Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026
- FIFA.com
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tidak terlalu mempermasalahkan keterlambatan Mathew Baker untuk bergabung dengan skuad Garuda Muda. Ia yakin chemistry tim tetap terjaga meski sang pemain belum hadir sejak awal turnamen.
Saat ini Timnas Indonesia U-19 tengah mematangkan persiapan jelang laga perdana Piala AFF U-19 2026. Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Myanmar pada Senin malam (1/6/2026) di Stadion Utama Sumatera Utara.
Turnamen kali ini diprediksi berlangsung ketat sejak fase grup. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste yang sama-sama datang dengan persiapan serius.
Di tengah persiapan tersebut, Indonesia dipastikan belum bisa diperkuat Mathew Baker. Bek muda yang bermain di Liga Australia itu masih menjalani tugas bersama Timnas Indonesia senior.
Nova Arianto memahami situasi tersebut karena Baker memang sedang dibutuhkan oleh tim senior. Menurutnya, kesempatan tampil di level senior juga penting untuk perkembangan sang pemain.
“Pastinya saat ini Baker belum bisa tiba dan direncanakan dirinya akan tiba setelah semua kegiatan bersama Timnas Senior selesai,” ujar Nova Arianto dalam konferensi pers.
Sebelumnya, Baker dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia senior di Jakarta pada 26 hingga 30 Mei 2026. Pemanggilan itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda FIFA Matchday.
Pelatih Timnas Indonesia senior, John Herdman, kemudian memutuskan mempertahankan Baker di skuad utama. Keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih melihat perkembangan dan potensi sang pemain selama pemusatan latihan berlangsung.
Timnas Indonesia senior sendiri dijadwalkan menjalani dua laga persahabatan internasional. Skuad Garuda akan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026.
Situasi tersebut membuat Baker harus melewatkan seluruh pertandingan fase grup bersama Timnas Indonesia U-19. Jadwal yang bertabrakan membuat sang pemain tidak memungkinkan tampil untuk dua tim sekaligus.
Meski begitu, Nova Arianto mengaku tidak khawatir soal adaptasi maupun chemistry tim. Ia percaya Baker tetap bisa cepat menyatu dengan permainan Garuda Muda saat nanti bergabung.
Menurut Nova, sebagian besar pemain Timnas Indonesia U-19 sudah saling mengenal cukup lama. Fondasi permainan tim juga disebut sudah terbentuk sejak mereka tampil bersama di level internasional sebelumnya.
“Mengenai chemistry atau secara taktikal saya pikir tidak begitu masalah karena hampir 60 persen rata-rata pemain U-19 adalah jebolan World Cup U-17,” jelas Nova.
Ia menilai pengalaman tampil bersama di turnamen besar membuat para pemain lebih mudah memahami satu sama lain di lapangan. Hal itu juga diyakini akan membantu Baker beradaptasi lebih cepat ketika kembali ke skuad U-19.
“Jadi saya pikir secara pemahaman taktikal juga Baker akan lebih mudah beradaptasi karena sudah sering bersama teman-temannya,” lanjut pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Berdasarkan jadwal yang ada, Baker baru bisa menyusul Timnas Indonesia U-19 setelah agenda bersama tim senior selesai. Namun, peluang itu hanya terbuka jika Garuda Muda berhasil lolos ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026.
Apabila Timnas Indonesia mampu melangkah ke empat besar pada 11 Juni mendatang, Baker diperkirakan sudah dapat kembali bergabung. Kehadirannya diharapkan bisa menambah kekuatan lini belakang Garuda Muda dalam persaingan menuju gelar juara.
(sub)
Load more