News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Yakin Jepang dan Qatar 'Ketakutan' Lawan Timnas Indonesia: Saya Punya Pengalaman dengan Kanada

John Herdman percaya Jepang dan Qatar tak akan mudah menghadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Pelatih asal Inggris itu akui punya pengalaman saat menangani Kanada.
Senin, 18 Mei 2026 - 18:05 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Timnas Indonesia/kita garuda id

tvOnenews.com - Pelatih John Herdman optimistis Timnas Indonesia mampu memberikan perlawanan serius di Piala Asia AFC 2027 meski tergabung dalam grup berat bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Herdman mengaku memiliki pengalaman penting saat menangani Timnas Kanada, termasuk ketika sukses mengalahkan Timnas Jepang dan Timnas Qatar menjelang Piala Dunia FIFA 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari kanal YouTube resmi Timnas Indonesia, Herdman menyebut pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membantu skuad Garuda menghadapi tekanan di grup neraka Piala Asia 2027.

"Kemudian saya melihat kembali pada pengalaman saya saat bersama Kanada, kami mengalahkan Jepang di Piala Dunia Qatar. Dan kamu pun mengalahkan Qatar di turnamen tersebut," kata John Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.

Indonesia memang mendapat tantangan berat setelah hasil undian menempatkan mereka di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Thailand.

Pantas Saja Bung Ropan Curiga, Ternyata John Herdman Sampai Rela Lakukan Hal Ini Jelang FIFA Matchday 2026
Pantas Saja Bung Ropan Curiga, Ternyata John Herdman Sampai Rela Lakukan Hal Ini Jelang FIFA Matchday 2026
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

Grup tersebut bahkan disebut banyak pengamat sebagai salah satu grup paling sulit di turnamen nanti.

Meski begitu, Herdman justru melihat situasi tersebut sebagai kesempatan besar untuk mengukur perkembangan Timnas Indonesia di level Asia.

Menurut pelatih asal Inggris itu, menghadapi tim elite seperti Jepang bisa menjadi tolok ukur sejauh mana kualitas skuad Garuda berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

"Jadi, saya memiliki sejumlah pengalaman melawan kedua tim tersebut. Sejumlah pemain seperti Akram Afif di Timnas Qatar merupakan pemain top dan bagaimana mencoba mengantisipasinya di pertandingan."

"Jadi, saya akan menggunakan sejumlah pengalaman itu sehingga ketika Anda berbicara tentang perasaan itu ada rasa gentar bagi lawan karena Anda tergabung ke dalam grup yang benar-benar tangguh. Namun juga menyenangkan karena Anda tahu saya pernah punya pengalaman menang melawan tim-tim ini."

Herdman menilai keberhasilan menghadapi tim besar bukan hanya bergantung pada kemampuan individu pemain.

Ia menekankan pentingnya disiplin taktik, kekuatan mental, serta kemampuan membaca permainan selama pertandingan berlangsung.

Karena itu, Timnas Indonesia disebut masih perlu memperbaiki sejumlah detail permainan agar bisa tampil lebih solid melawan negara-negara unggulan Asia.

Dalam pengalaman sebelumnya bersama Kanada, Herdman memang sempat mencuri perhatian setelah membawa timnya menang 2-1 atas Jepang dan mengalahkan Qatar 2-0 dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2022.

Kini, ia berharap pengalaman tersebut bisa diterapkan kembali bersama Timnas Indonesia.

Skuad Garuda sendiri dijadwalkan menghadapi Jepang pada laga pembuka Grup F di Jeddah pada 11 Januari 2027.

Pertandingan itu dipandang Herdman bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga momentum penting untuk melihat sejauh mana perkembangan mental dan kualitas permainan Indonesia saat menghadapi lawan kelas dunia.

Selain Jepang, Qatar juga menjadi perhatian khusus. Tim berjuluk The Maroons tersebut datang dengan status juara dua edisi terakhir Piala Asia dan masih diperkuat sejumlah pemain berpengalaman.

Namun, Herdman tetap percaya Indonesia punya peluang menciptakan kejutan jika mampu tampil disiplin dan konsisten sepanjang pertandingan.

Kehadiran sejumlah pemain diaspora yang kini bermain di Eropa juga membuat kekuatan Timnas Indonesia dinilai semakin berkembang dan lebih kompetitif dibanding beberapa tahun sebelumnya.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT