Bukan Marselino Ferdinan, John Herdman Punya Wonderkid Andalan Baru Timnas Indonesia
- AFC - tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Saking kepincutnya, Herdman memberikan sinyal kuat bahwa ia siap menggaransi satu tempat bagi Dony untuk menjadi pilar andalan di putaran final Piala Asia 2027 mendatang.
“Dan kita semakin mengenal Dony Tri setiap kali dia bermain. Baik itu sebagai bek sayap kiri, bek sayap kanan, dia menunjukkan bahwa dia memiliki fleksibilitas untuk beroperasi di kedua sisi lapangan, yang, Anda tahu, saya pikir itu sangat menarik,” urai Herdman mendalam.
“Jadi ya, dia pasti berkembang dalam peran internasionalnya, dan saya pikir di masa depan, dia akan berusaha untuk memperebutkan posisi starter di AFC (Piala Asia 2027). Saya pikir dia sekarang memberi peringatan kepada banyak pemain senior. Sangat menyenangkan untuk melihatnya,” ancam Herdman secara tidak langsung kepada para pemain senior.
- tvOnenews-Ilham Giovani
Sejatinya, kedalaman skuad Timnas Indonesia di sektor bek kiri saat ini tergolong sangat gemuk dan mewah.
Di era kepelatihan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert sebelumnya, posisi ini mutlak menjadi milik Calvin Verdonk.
Namun, di bawah kendali taktis John Herdman, Verdonk justru digeser dan lebih sering dioptimalkan sebagai gelandang bertahan (defensive midfielder).
Di sisi lain, Nathan Tjoe-A-On yang dipercaya tampil sejak menit awal saat melumat Oman juga berhasil mempertontonkan performa yang solid dan memikat mata penonton.
Kondisi ini membuat Dony Tri Pamungkas harus bersaing ketat dengan Dean James dan Shayne Pattynama.
Untuk bulan ini, James terpaksa absen akibat masalah kebugaran yang belum fit 100%, sementara Pattynama harus menepi dari panggilan negara akibat menjalani sanksi skorsing kartu merah.
Melejitnya performa Dony Tri yang dibarengi garansi pujian dari John Herdman jelas menjadi lampu kuning bagi James dan Pattynama jika ingin kembali merebut posisinya.
Terlebih, di level klub bersama Persija Jakarta, Pattynama juga dilaporkan kalah saing dengan performa konsisten Dony.
Kendati demikian, persaingan di sektor bek kiri ini dipastikan tetap berjalan adil dan terbuka. Ketiga nama tersebut masih memiliki waktu sekitar setengah tahun ke depan untuk membuktikan kualitas terbaik mereka demi mengamankan satu tempat utama di sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia.
Load more