Bakal Jumpa Timnas Indonesia, Nasib Hajime Moriyasu Ditentukan sebelum Diganti Go Oiwa
- REUTERS - Jose Breton/Pics Action/NurPhoto
tvOnenews.com – Teka-teki mengenai masa depan kursi kepelatihan Timnas Jepang akhirnya terjawab terang benderang. Posisi Hajime Moriyasu dipastikan aman dan bakal terus menukangi skuad Samurai Biru hingga gelaran Piala Asia 2027 mendatang, sebelum posisinya resmi diserahterimakan kepada Go Oiwa.
Masa bakti Moriyasu bersama Jepang sejatinya telah kadaluarsa tepat selepas berakhirnya gelaran Piala Dunia 2026.
Namun, krisis opsi dan minimnya kandidat pengganti yang dinilai sepadan membuat Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) harus mengambil langkah cepat.
- REUTERS/Issei Kato
Melansir dari laman resmi FIFA pada Jumat (24/7/2026), JFA secara resmi menyepakati perpanjangan kontrak berdurasi pendek untuk Moriyasu.
Pelatih berusia 57 tahun tersebut diberi mandate memimpin tim hingga ajang Piala Asia 2027 yang akan berlangsung pada Januari–Februari mendatang.
Moriyasu sendiri pertama kali menduduki kursi panas Timnas Jepang pada Juli 2018 lalu.
Sepanjang enam tahun pengabdiannya, ia mencatatkan rekor impresif dengan mendampingi Samurai Biru dalam 107 pertandingan—mengemas 73 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 19 kekalahan.
Meski demikian, rekam jejak tersebut diwarnai dahaga gelar lantaran Moriyasu belum pernah menyumbang trofi mayor untuk tim senior.
Prestasi tertingginya sejauh ini 'hanya' mengantarkan Jepang meraih status runner-up di Piala Asia 2019.
- X @timnasindonesia
Misi Terakhir: Bidik Mahkota Juara dan Tantang Timnas Indonesia
Melalui perpanjangan kontrak singkat ini, JFA membebankan target tinggi kepada Moriyasu untuk membawa Takefusa Kubo dan kawan-kawan merengkuh trofi juara Piala Asia 2027.
Sesuatu yang sudah lama dirindukan publik Jepang sejak terakhir kali menguasai benua Asia pada edisi 2011 silam.
Langkah pamungkas Moriyasu bersama Jepang dipastikan bakal menyita perhatian publik tanah air.
Pasalnya, Samurai Biru dijadwalkan langsung berhadapan dengan Timnas Indonesia pada laga pembuka fase grup yang digelar 11 Januari mendatang.
Setelah itu, mereka akan menantang Thailand pada 16 Januari dan Qatar pada 20 Januari.
Sejauh mana pun langkah Jepang melaju di ajang tersebut, Piala Asia 2027 dipastikan menjadi panggung perpisahan (the last dance) bagi Moriyasu.
Tongkat estafet kepelatihan selanjutnya akan diteruskan oleh Go Oiwa. Eks juru taktik yang berpengalaman memimpin skuad Jepang di Olimpiade Paris 2024 tersebut sudah ditunggu tugas berat: membawa Jepang lolos langsung ke Piala Dunia 2030 sekaligus menguasai Piala Asia 2031.
Load more