Media Kanada Sebut John Herdman Baru Rasakan Frustasinya Urus Timnas Indonesia Setelah Tersingkir dari Piala AFF 2026
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Jakarta, tvOnenews.com - Media Kanada, Waking The Red menyinggung John Herdman baru merasakan frustasinya mengurus Timnas Indonesia setelah tersingkir dari Piala AFF 2026.
John Herdman memimpin Timnas Indonesia sejak awal 2026 lalu. Setelah tampil menjanjikan di FIFA Series dan laga uji coba internasional, pelatih asal Inggris ini merasakan kekejaman sepak bola Indonesia dengan tersingkir dari Piala AFF 2026.
Ditargetkan untuk meraih gelar juara dengan bertepatan atas 30 tahun turnamen, Timnas Indonesia justru tersingkir dari Piala AFF 2026 sejak babak penyisihan grup.
"Mantan pelatih Toronto FC, yang sebelumnya juga melatih Timnas Kanada putra dan putri, mengambil alih posisi pelatih Timnas Indonesia pada bulan Januari untuk tim senior dan U-23 putra," tulis Walking The Red, Senin (10/8/2026).
Total John Herdman mencatatkan lima dari enam pertandingan pertamanya sebagai pelatih. Termasuk dua laga awal Piala AFF 2026 dengan melawan Kamboja dan Timor Leste.
Sampai akhirnya tim justru dikalahkan oleh Vietnam dan ditahan imbang Singapura yang membuat Timnas Indonesia dipastikan tersingkir.
"Gol dari Ilhan Fandi membatalkan gol pembuka dari Ragnar Oratmangoen menempatkan Singapura di posisi kedua dan mengirim Indonesia pulang karena tidak mampu memberikan perlawanan," lanjut laporan tersebut.
Walking The Red pun menyinggung soal Timnas Indonesia yang tak hanya gagal mendapatkan trofi, tapi juga catatan buruk dengan gagal menembus babak semifinal di dua edisi beruntun.
"Tentu hal ini tidak memuaskan bagi para penggemar, apalagi yang melakukan perjalanan ke Singapura untuk menonton laga pamungkas fase grup," tulis laporan ini.
Sampai akhirnya, John Herdman merasakan sendiri bagaimana frustasinya mengurus Timnas Indonesia sejak diperkenalkan awal 2026 lalu dengan suporter Garuda yang langsung menekan tim setelah pertandingan usai.
"John Herdman dan para pemain menemui suporter Garuda dan melontarkan protes pada Timnas Indonesia dengan cara yang tidak terdengar baik," tulis laporan itu.
John Herdman yang berusaha menenangkan suporter bahkan berakhir dengan situasi tegang yang terjadi.
"Situasi semakin memburuk karena para penggemar mulai memberi ceramah pada skuad," lanjut laporan tersebut.
Di sisi lain, Timnas Indonesia sebenarnya masih berpeluang membayar kegagalan itu dalam waktu dekat. Bahkan dalam kompetisi yang lebih besar dengan tampil di FIFA ASEAN Cup, gelaran edisi perdana turnamen Asia Tenggara langsung di bawah FIFA.
"Mereka akan menjadi tuan rumah dengan menjamu India, Malaysia dan Singapura," tulis laporan itu.
Walking The Red mengingatkan suporter Garuda bahwa tantangan sebenarnya dari John Herdman bukanlah turnamen di level Asia Tenggara, melainkan Piala Asia yang akan digelar awal 2027 mendatang.
"Timnas Indonesia tergabung dengan raksasa Asia, Jepang, juara bertahan dua kali Qatar dan Thailand," tutup laporan itu. (hfp)
Load more