer fantastis mencapai Rp5 miliar. Namun, alih-alih silau dengan tawaran Eropa, pemuda 21 tahun asal Boyolali ini justru menegaskan sikap yang mengejutkan banyak pihak.
Dony Tri Pamungkas secara terang-terangan menyebut ingin membangun karier di Asia terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh ke benua biru. Hal ini dilakukan agar kemampuannya matang lebih dulu sebelum berlaga di kompetisi yang lebih tinggi.
"Mungkin saya kira di Asia dulu, dan setelah saya di Asia bisa berkembang lagi, dan setelah itu mungkin bisa ke Eropa," ujar Dony Tri Pamungkas usai laga Persija Jakarta kontra Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/4/2026).
Lalu ke mana sebenarnya Dony Tri Pamungkas akan berlabuh jika benar-benar memilih jalan Asia? Berikut empat klub yang paling realistis dan cocok untuk pemain yang sudah dua bulan beruntun meraih penghargaan Young Player of The Month Super League ini.
1. Bangkok United
- tvOnenews-Dwi RB
Bangkok United bukan sekadar klub biasa di Asia Tenggara. Klub asal Thailand ini adalah runner-up Thai League 2024-25 yang juga pernah merasakan panasnya kompetisi AFC Champions League Elite.
Yang membuat Bangkok United relevan bagi Dony adalah situasi internal mereka saat ini. Regulasi Thai League musim 2026/2027 yang akan menghapus kuota pemain ASEAN membuat posisi bek kiri mereka berpotensi "terbuka" — celah yang sangat ideal bagi Dony untuk masuk dan mengisi slot tersebut sebelum regulasi berubah.
Tak ada yang lebih meyakinkan dari rekam jejak. Pratama Arhan, bek kiri senior Timnas Indonesia, sebelumnya menjadi pemain kunci di Bangkok United dan mendapat kepercayaan penuh sebagai starter reguler.
Artinya, Bangkok United sudah terbukti percaya pada kualitas bek kiri Indonesia — dan Dony Tri Pamungkas punya profil yang jauh lebih "meledak" dibanding kebanyakan kandidat dari kawasan ASEAN lainnya.
2. Port FC
- Port FC
Port FC adalah nama yang sudah tidak asing di telinga penggemar Timnas Indonesia. Asnawi Mangkualam, bek kanan gaek Garuda, pernah merumput dan mendapat menit bermain reguler di klub berbasis Bangkok ini.
Kehadiran pemain Indonesia di Port FC bukan sekadar kebetulan, ini adalah pola yang menunjukkan bahwa manajemen Port FC memang nyaman dan percaya dengan kualitas pemain lokal Indonesia. Untuk Dony yang mengandalkan keberanian overlap dan crossing tajam dari sisi kiri, gaya bermain Port FC yang agresif dan ofensif sangat klop dengan karakternya.
Thai League 1 sendiri adalah liga yang kian diperhitungkan di tingkat Asia. Kompetisi yang semakin ketat, jadwal AFC yang padat, serta infrastruktur klub yang solid menjadikan Port FC sebagai batu loncatan yang tidak bisa diremehkan.
3. Johor Darul Ta'zim (JDT)
- Johor Darul Tazim
Jika Dony ingin langsung merasakan tekanan kompetisi Asia di level tertinggi, Johor Darul Ta'zim atau JDT adalah jawabannya. Klub asal Malaysia ini adalah penguasa mutlak Malaysia Super League sekaligus wakil ASEAN yang paling disegani di AFC Champions League.
Ada satu detail menarik yang tak boleh dilewatkan: Jordi Amat, bek tengah yang kini menjadi rekan setim Dony di Persija Jakarta, sebelumnya memperkuat JDT. Koneksi itu bisa menjadi jembatan nyata untuk membuka komunikasi antara kubu JDT dan kubu Dony Tri Pamungkas.
JDT bermain dengan intensitas pressing tinggi dan sistem yang membutuhkan bek sayap yang lincah, berani naik, dan mampu tampil di skema 4 maupun 5 bek. Itu persis gambaran Dony yang sudah dipuji pelatih Timnas Indonesia John Herdman atas adaptabilitasnya.
4. Klub J-League 2 Jepang
- Yokohama F Marinos
Inilah yang membuat banyak orang melongo: jika tujuan akhir Dony adalah Eropa, maka J-League 2 Jepang adalah rute tercepat dan paling terbukti untuk sampai ke sana. Bukan Thailand, bukan Malaysia — melainkan Jepang.
J-League 2 adalah liga dengan standar taktik, fisik, dan disiplin teknis tertinggi di Asia Tenggara dan sekitarnya. Banyak pemain Asia yang memulai dari J2, naik ke J1, lalu melompat ke liga-liga Eropa — sebuah jalur yang sudah terbukti menghasilkan pemain berkelas dunia.
Sandy Walsh, bek kanan Timnas Indonesia, pernah merasakan kerasnya J1 League bersama Yokohama F. Marinos. Untuk Dony yang usianya baru 21 tahun, memulai dari J2 di klub seperti Shonan Bellmare atau Ventforet Kofu justru bisa menjadi keputusan paling cerdas dalam karier jangka panjangnya.
(fan)
Load more