News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah Tembus Ranking 14 Dunia, Hector Souto Justru Bongkar Masalah Besar Soal Kompetisi

Timnas Futsal Indonesia meroket naik ke ranking 14 dunia FIFA, namun pelatih Hector Souto justru mengkritik lemahnya sistem kompetisi dan pembinaan nasional.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:47 WIB
Target Piala Dunia 2028, Hector Souto Jadikan Kekalahan sebagai Cambuk Timnas Futsal Indonesia
Sumber :
  • ANTARA

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memilih meredam euforia usai Skuad Garuda mencetak sejarah dengan menembus peringkat 14 dunia versi FIFA. Alih-alih larut dalam perayaan, pelatih asal Spanyol itu justru melontarkan kritik tajam soal fondasi futsal Indonesia yang dinilainya masih rapuh.

‎Menurut Hector Souto, pencapaian luar biasa Timnas Futsal Indonesia seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai keberhasilan tim saat ini belum didukung sistem kompetisi dan pembinaan yang benar-benar matang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dalam rilis ranking terbaru FIFA per Jumat (8/5/2026), Timnas Futsal Indonesia memang sukses mencatat sejarah baru. Skuad Garuda kini resmi menempati posisi ke-14 dunia dan masuk jajaran elite futsal Asia.

‎Pencapaian tersebut menjadi yang terbaik sepanjang sejarah futsal Indonesia. Kenaikan ranking itu juga menegaskan perkembangan pesat yang ditunjukkan Timnas Futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Sumber :
  • Instagram @kelme.id

‎Meski demikian, Hector Souto menolak cepat puas dengan situasi saat ini. Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi jika Indonesia ingin terus bertahan di level tertinggi.

‎Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Souto mengaku bangga terhadap perjuangan para pemain Timnas Futsal Indonesia. Namun, ia juga tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan dalam tata kelola futsal nasional.

‎"Kita berhasil sampai di titik ini hampir tanpa sistem kompetisi yang terstruktur, tanpa sistem nasional yang nyata untuk deteksi talenta, dan hanya dengan turnamen-turnamen sporadis," tulis Souto.

‎Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik pecinta futsal Tanah Air. Souto secara terbuka menyinggung belum adanya sistem pembinaan yang kuat meski Timnas mampu meraih hasil luar biasa.

Timnas Futsal Indonesia
Timnas Futsal Indonesia
Sumber :
  • FFI

‎Ia juga menyoroti banyaknya talenta muda berbakat di berbagai daerah yang gagal berkembang secara maksimal. Menurutnya, minimnya wadah kompetisi profesional membuat banyak pemain potensial kehilangan arah karier.

‎Souto menilai Indonesia sebenarnya memiliki modal besar untuk menjadi kekuatan utama futsal dunia. Namun, potensi itu harus diimbangi dengan pembinaan usia muda dan sistem kompetisi yang jelas serta berkelanjutan.

‎Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia sendiri tidak datang secara tiba-tiba. Dalam lima bulan terakhir, Hector Souto sukses membawa perubahan besar terhadap performa Skuad Garuda.

‎Salah satu pencapaian paling fenomenal terjadi saat Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025. Ketika itu, Timnas Futsal Indonesia tampil luar biasa dengan menghancurkan Thailand 6-1 di kandang lawan.

Timnas Futsal Indonesia Vs Thailand
Timnas Futsal Indonesia Vs Thailand
Sumber :
  • Instagram - Timnas Futsal Indonesia

‎Tak hanya itu, Indonesia juga sukses menjadi runner-up Piala Asia 2026. Bahkan, Timnas mampu memaksa raksasa Asia, Iran, bermain hingga drama adu penalti di partai final.

‎Performa impresif lainnya terlihat ketika Indonesia berhasil menumbangkan sejumlah tim kuat Asia. Jepang dan Vietnam menjadi korban keganasan permainan Timnas Futsal Indonesia racikan Hector Souto.

‎Kini, Indonesia hanya berada di bawah Iran, Thailand, dan Jepang di level Asia. Posisi tersebut membuat Indonesia resmi menjadi salah satu kekuatan elite futsal Benua Asia.

‎Bagi Souto, ranking 14 dunia harus menjadi momentum untuk menyatukan seluruh elemen futsal nasional. Ia berharap federasi, klub, sekolah, hingga pemerintah dapat berjalan dengan visi yang sama demi kemajuan futsal Indonesia.

‎"Sekarang bayangkan apa yang bisa dicapai Indonesia jika kita benar-benar bersatu. Ini membutuhkan organisasi, struktur, dan kerja sistematis. Kita bisa!" kata Souto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pesan Hector Souto pun terdengar jelas di tengah kebanggaan publik atas prestasi Timnas Futsal Indonesia. Ia tidak ingin Garuda terbang tinggi dengan fondasi yang rapuh dan tanpa sistem yang kuat.

‎Perbaikan manajerial, kompetisi berjenjang, hingga pembinaan akar rumput dinilai menjadi harga mati. Sebab, tanpa sistem yang baik, posisi elite yang kini diraih Indonesia akan sulit dipertahankan dalam jangka panjang. (igp/fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT