News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Menohok Erick Thohir Usai Pelatih Oman Merasa Tertipu dengan Ranking FIFA Timnas Indonesia: Main yang Benar Aja Lah

Ketua Umum PSSI Erick Thohir melontarkan respons menohok setelah pelatih Oman menilai peringkat FIFA Timnas Indonesia tidak mencerminkan kualitas sebenarnya.
Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Balas Komentar Pelatih Oman Soal Ranking FIFA Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir melontarkan respons menohok setelah pelatih Oman menilai peringkat FIFA Timnas Indonesia tidak mencerminkan kualitas sebenarnya. Erick menegaskan sepak bola tidak bisa dinilai hanya dari angka dalam ranking dunia.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja mencatat kemenangan bersejarah saat menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0. Hasil itu sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun untuk kembali mengalahkan wakil Timur Tengah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, skuad Garuda tampil efektif sepanjang pertandingan. Tiga gol kemenangan dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Kemenangan itu membuat pelatih Oman, Tarik Sektioui, memberikan pengakuan khusus kepada Timnas Indonesia. Ia menilai kualitas permainan Garuda jauh lebih baik dibandingkan posisi mereka di ranking FIFA saat ini.

“Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim Indonesia telah berkembang pesat, peringkat mereka saat ini tidak mencerminkan kualitas permainan yang sebenarnya,” ujar Tarik Sektioui usai laga.

Komentar tersebut kemudian mendapat tanggapan langsung dari Erick Thohir. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu meminta semua pihak melihat sepak bola secara objektif tanpa terjebak pada persepsi ranking semata.

“Ya, kita jangan saling tipu, ya kita saling main yang benar aja lah,” kata Erick Thohir kepada awak media.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Erick menilai hasil pertandingan sepak bola modern semakin sulit diprediksi. Perbedaan kualitas antartim nasional kini tidak lagi sejauh beberapa dekade lalu.

Ia mencontohkan sejumlah hasil mengejutkan yang terjadi di level internasional. Menurutnya, negara dengan peringkat lebih rendah kini mampu memberikan perlawanan sengit terhadap tim-tim besar dunia.

“Karena kembali di sepak bola itu kita bisa lihat di Piala Dunia juga kemarin, Irak sama Spanyol satu-satu ya,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Erick mengatakan hasil seperti itu menunjukkan bahwa ranking bukan jaminan mutlak sebuah tim akan meraih kemenangan.

“Nanti kalau Spanyol bilang, ‘Ini Irak nipu kita juga’, ternyata nyatanya pertandingan mereka berakhir satu-satu gitu kan,” lanjutnya.

Karena itu, Erick menekankan pentingnya pembangunan sepak bola dari akar rumput. Menurutnya, pembinaan usia muda, kompetisi yang sehat, serta pengembangan talenta harus terus diperkuat.

“Jadi semua negara memang harus benar-benar membangun grassroots-nya, kompetisinya dibangun, pengembangan diaspora juga di seluruh dunia harus tetap terjangkau,” tegasnya.

Erick menyadari pekerjaan rumah PSSI masih sangat besar. Namun, ia memastikan federasi akan terus bekerja keras untuk menjaga tren positif yang tengah dibangun Timnas Indonesia.

“Ya memang kompleksitas di sepak bola makin hari makin menantang dan kita PSSI harus makin, makin, terus bekerja keras,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah sukses mengalahkan Oman, Timnas Indonesia kini mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Mozambik dalam lanjutan FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam WIB.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Gadis Cantik Asal Samosir Meninggal Usai Operasi Ambeien, Kondisi Mendadak Kritis Setelah Disuntik Obat

Viral Gadis Cantik Asal Samosir Meninggal Usai Operasi Ambeien, Kondisi Mendadak Kritis Setelah Disuntik Obat

Kisah Dewi Sartika Sitinjak, perempuan 24 tahun asal Samosir, Sumatera Utara, tengah viral di media sosial. Dewi meninggal dunia usai jalani operasi ambeien.
Ekshumasi Dilakukan 20 Hari Pascatewasnya Sutrimo, Dokter Forensik Sebut Jenazah Sudah dalam Proses Pembusukan

Ekshumasi Dilakukan 20 Hari Pascatewasnya Sutrimo, Dokter Forensik Sebut Jenazah Sudah dalam Proses Pembusukan

Dokter forensik mengungkap kondisi jenazah Sutrimo yang dilakukan ekshumasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/2026) setelah 20 hari meninggal dunia.
Status Terakhir Siswi SMK yang Tewas Tertemper KRL Jurangmangu: "Bout To Attempt, Sorry If Your Train Got Delayed"

Status Terakhir Siswi SMK yang Tewas Tertemper KRL Jurangmangu: "Bout To Attempt, Sorry If Your Train Got Delayed"

Postingan terakhir siswi SMK berinisial AP sebelum tewas tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu menjadi sorotan. Polisi meminta publik menunggu hasil
Jelang UFC 330, Ian Machado Garry Sesumbar Lawan-lawannya Jauh Lebih Berbahaya daripada Islam Makhachev

Jelang UFC 330, Ian Machado Garry Sesumbar Lawan-lawannya Jauh Lebih Berbahaya daripada Islam Makhachev

Ian Machado Garry percaya diri jelang menghadapi Islam Makhachev di UFC 330. Petarung Irlandia itu bahkan mengklaim telah menghadapi lawan-lawan lebih berbahaya
81 Pesawat dan Helikopter Unjuk Kekuatan di Gladi HUT RI, Prasetyo: Manuver Heli Bikin Deg-degan

81 Pesawat dan Helikopter Unjuk Kekuatan di Gladi HUT RI, Prasetyo: Manuver Heli Bikin Deg-degan

Persiapan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia memasuki tahap gladi di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026).
2 Rencana Terakhir Siswi SMK Sebelum Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

2 Rencana Terakhir Siswi SMK Sebelum Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Siswi kelas X berinisial A tewas tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. Polisi masih menyelidiki kronologi dan penyebab kejadian.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT