GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru 2 Kali Pimpin Timnas Indonesia, John Herdman Langsung Bongkar Masalah Dasar Skuad Garuda: Semua Pemain Harus Bisa Cetak Gol

Baru dua pertandingan memimpin Timnas Indonesia, John Herdman sudah mulai membaca persoalan mendasar yang selama ini membayangi permainan skuad Garuda.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:43 WIB
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Jakarta, tvOnenews.com - Baru dua pertandingan memimpin Timnas Indonesia, John Herdman sudah mulai membaca persoalan mendasar yang selama ini membayangi permainan skuad Garuda. Pelatih asal Kanada itu menilai Indonesia masih terlalu bergantung pada sosok striker murni untuk urusan mencetak gol.

Pandangan tersebut disampaikan Herdman usai melakukan evaluasi terhadap performa tim dalam agenda FIFA Series 2026 beberapa waktu lalu. Menurutnya, pola pikir seperti itu justru membuat permainan Indonesia menjadi mudah ditebak lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman menegaskan bahwa sepak bola modern tidak lagi hanya mengandalkan satu pemain di lini depan. Ia ingin seluruh pemain di lapangan memiliki keberanian dan naluri untuk ikut berkontribusi mencetak gol.

“Negara ini terus bicara soal nomor sembilan, soal striker murni. Indonesia butuh mentalitas bahwa semua pemain bisa mencetak gol,” ujar Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Pelatih berusia 50 tahun itu ingin mengubah cara berpikir para pemainnya secara perlahan. Ia berharap ancaman serangan Timnas Indonesia nantinya tidak hanya datang dari penyerang, tetapi juga dari lini tengah hingga sektor pertahanan.

Menurut Herdman, bek sayap modern harus berani membantu serangan dan masuk ke area berbahaya lawan. Begitu juga dengan gelandang bertahan yang dinilai perlu memiliki insting ofensif saat melihat peluang terbuka di depan gawang.

Dalam evaluasinya, Herdman melihat Indonesia sebenarnya sudah cukup baik saat membangun serangan dari lini belakang. Namun, permainan sering kehilangan arah ketika memasuki area sepertiga akhir lapangan.

Ia menilai para pemain masih terlalu ragu mengambil keputusan di area pertahanan lawan. Situasi tersebut membuat serangan Indonesia kerap berhenti sebelum benar-benar menjadi peluang berbahaya.

Herdman juga menyoroti gaya bermain Indonesia pada periode sebelumnya yang dianggap terlalu pasif. Skuad Garuda dinilai lebih nyaman menunggu momentum serangan balik dibandingkan mencoba mengontrol permainan secara agresif.

Karena itu, ia mulai menanamkan pendekatan baru kepada para pemainnya. Herdman ingin timnya lebih berani melakukan tekanan dan menambah jumlah pemain yang masuk ke area kotak penalti lawan.

Konsep “plus satu” menjadi salah satu hal yang kini mulai diterapkan dalam pola permainan Timnas Indonesia. Dalam skema tersebut, pemain lini kedua didorong aktif membantu serangan agar opsi mencetak gol semakin banyak.

Evaluasi itu muncul setelah Herdman mendampingi Indonesia dalam dua laga internasional pertamanya di FIFA Series 2026. Pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia tampil meyakinkan usai menang telak 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis.

Namun, performa berbeda terlihat ketika menghadapi Bulgaria. Tim Merah Putih kesulitan menciptakan peluang matang dan akhirnya kalah tipis 0-1 dari wakil Eropa tersebut.

Herdman mengakui progres permainan tim sebenarnya sudah mulai terlihat. Aliran bola dari lini belakang menuju tengah lapangan berjalan lebih rapi dibandingkan sebelumnya.

Meski begitu, ia menilai kreativitas dan penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi skuad Garuda. Hal tersebut kini menjadi fokus utama dalam agenda pemusatan latihan tim nasional.

“Dua pertiga lapangan sudah bagus, tetapi sepertiga akhir masih banyak kekurangan. Kami akan memperbaikinya di kamp ini,” kata Herdman.

Pendekatan baru yang dibawa Herdman memang membutuhkan waktu untuk berkembang. Namun, pelatih asal Kanada itu tampaknya ingin membangun Timnas Indonesia dengan identitas permainan yang lebih berani, agresif, dan tidak lagi bergantung pada satu sosok penyerang saja.

