News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Kamis, 11 Juni 2026 - 08:45 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto (tengah).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Media Vietnam tiba-tiba membahas soal taktik curang setelah timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 tak lama usai kalah lawan Timnas Indonesia U19 asuhan Nova Arianto.

Vietnam awalnya merasa yakin dengan 2 kemenangan telak di babak grup sehingga hanya perlu menahan imbang Timnas Indonesia U19 untuk bisa lolos ke semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga Timnas Indonesia U19 vs Vietnam pun berlangsung sengit, terutama ketika skor berubah menjadi 1-1 menjelang akhir pertandingan.

Kemudian terciptalah gol penentu kemenangan Timnas Indonesia U19 lewat titik penalti setelah pemain Vietnam dianggap melakukan pelanggaran di area terlarang.

Keputusan wasit untuk memberikan penalti menjadi kontroversi besar di mata media Vietnam.

Hal ini wajar karena memang keputusan wasit tersebut sangat berkontribusi terhadap hasil akhir yang merugikan Vietnam.

Akhirnya Vietnam harus tersingkir dari Piala AFF U19 2026 setelah kalah saing dalam peringkat kedua terbaik.

Sementara Timnas Indonesia U19, Australia, Thailand, dan Kamboja akan bersaing di semifinal.

Media Vietnam kemudian membuat artikel yang menyoroti persoalan taktik curang dalam turnamen kelompok umur.

"Vietnam U19 tersingkir: Sepak bola usia muda tidak dapat berkembang melalui taktik curang," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Menang dan kalah, atau bahkan tim U19 tersingkir lebih awal, adalah hal yang biasa terjadi dalam olahraga. Tetapi dalam sepak bola usia muda, beberapa kegagalan tidak hanya tercermin di papan skor," lanjutnya.

Media Vietnam tersebut memang tidak menyatakan secara langsung siapa yang disebut telah melakukan taktik curang selama Piala AFF U19 2026.

Namun yang jelas, taktik curang tersebut dinilai merugikan pihak Vietnam.

"Tim U19 Vietnam tersingkir dari Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026 di babak penyisihan grup setelah kalah dari Indonesia dan kemudian bermain imbang melawan Australia. Namun, kekhawatiran sebenarnya bukanlah penalti di menit-menit akhir yang menyebabkan kekalahan 1-2 Vietnam dari tuan rumah Indonesia dan akhirnya tersingkirnya mereka, melainkan bagaimana tim Vietnam menyerah pada taktik tidak sportif di usia di mana mereka seharusnya diajarkan untuk bermain sepak bola yang adil dan kreatif," tulis media Vietnam, Soha.

"Jika hanya melihat perjalanan itu saja, bisa dikatakan tim U19 Vietnam kurang beruntung. Penalti yang kontroversial, hasil yang tidak diinginkan di grup lain, dan format yang membuat tim peringkat kedua harus menunggu nasib mereka," lanjutnya.

Media Vietnam menyoroti penggunaan taktik yang mereka anggap curang dalam Piala AFF U19 2026. 

"Kesalahan-kesalahan itu dapat diperbaiki melalui pelatihan, pengalaman, dan waktu. Tetapi ketika sebuah tim muda mulai menggunakan taktik curang, ketika para pelatih dewasa juga ikut serta dalam perilaku tidak sportif, masalahnya bukan lagi sekadar tentang profesionalisme," tulis media Vietnam, Soha.

"Sepak bola tingkat atas bukanlah sesuatu yang naif. Dalam permainan profesional, Anda masih melihat tarik-menarik baju yang halus, situasi yang mengganggu ritme permainan, cara untuk menekan wasit, dan taktik psikologis terhadap lawan. Tetapi ada garis yang sangat jelas: kecerdasan taktis berbeda dari trik kotor; ketenangan berbeda dari perilaku tidak sportif; mengendalikan permainan berbeda dari mengganggu ritme dengan gerakan yang tidak pantas," lanjutnya.


(far)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Striker muda Timnas Indonesia, Adrian Wibowo, kembali dapat kesempatan bersama tim utama FC Wacker Innsbruck. Namun, penyerang tersebut harus telan kekecewaan.
Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini berpeluang jadi momen bersejarah bagi pembalap asal Italia, Kimi Antonelli dan Mercedes.
DPR Usulkan Penyiraman Hutan Rutin Saat Kemarau untuk Cegah Kebakaran

DPR Usulkan Penyiraman Hutan Rutin Saat Kemarau untuk Cegah Kebakaran

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyoroti kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang tembus hampir 20 ribu titik api.
Hasil Super League 2026-2027: Java United Tumbangkan Bhayangkara FC 2-0, Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla Jadi Pahlawan

Hasil Super League 2026-2027: Java United Tumbangkan Bhayangkara FC 2-0, Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla Jadi Pahlawan

Java United FC meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC. Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla menjadi pencetak gol kemenangan tuan rumah.
Menteri LH Sebut Akan Audit Perusahaan Sumber Pencemaran Ekosistem Danau Toba

Menteri LH Sebut Akan Audit Perusahaan Sumber Pencemaran Ekosistem Danau Toba

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, akan membentuk tim audit lingkungan untuk mengusut sumber pencemaran
Selundupkan 159 Pil Alprazolam ke Lapas Tulungagung, Istri Napi Narkoba Ditangkap

Selundupkan 159 Pil Alprazolam ke Lapas Tulungagung, Istri Napi Narkoba Ditangkap

Upaya penyelundupan narkotika digagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung, Jawa Timur.

Trending

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT