Timnas Indonesia Kembali Tampil di Piala Asia 2027, AFC Akui Butuh Wajah Baru di Turnamen
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com - AFC mengumumkan jadwal terbaru drawing pembagian fase grup Piala Asia 2027 pada Senin (4/5/2026). AFC mengklaim tak ada wajah baru dalam jajaran tim peserta Piala Asia 2027, termasuk Timnas Indonesia.
Drawing pembagian grup Piala Asia 2027 ini akan digelar di Arab Saudi, pada Sabtu (9/5/2026). Drawing memang sempat dijadwalkan ulang karena terdampak konflik Timur Tengah.
Timnas Indonesia mencatatkan back to back lolos Piala Asia di dua edisi berbeda, 2023 dan 2027. Bersama Indonesia, 24 calon peserta ternyata telah mencatatkan diri sebagai tim peserta Piala Asia 2027.
"Penggemar sepak bola Asia melihat wajah-wajah familiar dari daftar tim peserta. Sebanyak 20 dari 23 peserta yang sudah lolos telah dikonfirmasi terlibat dalam edisi 2023 lalu," tulis AFC.
AFC memang baru memiliki 23 peserta dengan tempat terakhir yang tengah diperebutkan oleh Yaman dan Lebanon. Pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027 ini memang baru digelar pada 4 Juni 2026 mendatang, setelah drawing digelar.
Dari 20 peserta tersebut, Iran dan Korea Selatan menjadi tim dengan rekor penampilan terbanyak di final Piala Asia dengan 16 kali tampil.
"Iran masih menjadi satu-satunya tim yang memenangkan tiga gelar berturut-turut, pada edisi 1968, 1972, dan 1976," tulis AFC.
Berbeda dari Timnas Indonesia yang mencatatkan dua penampilan beruntun, tiga tim yang telah dipastikan tampil di Piala Asia 2027 menjadi wajah baru rasa lama di turnamen ini.
Adalah Korea Utara, Kuwait, dan Singapura, yang terakhir tampil di Piala Asia pada edisi 2019, 2015, dan 1984.
"Jika Yaman lolos, maka tim akan kembali ke Piala Asia setelah terakhir tampil pada edisi 2019 lalu," tulis AFC.
Timnas Indonesia pun tak dianggap lagi spesial oleh AFC dengan penampilan apik Skuad Garuda yang mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Asia.
AFC justru menyoroti Singapura, negara tetangga Indonesia yang kembali ke Piala Asia setelah absen 43 tahun lamanya.
"Secara khusus, kualifikasi merupakan momen bersejarah bagi Singapura, yang satu-satunya penampilan terakhir mereka adalah ketika menjadi tuan rumah pada edisi 1984 silam," tulis AFC.
"Dengan demikian, kemenangan penting Singapura pada November lalu memastikan Singapura lolos ke Piala Asia melalui jalur kualifikasi, bukan tuan rumah," tutup AFC. (hfp)
Load more