(sub)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro Kini Tembus Pasar Onliner dan Marketplace, Modal Kecil, Dampaknya Besar

Cara Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro Kini Tembus Pasar Onliner dan Marketplace, Modal Kecil, Dampaknya Besar

Tantangan terbesar pengusaha ultra mikro sebenarnya bukan hanya soal modal. Banyak pelaku usaha kecil kesulitan berkembang karena minim akses pelatihan, keterampilan promosi
Meski Jay Idzes Dipanggil ke Timnas Indonesia, Bung Ropan Prediksi Sang Kapten Tak Dimainkan Full Time oleh John Herdman

Meski Jay Idzes Dipanggil ke Timnas Indonesia, Bung Ropan Prediksi Sang Kapten Tak Dimainkan Full Time oleh John Herdman

Peran Jay Idzes sebagai jenderal lapangan tengah sangat krusial. Tak ayal, meskipun nantinya ia gabung Timnas Indonesia, Idzes mungkin tak bisa main full time.
Bukan Cuma Diskon, Strategi Kolaborasi Lifestyle dan Kuliner Kini Jadi Cara Baru Menarik Wisatawan

Bukan Cuma Diskon, Strategi Kolaborasi Lifestyle dan Kuliner Kini Jadi Cara Baru Menarik Wisatawan

Salah satu tren yang berkembang pesat adalah kolaborasi antara maskapai penerbangan dengan sektor lifestyle, hiburan, hingga kuliner untuk menciptakan pengalaman perjalanan
Ketika Persib dan Bobotoh Saling Pegang Janji untuk Rayakan Juara dengan Elegan, Tamatkan Sejarah Liga Indonesia

Ketika Persib dan Bobotoh Saling Pegang Janji untuk Rayakan Juara dengan Elegan, Tamatkan Sejarah Liga Indonesia

Ketakutan gelar juara hilang di depan mata pun mulai dirasakan ketika Persijap memberikan perlawanan pada Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). 
Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih ke Warga Jabar soal Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: Pemimpin Tak Selalu Disukai

Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih ke Warga Jabar soal Kritik Pembongkaran PKL di Trotoar Bandung: Pemimpin Tak Selalu Disukai

Menanggapi kritik panas soal penolakan pembongkaran PKL, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan respons dengan kepala dingin dan juga cukup menarik.
Bojan Hodak: Semuanya Hanya Akan Mengingat Ini, Momen Persib Bandung Juara!

Bojan Hodak: Semuanya Hanya Akan Mengingat Ini, Momen Persib Bandung Juara!

Bojan Hodak justru menyebut musim ini sebagai salah satu perjalanan paling berat sepanjang dirinya menangani Persib Bandung. Di balik keberhasilan besar itu

Trending

27 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Bandung dan Sekitarnya

27 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Bandung dan Sekitarnya

Artikel ini menyajikan informasi lengkap terkait lokasi nobar gratis laga penentu Persib vs Persijap di Bandung dan sekitarnya, Sabtu (23/5) pukul 15.30 WIB.
Respons Menohok AHY Terkait Padamnya Listrik di Sumatera

Respons Menohok AHY Terkait Padamnya Listrik di Sumatera

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono melontarkan respons menohok terkait peristiwa padamnya listrik atau blackout
Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Megawati Hangestri jadi rebutan pelatih klub-klub liga voli putri Korea Selatan seperti Red Sparks dan Hillstate, agen pemain Chris Kim ungkapkan alasannya.
Pigai sebut Begal Tidak Boleh Ditembak Mati, Polda Metro: Nyawa Masyarakat Prioritas Utama

Pigai sebut Begal Tidak Boleh Ditembak Mati, Polda Metro: Nyawa Masyarakat Prioritas Utama

Menteri HAM RI Natalius Pigai, yang menyatakan begal tidak boleh ditembak mati. Sontak, hal ini menyedot perhatian dan menuai komentar publik hingga Polda Metro
Reaksi KDM usai Didesak Hadirkan Mantan Istri dan Anak Aman Yani di Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Reaksi KDM usai Didesak Hadirkan Mantan Istri dan Anak Aman Yani di Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan mengundang mantan istri & anak Aman Yani guna sikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
14 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Jawa Barat dan Sekitarnya

14 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Jawa Barat dan Sekitarnya

Akses informasi mengenai lokasi nobar gratis laga penentu juara Super League 2025/2026 antara Persib vs Persijap di Jawa Barat dan sekitarnya, Sabtu sore (23/5)
Pengakuan Mengejutkan Ilma Sani saat Dibawa ke Kantor Grib Jaya: Banyak Kata-kata Tidak Pantas

Pengakuan Mengejutkan Ilma Sani saat Dibawa ke Kantor Grib Jaya: Banyak Kata-kata Tidak Pantas

Mencuat pengakuan mengejutkan Ilma Sani Fitriana, Anak penulis Ahmad Bahar yang diduga diintimidasi Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT