Pihak Vietnam Ngaku Gemetar Lihat Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0, Skuad John Herdman Disebut Monster Menakutkan di Piala ASEAN 2026
- Instagram @timnasindonesia
tvOnenews.com – Kemenangan telak nan impresif yang diraih Timnas Indonesia atas Oman dengan skor 3-0 dalam laga uji coba internasional rupanya langsung memantik sorotan tajam di kawasan Asia Tenggara.
Media terkemuka asal Vietnam, Soha, bahkan secara terang-terangan mengaku ketar-ketir dan gemetar melihat ledakan performa memukau anak asuh John Herdman.
Dalam artikel analisisnya, Soha menuliskan bahwa armada Merah Putih sukses mempertontonkan kekuatan yang sangat meyakinkan di hadapan sekitar 77.000 pasang mata yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
- Instagram @timnasindonesia
Skuad Garuda dinilai berhasil menampilkan salah satu performa terbaiknya sepanjang sejarah saat bersua wakil tangguh dari Asia Barat tersebut.
"Tim Indonesia menunjukkan kekuatannya dengan penampilan yang sangat meyakinkan. Sebanyak 77.000 penonton di Stadion Gelora Bung Karno menyaksikan salah satu penampilan terbaik tim nasional Indonesia melawan lawan dari Asia Barat," tulis media Vietnam tersebut mengawali laporannya.
Soha secara detail membedah jalannya laga di mana Justin Hubner sukses memecah kebuntuan lewat gol sundulan pada menit ke-12. Keunggulan tersebut digandakan oleh Ole Romeny pada menit ke-27 yang jeli memanfaatkan blunder fatal lini belakang Oman.
Tak hanya tajam di lini serang, ketangguhan sektor pertahanan Indonesia juga mendapat pujian setelah sang penjaga gawang berhasil menepis eksekusi penalti Oman pada menit ke-38, sebelum akhirnya Ragnar Oratmangoen mengunci kemenangan menjadi 3-0 di menit ke-56.
Dominasi mutlak Indonesia semakin sahih lewat catatan statistik babak pertama, di mana Rizky Ridho dan kolega mampu memegang kendali permainan dengan penguasaan bola mencapai 65% serta unggul mutlak dalam jumlah melepaskan tembakan ke arah gawang.
Media Vietnam tersebut mengakui jika tim-tim elite ASEAN seperti Vietnam, Thailand, ataupun Filipina memang tercatat pernah menundukkan tim asal Asia Barat.
- Instagram @justinhubner5
Namun, kemenangan dengan margin skor mencolok dan gaya main yang mendominasi total seperti yang diperagakan Indonesia dinilai sebagai fenomena yang sangat langka terjadi.
Terlebih, Oman merupakan negara yang saat ini nangkring di peringkat ke-79 FIFA—berada jauh di atas Thailand (94) sebagai tim peringkat teratas di Asia Tenggara. Oman juga merupakan tim tangguh yang sempat melibas Vietnam dalam dua pertemuan pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu.
Hal yang membuat publik Vietnam kian cemas adalah kenyataan bahwa Timnas Indonesia saat ini belum berada di kekuatan penuhnya.
Dalam laga kontra Oman, pelatih John Herdman bahkan belum menurunkan sang kapten utama, Jay Idzes, yang kini merumput di kasta tertinggi Liga Italia (Serie A) bersama Sassuolo.
Ditambah lagi, PSSI dilaporkan tengah mengebut proses naturalisasi terhadap lima pemain keturunan lain bentukan Eropa.
Situasi meledaknya performa Indonesia ini dinilai menjadi sinyal bahaya dan melahirkan kekhawatiran besar bagi pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, yang dibebani target tinggi pada ajang Piala ASEAN FIFA 2026 mendatang.
Berbeda dari edisi-edisi Piala AFF konvensional sebelumnya, regulasi baru Piala ASEAN FIFA kali ini akan diselenggarakan sepenuhnya di dalam kalender resmi FIFA Matchday.
Artinya, keuntungan besar berada di pihak Indonesia karena John Herdman dipastikan bisa memanggil seluruh komoditas terbaiknya, termasuk para bintang naturalisasi yang merumput di Eropa.
Vietnam sendiri memiliki memori kelam dan trauma mendalam saat bersua tim dengan kiblat naturalisasi. Mereka pernah digulung 0-4 oleh Malaysia yang kala itu menumpuk tujuh pemain naturalisasi.
Lebih dekat lagi, memori buruk kekalahan memalukan 0-3 dari Indonesia di Stadion My Dinh yang berujung pemecatan pelatih Philippe Troussier juga masih membekas nyata.
Meskipun Pelatih Kim Sang-sik terbukti taktis di level junior dengan membawa Vietnam U-23 meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia, level senior dinilai menyajikan tingkat kesulitan yang jauh berbeda.
Soha menilai, kendati Vietnam telah memperkuat diri dengan memasukkan striker naturalisasi seperti Nguyen Xuan Son dan Do Hoang Hen, tantangan mahaberat tetap membentang di depan mata Pelatih Kim jika harus bentrok dengan kekuatan mengerikan Skuad Garuda saat ini.
Load more