Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara

Ambisi besar Timnas Indonesia untuk bisa manggung di pentas paling elite, Piala Dunia 2030, diprediksi bakal terbuka lebar menyusul wacana revolusioner FIFA ...
Senin, 13 Juli 2026 - 15:28 WIB
Gianni Infantino dan Erick Thohir
Sumber :
  • Instagram - Gianni Infantino

tvOnenews.com – Kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan datang dari markas besar induk sepak bola dunia, FIFA. Ambisi besar Timnas Indonesia untuk bisa manggung di pentas paling elite, Piala Dunia 2030, diprediksi bakal terbuka lebar menyusul adanya wacana revolusioner yang digulirkan oleh sang Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Pria asal Swiss tersebut dilaporkan tengah serius mempertimbangkan untuk kembali mendongkrak jumlah kontestan putaran final Piala Dunia menjadi 64 tim pada edisi 2030 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mega proyek ini benar-benar disahkan dan terealisasi, maka konstelasi persaingan akan berubah total. Negara-negara yang selama ini kerap kandas di fase kualifikasi, termasuk skuad Garuda, bakal ketiban durian runtuh karena memiliki kans yang jauh lebih logis untuk menembus putaran final.

TC Timnas Indonesia
TC Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kita Garuda

Sebagaimana diketahui, FIFA sendiri baru saja mengukir sejarah baru dengan memperluas jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim pada gelaran Piala Dunia 2026.

Namun, seolah belum puas, Infantino ingin melangkah lebih ekstrem demi memodernisasi sepak bola global.

"Rencana itu akan ditetapkan dan didiskusikan bersama komite terkait setelah Piala Dunia kali ini," tegas Gianni Infantino dalam sesi wawancara eksklusif bersama media Swiss, Bluewin, seperti dikutip dari The Athletic, Senin (13/7/2026).

Infantino berargumen bahwa setiap federasi di kolong langit berhak merajut mimpi tampil di panggung tertinggi.

Ia menilai peta kekuatan sepak bola saat ini sudah semakin merata dan tidak lagi didominasi oleh negara-negara tradisional semata.

"Jika Anda tidak memberi kesempatan kepada negara-negara kecil untuk berpartisipasi, mereka akan kesulitan berkembang," tambahnya memicu perdebatan.

Gianni Infantino dan Erick Thohir
Gianni Infantino dan Erick Thohir
Sumber :
  • Instagram - Gianni Infantino

Cetak Biru Erick Thohir: Selaras dengan Target Besar PSSI

Bagi publik sepak bola tanah air, wacana ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan.

Di bawah nakhoda Ketua Umum PSSI Erick Thohir, federasi memang sudah mematok target mati-matian agar Timnas Indonesia bisa mencicipi atmosfer Piala Dunia 2030.

Guna memuluskan target sakral tersebut, PSSI getol melakukan revolusi total dalam beberapa tahun terakhir.

Mulai dari gencar berburu pemain keturunan berkualitas lewat jalur naturalisasi, membenahi kualitas kompetisi domestik, menggenjot pembinaan usia dini, hingga mendatangkan pelatih kelas dunia seperti John Herdman demi menyuntikkan mentalitas eropa di dalam tim.

Jika jatah kuota resmi melar menjadi 64 negara, jatah tiket lolos untuk zona Asia (AFC) otomatis dipastikan ikut melonjak drastis. Hal ini tentu menjadi jalur tol bagi Indonesia untuk mencetak sejarah baru lolos ke Piala Dunia murni lewat jalur kualifikasi.

Presiden UEFA, Aleksander Caferin
Presiden UEFA, Aleksander Caferin
Sumber :
  • AP Photo/Armando Franca

Ditentang Keras UEFA, Dianggap Rusak Kualitas Turnamen

Kendati menjanjikan bagi negara berkembang, rencana ini dipastikan tidak akan berjalan mulus karena harus melewati rintangan birokrasi internal FIFA yang sangat rumit.

Berdasarkan investigasi The Athletic, cetak biru penambahan kontestan menjadi 64 tim ini sebenarnya pertama kali dicetuskan oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF), Ignacio Alonso, dalam Kongres FIFA pada Maret 2025 silam.

Ide segar itu langsung dicaplok oleh Infantino untuk digodok lebih lanjut.

Namun, resistensi kuat langsung datang dari benua biru. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, secara terang-terangan pasang badan menolak keras gagasan tersebut.

Bos sepak bola Eropa itu menilai penambahan peserta yang terlalu membabi buta justru akan menurunkan muruah dan kualitas estetika turnamen.

Selain itu, Ceferin mengkhawatirkan atmosfer persaingan di babak kualifikasi, khususnya di zona Eropa, menjadi tidak lagi kompetitif dan cenderung hambar.

Meskipun saat ini statusnya masih sebatas wacana panas, pergerakan FIFA ini dipastikan akan menjadi komoditas isu terbesar di jagat sepak bola dalam beberapa tahun ke depan.

Jika nantinya palu persetujuan SUDAH DIKETIK, Piala Dunia 2030 akan resmi dinobatkan sebagai turnamen olahraga terbesar sepanjang sejarah peradaban manusia, sekaligus membuka gerbang mimpi bagi anak-anak asuh John Herdman untuk mengibarkan bendera Merah Putih di panggung dunia.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Soliditas TNI-Polri, Kapolri Listyo Sigit Silaturahmi dengan Panglima TNI di Mabes TNI

Perkuat Soliditas TNI-Polri, Kapolri Listyo Sigit Silaturahmi dengan Panglima TNI di Mabes TNI

Kapolri menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri.
Kejagung Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejaksaan Agung (Kejagung) akan membentuk tim khusus untuk menangani perkara dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat eks Jampidsus, Febrie Adriansyah. Hal ini
Reaksi Suporter Persija dan Timnas Indonesia usai Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Skuad Garuda Karena Cedera

Reaksi Suporter Persija dan Timnas Indonesia usai Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Skuad Garuda Karena Cedera

Kabar cedera yang kembali menimpa Mauro Zijlstra memicu beragam reaksi dari para pendukung Timnas Indonesia. Striker Persija itu harus tinggalkan TC Garuda.
Janji Ruben Onsu kepada Sarwendah Jika Menang Hak Asuh Anak: Tak Akan Halangi Bertemu Anak-anak

Janji Ruben Onsu kepada Sarwendah Jika Menang Hak Asuh Anak: Tak Akan Halangi Bertemu Anak-anak

Ruben Onsu tak berniat memisahkan Thalia dan Thania dari Sarwendah meski gugat hak asuh anak. Begini janji Ruben.
Polri Libatkan FBI dan Kedutaan AS untuk Periksa Uang Dolar Sitaan dari Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Polri Libatkan FBI dan Kedutaan AS untuk Periksa Uang Dolar Sitaan dari Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Polri akan menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI), Kedutaan Amerika Serikat dan Singapura untuk melakukan pengecekan mata uang asing hasil penggeledahan.
Pimpinan Ponpes Paksa Korban Kebakaran Tak Lapor Polisi, Dijanjikan Biaya Pengobatan Tapi Tak Dibayar

Pimpinan Ponpes Paksa Korban Kebakaran Tak Lapor Polisi, Dijanjikan Biaya Pengobatan Tapi Tak Dibayar

Pimpinan Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW memaksa 3 keluarga santri korban pembakaran yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes tersebut untuk tak

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT