News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Minta Jay Idzes Cs Lakukan Ini usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengirim pesan kepada Jay Idzes dan kolega seusai drawing Piala Asia 2027. Dia menjadikan ini sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri jelang Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Minggu, 10 Mei 2026 - 09:48 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Jay Idzes, Sassuolo
Sumber :
  • instagram sassuolo

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengirim pesan kepada Jay Idzes dan kolega seusai drawing Piala Asia 2027. Dia menjadikan ini sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri jelang Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Skuad Garuda sedang berupaya membangun era baru bersama John Herdman yang ditunjuk untuk menggantikan Patrick Kluivert pada Januari lalu. Dia baru melakoni dua laga sejauh ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga berikutnya untuk Herdman adalah melawan Oman dan Mozambik. Kedua laga itu akan dimainkan pada FIFA Matchday di bulan Juni 2026 mendatang.

Bagi Herdman, dua laga itu merupakan momen mempersiapkan diri jelang Piala Asia 2027. Pada Minggu (10/5/2026) dini hari tadi WIB, dia sudah mengetahui nasib skuad Garuda.

Timnas Indonesia akan bermain menghadapi Qatar, Jepang, dan Thailand pada Januari 2027 mendatang. Ini menjadi undian yang sangat berat bagi Herdman.

Targetnya adalah meraih hasil yang lebih baik ketimbang edisi sebelumnya. Sebagai pengingat, pada edisi 2023, Shin Tae-yong membantu Timnas Indonesia  lolos ke babak 16 besar.

Jadi, itu akan menjadi tugas yang luar biasa berat bagi Herdman lolos ke fase knockout mempertimbangkan hasil undian. Sang pelatih asal Inggris pun menyadarinya dalam wawancara setelah undian.

“Saya pikir hasil drawing ini memberikan kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya. Kita akan menghadapi tim terbaik di AFC, kemudian menghadapi peserta Piala Dunia seperti Qatar, dan juga salah satu rival terbesar kita, Thailand,” kata Herdman, seperti dilansir Kita Garuda.

Baginya, ini menjadi kesempatan untuk berkembang sebelum Kualifikasi Piala Dunia 2030. Sebab, lawan yang dihadapi adalah tim-tim kelas Piala Dunia, seperti Jepang dan Qatar.

“Fase grup ini akan sangat kompetitif bagi Indonesia. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus berkembang sebagai negara dan menunjukkan kepada para pendukung bahwa kami berada di jalur yang tepat menuju Piala Dunia 2030,” tandasnya.

Herdman menyadari bahwa Timnas Indonesia tidak akan diunggulkan, seperti ketika melawan Jepang. Namun, dia bertekad untuk bisa meraih hasil sebaik mungkin dalam laga-laga itu.

“Banyak orang mungkin melihat ini sebagai grup yang sulit. Tetapi di level AFC seperti ini, setiap grup memang sulit. Yang terpenting bagi kita adalah melihat peluang yang ada ketika menghadapi tim papan atas seperti Jepang dan menikmati status underdog dalam pertandingan tersebut,” tandasnya.

“Kami juga harus mampu mengeluarkan versi terbaik dari diri kami saat menghadapi Qatar, lalu membawa semangat juang, determinasi, dan gairah yang dibutuhkan untuk menghadapi tim seperti Thailand,” tukas Herdman.

Skuad pada saat ini akan lebih baik ketimbang edisi sebelumnya. Pada Januari 2024 ketika Piala Asia 2023, belum ada para pemain seperti Jay Idzes, Emil Audero, Calvin Verdonk, dan Ole Romeny yang memperkuat tim ini.

Di atas kertas, kualitas Timnas Indonesia kini lebih baik. Namun, John Herdman menyadari bahwa mentalitas akan sangat diperlukan untuk meraih hasil yang positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, dia berharap agar anak-anak asuhnya melihat tantangan di depan tanpa merasa kecil. Dia mengindikasikan pesan kepada Jay Idzes dan kolega untuk mengasah mentalitas sebelum turnamen.

“Setiap pertandingan memiliki tantangan uniknya sendiri. Akan ada mentalitas berbeda yang dibutuhkan untuk menjalani setiap laga dan kita harus melangkah satu pertandingan demi satu pertandingan. Jadi daripada melihat ini sebagai tantangan besar, saya melihatnya sebagai peluang besar,” tukas pelatih asal Inggris itu. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT