John Herdman Kena Sindir Media Vietnam, Dianggap Tak Yakin Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Golden Star Warriors
- Timnas Indonesia/kita garuda id
tvOnenews.com - Pernyataan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelang Piala AFF 2026 justru memancing reaksi tajam dari media Vietnam.
Alih-alih melihatnya sebagai sikap realistis, sejumlah media di Negeri Naga Biru menilai ucapan pelatih asal Inggris tersebut sebagai tanda keraguan menghadapi Vietnam.
Piala AFF 2026 yang akan berlangsung mulai 21 Juli hingga 27 Agustus mendatang memang diprediksi menghadirkan persaingan sengit.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Dalam persiapannya, John Herdman memilih mengandalkan pemain-pemain yang tampil di kompetisi domestik.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Para pemain tersebut akan lebih dulu dievaluasi melalui agenda FIFA Matchday pada Juni sebelum skuad final ditentukan.
Saat memberikan keterangan kepada media di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Jumat (22/5/2026), Herdman menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membangun proses yang benar daripada membicarakan target juara.
"Kalau proses dan mentalitas benar, hasil akan mengikuti," kata John Herdman pada Jumat (22/5/2026) di Stadion Madya Gelora Bung Karno.
Mantan pelatih tim nasional Kanada itu juga menolak membicarakan peluang juara terlalu dini.
Baginya, yang terpenting adalah fokus menghadapi satu pertandingan demi satu pertandingan.
"Lawan pertama siapa? Kamboja. Itu saja fokus kami. Lawan Kamboja, kami bertarung dan menang," ujar Herdman.
"Lalu laga berikutnya (lawan Vietnam), saya tidak mau bicara soal kami harus juara," sambungnya lagi.
Namun pernyataan tersebut justru ditafsirkan berbeda oleh media Vietnam.
Mereka menilai Herdman tidak menunjukkan keyakinan penuh bahwa Timnas Indonesia mampu mengalahkan Vietnam di fase grup.
Media Vietnam, Soha.vn, secara terang-terangan menyebut sikap Herdman sebagai indikasi bahwa pelatih Garuda menyadari beratnya tantangan menghadapi Golden Star Warriors.
"Tampaknya bahkan pelatih Indonesia pun tidak yakin dengan kemampuan timnya untuk menang melawan Vietnam," tulis Soha.vn.
Dalam ulasannya, media tersebut menyoroti bagaimana Herdman lebih banyak berbicara mengenai laga melawan Kamboja dibanding duel yang akan mempertemukan Indonesia dan Vietnam.
Bagi mereka, fokus tersebut menunjukkan bahwa pertandingan kontra Vietnam dipandang sebagai laga yang jauh lebih sulit bagi Timnas Indonesia.
"Pelatih John Herdman menyatakan bahwa ia harus menang melawan Kamboja di pertandingan pembuka, tetapi tidak saat melawan Vietnam," tulis laporan Soha VN.
"Berdasarkan pernyataan itu, tampaknya pelatih John Herdman sendiri tidak terlalu yakin bisa menang melawan Vietnam di fase grup Piala AFF 2026," imbuh laporan tersebut.
Kepercayaan diri media Vietnam bukan tanpa alasan. Mereka merasa posisi tim nasional mereka kini jauh lebih kuat dibanding beberapa tahun terakhir.
Seperti diketahui, Vietnam sempat mengalami masa sulit ketika ditangani Philippe Troussier.
Pada periode tersebut, mereka beberapa kali gagal meraih hasil maksimal saat menghadapi Timnas Indonesia.
Namun situasi mulai berubah setelah Kim Sang-sik mengambil alih kursi kepelatihan.
Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu dianggap berhasil mengembalikan mental juara Golden Star Warriors.
Menurut Soha.vn, titik balik kebangkitan Vietnam terjadi pada Piala AFF 2024 ketika mereka berhasil mengalahkan Indonesia dalam pertandingan penting yang berlangsung di Stadion Viet Tri.
"Titik balik terjadi di Piala AFF 2024 dalam pertandingan penting di Stadion Viet Tri," tulis Soha.vn melanjutkan.
"Di bawah asuhan pelatih Kim Sang-sik, mengalahkan Indonesia 1-0 berkat gol dari Nguyen Quang Hai," tambahnya.
Kemenangan tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap kepercayaan diri para pemain Vietnam.
Hasil itu sekaligus mengakhiri periode sulit mereka saat berhadapan dengan skuad Garuda.
Tak hanya itu, media Vietnam juga merasa tim mereka kini memiliki kekuatan yang lebih lengkap berkat kehadiran sejumlah pemain naturalisasi berkualitas.
Kombinasi pemain lokal dan tenaga baru dari luar negeri diyakini membuat Vietnam semakin berbahaya menjelang Piala AFF 2026.
"Dibandingkan dengan tahun 2024, tim Vietnam saat ini bisa jadi lebih kuat dengan kombinasi duo naturalisasi Xuan Son dan Hoang Hen," pungkas Soha.vn.
Meski mendapat sindiran dari media Vietnam, pernyataan John Herdman sejatinya lebih menunjukkan pendekatan realistis dalam membangun tim.
Sang pelatih tampak tidak ingin anak asuhnya terlena oleh ambisi besar sebelum kompetisi dimulai.
Namun satu hal yang pasti, duel Timnas Indonesia kontra Vietnam diprediksi kembali menjadi salah satu laga paling panas dan paling dinanti di Piala AFF 2026.
Dengan rivalitas panjang yang sudah terjalin selama bertahun-tahun, pertemuan kedua tim berpotensi menjadi penentu siapa yang akan melangkah sebagai penguasa Grup A.
(tsy)
Load more