GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:08 WIB
Jay Idzes dan Kevin Diks usai membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pemain diaspora masih akan menjadi bagian penting dalam proyek pengembangan skuad Garuda. Namun, ia memastikan akan lebih selektif memilih pemain keturunan yang dinilai cocok untuk kebutuhan tim ke depan.

Menurut Herdman, keberadaan pemain diaspora bukan sekadar solusi jangka pendek untuk meningkatkan kualitas tim. Ia ingin program tersebut berjalan seiring dengan pengembangan pemain muda Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih asal Inggris itu bahkan memiliki prioritas besar untuk membantu para pemain muda Indonesia berkarier di luar negeri. Herdman percaya pengalaman bermain di kompetisi tier satu dan tier dua akan membantu perkembangan kualitas pemain secara signifikan.

Pengalaman bersama Timnas Kanada membuat Herdman memahami pentingnya memiliki banyak pemain yang bermain di level elite dunia. Ia menilai hal itu menjadi syarat utama jika Indonesia ingin tampil kompetitif di Piala Dunia.

Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis
Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Herdman kemudian menjelaskan bahwa Timnas Indonesia memiliki misi besar dalam membantu proses perkembangan pemain muda. Salah satu langkah yang ingin dilakukan adalah membuka jalan agar para pemain muda bisa mendapatkan kesempatan bermain di luar negeri.

"Jika Anda ingin lolos dan kemudian bersaing di Piala Dunia, yang saya pelajari bersama Kanada adalah semua bergantung kepada jumlah pemain tier satu dan tier dua yang Anda miliki," ujar Herdman dikutip dari kanal YouTube Bola.com ID, Sabtu (16/5/2026).

"Jadi misi kami adalah mengekspor pemain muda Indonesia secepat mungkin ke tim tier satu dan tier dua ketika mereka sudah siap. Jadi ekspor pemain sangat penting dan Timnas Indonesia menjadi bagian dari proses itu," tambahnya.

Ketika disinggung mengenai peluang menambah pemain diaspora baru, Herdman memberikan penjelasan menarik. Ia menegaskan pemain diaspora yang diprioritaskan adalah mereka yang masih muda dan memiliki potensi berkembang lebih jauh.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Menurutnya, Timnas Indonesia dapat menjadi tempat penting bagi pemain diaspora muda untuk membangun karier. Dengan tampil bersama Garuda, mereka diharapkan bisa mendapat pengalaman internasional sebelum menembus klub yang lebih besar.

Sosok juru taktik yang pernah bersama Selandia Baru itu pun membagikan kisah sukses yang pernah ia alami saat menangani Timnas Kanada. Ia menyebut nama Jonathan David sebagai contoh nyata keberhasilan pengembangan pemain muda diaspora.

"Bagian kedua adalah merekrut lebih banyak pemain diaspora yang punya potensi tier dua dan tier satu, lalu menggunakan Timnas Indonesia sebagai batu loncatan untuk membantu perkembangan karier mereka," ucap Herdman.

"Jika melihat pengalaman saya di Kanada, Jonathan David adalah contoh yang bagus. Sekarang dia di Juventus. Saat itu dia pemain 17 tahun di Gent dan kami memberinya debut di Timnas Kanada agar di usia 17 tahun dia mendapat menit bermain karena kami bisa melihat potensinya," lanjutnya.

Kesempatan tampil di level internasional sejak usia muda dinilai Herdman menjadi faktor penting dalam perkembangan Jonathan David. Pemain tersebut akhirnya mampu menunjukkan performa luar biasa hingga mendapat kesempatan bermain di level lebih tinggi di Eropa.

"Lalu di Gold Cup 2019 dia benar-benar bersinar. Dia menjadi top scorer, memenangkan penghargaan pemain muda terbaik, dan setelah itu pindah ke Prancis bermain di tim tier satu," katanya.

Herdman optimistis peluang serupa juga dimiliki pemain muda diaspora dan talenta lokal Indonesia. Ia percaya Timnas Indonesia bisa menjadi jembatan bagi para pemain untuk berkembang menuju level tertinggi.

"Jadi kami percaya peluang seperti itu ada untuk pemain diaspora muda dan pemain muda Indonesia. Itu bagian dari misi kami," pungkas Herdman. (igp/fan)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Back-up Kasus Kasatnarkoba Polres Kutai Kartanegara

Bareskrim Polri Back-up Kasus Kasatnarkoba Polres Kutai Kartanegara

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, bahwa kasus ini sejatinya ditangan oleh Polda Kalimantan Timur. Namun Bareskrim Polri memberikan atensi.
Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Aksi penertiban bangunan liar yang dipimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kota Bandung mendadak berubah haru setelah seorang mahasiswa menyampaikan curhatan.
Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT