Cetak Hattrick, tapi Mitchell Baker Diprediksi Dapat Mimpi Buruk saat Timnas Indonesia Kontra Vietnam di Piala AFF 2026
- tvOnenews-Ilham Giovani
tvOnenews.com - Debut impian berhasil dicatatkan oleh penyerang naturalisasi anyar Timnas Indonesia, Mitchell Baker, pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026.
Penyerang muda berdarah Australia tersebut sukses mencetak hattrick spektakuler untuk membawa Skuad Garuda memetik kemenangan telak dengan skor 5-1.
Penampilan impresif sang pemain bertinggi badan 1,96 meter ini langsung menyita perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.
Kendati demikian, salah satu media Vietnam, Soha, justru melemparkan peringatan keras bahwa Baker akan segera berhadapan dengan kenyataan pahit saat berjumpa Timnas Vietnam.
- Instagram/timnasindonesia
Seperti diketahui, Mitchell Baker yang baru resmi menyelesaikan proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia sekitar 2 pekan sebelum turnamen dimulai, memang memiliki profil yang cukup menjanjikan.
Penyerang berusia 19 tahun ini menimba ilmu di akademi Melbourne Victory sebelum melanjutkan karier sepak bola kampusnya di Amerika Serikat bersama Georgetown Hoyas.
Di kompetisi antar-mahasiswa AS tersebut, ia mengemas 18 gol dalam 42 penampilan, hingga akhirnya dipilih oleh klub Colorado Rapids dalam ajang MLS SuperDraft akhir tahun 2025.
"Dilihat dari profilnya, jelas dia adalah pemain yang bisa diandalkan Indonesia. Dia memiliki fisik ideal, kemampuan sundulan yang bagus, pergerakan cerdas di area penalti, dan terutama kemampuan penempatan posisi yang baik," tulis Soha, dikutip pada Selasa (28/7/2026).
Meski demikian, Soha justru menilai bahwa trigol yang dilesakkan Baker ke gawang Kamboja tidak lepas dari bobroknya sistem pertahanan lawan.
Proses gol ketiga Baker menjadi bukti nyata betapa leluasanya para pemain Indonesia berkreasi akibat minimnya pengawalan lawan.
"Kamboja memainkan pertandingan dengan terlalu banyak masalah di lini pertahanan."
"Gol ketiga Baker adalah contoh utamanya. Tidak ada pemain Kamboja yang maju untuk menekan Thom Haye saat ia menguasai bola," tulis Soha dalam laporannya yang diterbitkan pada 28 Juli 2026.
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Tantangan sesungguhnya bagi Baker diprediksi baru tiba ketika Skuad Garuda berhadapan dengan Vietnam pada 3 Agustus 2026 mendatang.
Soha menegaskan bahwa pasukan arahan pelatih Kim Sang-sik memiliki lini pertahanan yang jauh lebih disiplin, kokoh, dan kaya pengalaman.
Kehadiran bek-bek tangguh seperti Nguyen Thanh Chung, Bui Hoang Viet Anh, serta Doan Van Hau diyakini akan membuat Baker kesulitan.
"Saat menghadapi Vietnam pada tanggal 3 Agustus, Baker kemungkinan besar tidak akan memiliki perasaan nyaman yang sama seperti saat pertandingan melawan Kamboja," tulis Soha.
Walaupun Baker unggul tinggi badan 10 hingga 15 sentimeter dari para bek Vietnam, Thanh Chung dikenal sangat mahir dalam duel udara, Viet Anh memiliki kecepatan dan jangkauan luar biasa untuk melakukan bopong/bocoran bola, sedangkan Van Hau terkenal lugas serta taktis saat berduel fisik.
- ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Selain itu, barisan gelandang Vietnam dipastikan akan menerapkan presisi tinggi untuk menutup ruang gerak penyuplai bola seperti Thom Haye. Jika pasokan bola dari lini tengah berhasil diputus, Baker berpotensi terisolasi dan kesulitan mengembangkan permainan.
Pertempuran sengit pada awal Agustus mendatang bakal menjadi ajang pembuktian sesungguhnya bagi Mitchell Baker. Apakah ia sanggup melanjutkan tren positifnya atau justru harus menelan mimpi buruk di hadapan benteng pertahanan The Golden Star Warriors? (ism)
Load more