John Herdman Beri Klarifikasi Menohok Bawa-Bawa Piala Dunia Bantah Isu Diskriminasi Umur di Timnas Indonesia
- tvOnenews-Ilham Giovani
tvOnenews.com – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan bahwa tidak ada sekat atau batasan usia dalam menentukan pemanggilan pemain ke Skuad Garuda demi menghadapi rangkaian laga FIFA Matchday serta turnamen Piala AFF (ASEAN Championship) 2026.
Juru taktik asal Inggris tersebut memastikan pintu tim nasional selalu terbuka lebar bagi siapa pun yang mampu menunjukkan performa terbaik.
Saat ini, John Herdman dilaporkan telah mengantongi daftar nama 44 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (training center) yang akan digulirkan mulai Selasa, 26 Mei 2026 mendatang.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Rangkaian persiapan matang ini sengaja digenjot sebagai modal penting bagi Timnas Indonesia sebelum bentrok kontra Timnas Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026.
Dalam rilis skuad teranyar, sejumlah wajah baru tampak menghiasi daftar panggil Herdman, seperti Muhammad Riyandi, Alfharezzi Buffon, Brian Fatari, Wahyu Prasetyo, Arkhan Fikri, Rivaldo Pakpahan, Ricky Kambuaya, Rayhan Hannan, hingga Rizky Eka Pratama.
Kendati demikian, nama-nama pilar langganan seperti Emil Audero, Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, Beckham Putra, dan Ole Romeny dipastikan tetap aman di posisinya.
Sebelumnya, jagat sepak bola tanah air sempat dihebohkan dengan potongan wawancara Herdman yang mengindikasikan keengganannya memanggil pemain di rentang usia 28 hingga 36 tahun karena ingin fokus pada regenerasi.
Menanggapi polemik yang menggelinding liar tersebut, eks pelatih Timnas Kanada ini langsung memberikan klarifikasi tegas pada Jumat (22/5/2026).
"Oh, jika melihat sejarah karier saya, kapten saya di Piala Dunia 2022 lalu bersama Kanada bahkan berusia 40 tahun. Steven Vitoria berusia 36 tahun, dan penjaga gawang saya berumur 38 tahun," cetus John Herdman meluruskan pandangan miring publik.
"Jadi, jika Anda dinilai cukup bagus di lapangan, Anda berarti cukup muda atau cukup tua untuk bermain. Bagi saya pribadi, usia sama sekali tidak masalah. Saya pikir mungkin di masa lalu ada misi federasi untuk memberikan lebih banyak jam terbang kepada pemain muda. Tetapi ketika Anda sudah sedekat ini dengan pertandingan penting level AFC, ini murni tentang siapa pemain terbaik," tambahnya menyelipkan argumen taktis.
- tvOnenews-Ilham Giovani
Meski menyatakan memprioritaskan performa impresif di kompetisi liga domestik (Indonesian Super League), publik sempat mempertanyakan hilangnya tiga nama beken yang tengah naik daun, yakni kiper Teja Paku Alam, Adam Alis, dan penyerang Ezra Walian dari daftar 44 pemain terpilih.
Mengenai absennya Ezra Walian, Herdman mengaku telah melakukan pembicaraan empat mata secara mendalam dengan sang bomber dan menemukan kesepakatan bersama terkait kondisi kebugaran serta urusan personal sang pemain.
"Ezra Walian baru saja melewati musim yang hebat, tetapi saat ini dia sedang dibekap cedera dan memiliki masalah pribadi. Saya sudah berbicara secara detail dengannya dan kami mencapai kesepakatan terbaik," ungkap Herdman.
"Dia mungkin saja masih tersedia untuk memperkuat tim di ajang Piala AFF nanti, kita lihat saja. Tetapi untuk saat ini, dia sedang fokus memulihkan cederanya sekaligus menanti hari bahagia kelahiran buah hatinya. Dia adalah pemain yang sangat bagus," puji sang pelatih.
Walau tidak anti dengan keberadaan pemain senior, John Herdman tidak menampik bahwa dirinya memikul tanggung jawab besar untuk membangun fondasi jangka panjang demi meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Dunia 2030.
Oleh sebab itu, ia meminta publik bersabar menanti kejutan di daftar panggil periode berikutnya yang diklaim akan diisi oleh lebih banyak talenta daun muda berbakat.
"Bagi saya, ketika Anda menyisakan waktu tinggal empat tahun lagi menuju Piala Dunia, Anda tentu ingin mulai mencetak dan memberi kesempatan bagi talenta muda. Anda akan melihat beberapa pemain yang sangat muda di skuad berikutnya," tuturnya membocorkan rencana jangka panjang.
"Namun di sisi lain, Anda juga harus tetap menaruh rasa hormat kepada para pemain senior terbaik. Karena Anda harus menjadi yang terbaik untuk bisa mendapatkan kehormatan mewakili negara Anda. Hanya yang terbaik. Jadi bagi saya, sekali lagi usia bukanlah sebuah masalah," pungkas John Herdman mengakhiri keterangannya.
Load more