Raja Assist Championship Bakal Dipanggil Timnas Indonesia? John Herdman Beri Pernyataan Tegas soal Kualifikasi Pemain di Skuad Garuda
- tvOnenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membantah anggapan bahwa dirinya enggan memanggil pemain senior atau berusia matang ke skuad Garuda. Ia menegaskan bahwa usia bukan menjadi patokan utama dalam menentukan pemain yang layak memperkuat Timnas Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Herdman untuk meluruskan persepsi publik terkait komentarnya beberapa waktu lalu. Sebelumnya, ia memang sempat menyebut lebih tertarik memantau pemain berusia di bawah 28 tahun untuk kebutuhan jangka panjang tim nasional.
Komentar itu kemudian memunculkan asumsi bahwa Herdman hanya ingin membangun tim dengan mayoritas pemain muda. Namun, pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi faktor utama dalam proses seleksi pemain.
Herdman bahkan mencontohkan pengalamannya ketika menangani Timnas Kanada di Piala Dunia 2022. Menurutnya, sejumlah pemain senior tetap menjadi bagian penting dalam skuad karena mampu memberikan kontribusi besar di lapangan.
"Jadi begini, jika Anda melihat sejarah saya, kapten saya di Timnas Kanada pada Piala Dunia 2022 berusia 40 tahun. Lalu Steven Vitoria berusia 36 tahun, dan penjaga gawang saya berusia 38 tahun," ujar Herdman di Stadion Madya GBK, Jumat (22/5/2026).
"Jadi, jika Anda cukup bagus, baik muda maupun tua, bagi saya usia bukan masalah," tambahnya.
Herdman menjelaskan bahwa fokus terhadap pemain muda lebih banyak dilakukan pada fase uji coba dan pembangunan tim. Dalam periode tersebut, ia ingin melihat sejauh mana potensi dan kualitas para pemain muda Indonesia untuk masa depan.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Namun, situasi akan berbeda ketika Timnas Indonesia sudah mendekati turnamen besar. Pada fase itu, Herdman memastikan hanya pemain terbaik yang akan mendapatkan tempat di skuad Garuda tanpa memandang usia.
Menurut Herdman, kebutuhan tim dalam ajang resmi membuat pengalaman menjadi faktor yang juga sangat penting. Karena itu, pemain senior tetap memiliki peluang besar selama mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Nama Ezra Walian turut menjadi contoh dalam penjelasan Herdman terkait isu pemain senior. Ia memastikan absennya pemain Persik Kediri tersebut bukan karena faktor usia.
Herdman mengungkapkan bahwa Ezra sebenarnya tetap masuk dalam pantauannya. Akan tetapi, kondisi cedera serta urusan pribadi membuat sang pemain belum bisa bergabung dengan Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Selain Ezra Walian, nama Andik Vermansah yang tampil impresif bahkan menjadi raja assist di kasta kedua Liga Indonesia, Championship, musim ini juga bisa menjadi opsi untuk dipanggil.
Meski sudah berusia 34 tahun, Andik Vermansah tetap mampu tampil memukau dengan torehan 13 assist dan membantu Garudayaksa menjuarai Championship musim ini.
- instagram.com/garudayaksafc.official/
Lebih lanjut, mantan pelatih Timnas Kanada itu juga menjelaskan bahwa target besar Indonesia menuju Piala Dunia 2030 membuat proses regenerasi harus berjalan sejak sekarang. Karena itu, ia ingin memberikan kesempatan seluas mungkin kepada para pemain muda potensial untuk berkembang bersama tim nasional.
Meski demikian, Herdman menegaskan bahwa regenerasi bukan berarti menutup pintu bagi pemain yang lebih senior. Ia memastikan para pemain berpengalaman tetap dipantau dan berpeluang membela Timnas Indonesia jika mampu tampil konsisten.
"Jadi bagi saya, ketika Anda masih berjarak empat tahun dari Piala Dunia, Anda ingin memberi kesempatan kepada pemain muda. Anda akan melihat di skuad berikutnya ada beberapa pemain yang sangat muda," jelas Herdman.
"Namun, Anda harus menghormati pemain terbaik karena Anda harus menjadi yang terbaik untuk mewakili negara Anda. Hanya yang terbaik. Jadi bagi saya, usia bukan masalah," tutupnya.
(igp)
Load more