News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Persib Zaenal Arief Ungkap Perbedaan Level Lawan Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang

Legenda Persib Bandung, Zaenal Arief, mengenang perjalanan awalnya bersama Timnas Indonesia dan mengungkap pengalamannya saat menghadapi lawan-lawan Garuda.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:50 WIB
Zaenal Arief, Budi Sudarsono, dan Bambang Pamungkas saat membela Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Instagram/zaenalarief96

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 kembali menimbulkan kekecewaan di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Di tengah sorotan terhadap performa skuad Garuda, legenda Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Zaenal Arief, turut membagikan pengalaman ketika dirinya memperkuat tim nasional pada awal 2000-an.

Timnas Indonesia harus mengubur ambisi melangkah ke fase semifinal setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia sebenarnya sempat mencetak gol, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Hasil imbang tersebut membuat Singapura mengamankan tiket ke semifinal, sedangkan skuad Garuda harus mengakhiri kiprahnya di fase grup.

Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Sumber :
  • Instagram @fasingapore

Indonesia mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan finis di peringkat ketiga Grup A. Singapura berada satu tingkat di atasnya dengan delapan poin, sementara Vietnam keluar sebagai juara grup setelah mengalahkan Kamboja 3-1 dan mengumpulkan 10 poin.

Kegagalan tersebut sekaligus menambah catatan panjang Indonesia di turnamen Piala AFF, yang kini telah enam kali terhenti di fase grup sepanjang keikutsertaannya di ajang tersebut.

Di tengah situasi tersebut, Zaenal Arief mengenang perjalanan ketika dirinya pertama kali mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Indonesia senior.

Perjalanan Zaenal Arief Menuju Timnas Indonesia

Zaenal Arief mengaku kesempatan membela Timnas Indonesia merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya. Saat itu, ia masih berusia di bawah 19 tahun ketika mulai mendapatkan panggilan ke skuad senior.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Abo tersebut, kesempatan itu merupakan buah dari kerja keras dan pengorbanan yang telah ia lakukan sejak awal menekuni sepak bola.

"Akhirnya gua sampai di titik yang gua harapkan, yang gua impikan, kerja keras gua selama ini juga, pengorbanan selama ini hingga akhirnya bisa sampai di timnas," ungkapnya, dilansir dari kanal YouTube Gibah Sports.

Saat bergabung dengan pemusatan latihan, Zaenal ternyata langsung dihadapkan pada tuntutan tinggi dari Ivan Kolev yang kala itu menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Ia juga mengingat bagaimana proses seleksi berlangsung sangat ketat. Sejumlah pemain yang sebelumnya menjadi langganan tim nasional bahkan tidak berhasil melanjutkan proses tersebut.

Situasi itu membuat Zaenal sempat tidak percaya dirinya masih bertahan dalam skuad. Namun, ia menyadari bahwa satu-satunya cara untuk mempertahankan tempat adalah dengan terus menunjukkan performa terbaik dalam setiap sesi latihan.

"Kok gua masih bertahan, nggak salah ini? Kuncinya waktu itu setiap hari, setiap latihan, gua harus perform, harus loyal, harus jaga kondisi, harus belajar profesional di situ, apapun yang dimau pelatih gua jalankan," tuturnya.

Debut di Piala Tiger 2002

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Zaenal berhasil masuk ke skuad utama Timnas Indonesia dan mendapat kesempatan tampil dalam kompetisi internasional pertamanya pada Piala Tiger 2002.

Pada pertandingan debutnya, Zaenal langsung dipercaya menjadi starter ketika Indonesia menghadapi Myanmar. Ia dimainkan bersama salah satu striker terbaik Indonesia saat itu, Bambang Pamungkas.

"Debut pertama melawan Myanmar, langsung inti, dampingi BP (Bambang Pamungkas), kedua lawan Kamboja baru cetak gol, kalau gak salah ya," tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Zaenal. Namun, ada satu hal yang cukup menarik dari pengalamannya ketika pertama kali menghadapi tim-tim negara lain di level internasional.

Sempat Terkejut dengan Level Lawan

Legenda Persib Bandung Zaenal Arief
Legenda Persib Bandung Zaenal Arief
Sumber :
  • Instagram @zaenalarief96

Zaenal mengaku sempat memiliki kesan bahwa sejumlah lawan yang dihadapi Timnas Indonesia ketika itu berada di bawah ekspektasinya.

Bahkan, mantan kapten Persib Bandung itu mengaku sempat merasa heran karena level permainan lawan menurut pandangannya tidak terlalu sulit untuk dihadapi.

"Pas begitu main, loh kok level tim nasional mereka ya yang jadi lawan, terlalu mudah, kok segini ya kemampuannya, sampai begitu loh, ini bukan sombong ya," ungkap Zaenal.

Namun, pengalaman tersebut justru mengajarkannya bahwa pertandingan internasional tidak pernah bisa dianggap mudah. Menurut Zaenal, sebuah tim bisa mengalami perubahan dan memperbaiki kekurangannya setelah mengetahui kelemahan yang dimiliki.

Ia kemudian mengenang bagaimana lawan-lawan Timnas Indonesia akhirnya mampu memberikan perlawanan yang lebih keras.

"Sampai akhirnya mereka menggigit kita, berarti ada sesuatu hal yang mereka bereskan juga," pungkasnya.

Pengalaman Zaenal Arief tersebut memperlihatkan bagaimana dinamika sepak bola internasional dapat berubah dengan cepat. Tim yang pada satu pertandingan terlihat mudah dikalahkan dapat berkembang dan memberikan perlawanan berbeda pada pertemuan berikutnya.

Bagi Zaenal, pengalaman di awal karier bersama Timnas Indonesia bukan hanya soal mendapatkan kesempatan bermain di level internasional, tetapi juga menjadi pelajaran mengenai pentingnya profesionalisme, konsistensi, serta kemampuan beradaptasi menghadapi perkembangan lawan.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ariawan: MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Ariawan: MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan menilai MPR RI memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan konstitusi di tengah
6 Fakta Jelang Laga Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

6 Fakta Jelang Laga Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Simak fakta menarik jelang laga Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Mulai dari rekor head-to-head, sejarah pertemuan, hingga perang bintang di SUGBK!
Blue Fire Muncul di Kawah Manuk Papandayan, Gas SO2 Tembus 230 ppm

Blue Fire Muncul di Kawah Manuk Papandayan, Gas SO2 Tembus 230 ppm

Fenomena blue fire muncul di Kawah Manuk Gunung Papandayan. PVMBG menemukan konsentrasi gas SO2 230 ppm dan H2S 120 ppm.
Head to Head Timnas Indonesia vs Malaysia: Harimau Malaya Unggul Tipis

Head to Head Timnas Indonesia vs Malaysia: Harimau Malaya Unggul Tipis

Jika bicara head to head Timnas Indonesia vs Malaysia jelang FIFA ASEAN Cup nanti malam, tim tamu Harimau Malaya justru unggul tipis atas tuan rumah, Garuda.
Bukan soal Skill, