Media Vietnam Mulai Curiga, Timnas Indonesia Disebut Siapkan 2 Pemain Naturalisasi Lagi
- instagram.com/mfcbulls/
tvOnenews.com - Rencana Timnas Indonesia menambah kekuatan lewat jalur naturalisasi kembali menjadi sorotan, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga di Asia Tenggara.
Kali ini, perhatian datang dari Vietnam setelah proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker mendapat persetujuan dari Komisi X DPR RI.
Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa skuad Garuda belum berhenti memperkuat diri jelang agenda penting berikutnya, termasuk ASEAN Championship 2026.
Situasi itu pula yang membuat media Vietnam mulai menaruh perhatian lebih besar terhadap perkembangan Timnas Indonesia, terlebih kedua tim dipastikan akan berada dalam jalur persaingan yang sama.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif lampu hijau yang diberikan Komisi X DPR RI terhadap dua pemain keturunan tersebut.
Menurut Erick, naturalisasi bukan sekadar menambah nama di daftar pemain, melainkan bagian dari strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk memperkuat kualitas tim nasional.
"Ini wujud nyata sinergi yang luar biasa antara pemerintah, wakil rakyat, dan federasi dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional," ujar Erick Thohir.
Pernyataan Erick menegaskan bahwa proyek naturalisasi yang dijalankan PSSI tidak berdiri sendiri, melainkan berjalan melalui jalur formal dan mendapat dukungan dari banyak pihak.
Dengan kata lain, federasi ingin memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar terukur dan memberi dampak nyata bagi perkembangan sepak bola nasional.
Erick juga menekankan bahwa naturalisasi bukan berarti menutup jalan bagi pemain lokal.
Justru, menurutnya, kehadiran pemain keturunan diharapkan bisa menjadi pelengkap dan mendorong peningkatan kualitas internal skuad Garuda.
"Kami sangat menghargai setiap catatan dari dewan dan akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang," ucapnya.
Dari pernyataan itu, terlihat bahwa PSSI ingin menjaga keseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan pembangunan jangka panjang.
Naturalisasi dipakai sebagai solusi untuk menambah kualitas serta kedalaman skuad, tetapi pembinaan pemain muda lokal tetap disebut sebagai fondasi utama.
Load more