Bukan di GBK! Timnas Indonesia Resmi Pindah Markas ke Bogor untuk Piala AFF 2026
- PSSI
Stadion Pakansari sendiri memiliki kapasitas sekitar 30 ribu penonton. Jumlah tersebut dinilai cukup ideal untuk menampung suporter Timnas Indonesia saat menghadapi Kamboja dan Vietnam.
Dengan kapasitas tersebut, PSSI berharap atmosfer pertandingan tetap terjaga tanpa harus menggunakan stadion berkapasitas lebih dari 70 ribu penonton seperti SUGBK. Langkah ini juga dianggap lebih efektif dari sisi operasional penyelenggaraan pertandingan.
"Karena kita lihat juga ya, pertandingan-pertandingan di fase grup kita kayaknya agak sulit kalau kita berharap ada 60 ribu penonton," kata Marsal.
"Jadi Pakansari rasanya punya kapasitas yang pas buat kita menggelar dua laga kandang fase grup, yaitu melawan Vietnam dan Kamboja," sambungnya.
Selain persoalan kapasitas, kondisi Stadion Pakansari juga sempat menjadi sorotan. Stadion yang mulai beroperasi pada 2014 itu sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian atap yang memerlukan perbaikan.
Meski demikian, Marsal memastikan persoalan tersebut kini sudah tertangani. PSSI juga telah melakukan pengecekan langsung untuk memastikan stadion layak digunakan sebagai markas Timnas Indonesia.
Pada bulan ini, Stadion Pakansari memang terlihat menjalani sejumlah pekerjaan renovasi. Fokus perbaikan dilakukan pada bagian atap yang sempat rusak serta peningkatan kualitas lapangan agar siap digunakan untuk pertandingan internasional.
Menurut Marsal, waktu persiapan yang masih cukup panjang membuat seluruh proses renovasi dapat diselesaikan tanpa kendala berarti. Dengan demikian, stadion tersebut diyakini siap menyambut laga kandang Timnas Indonesia pada akhir Juli mendatang.
"Aman-aman kondisinya, tim PSSI sudah ke sana kemarin. Artinya persiapannya kan masih cukup ada waktu. Pertandingan kita juga setelah Piala Dunia 2026, sekitar akhir Juli, jadi masih ada waktu dan tidak ada masalah," pungkas Marsal.
(igp/sub)
Load more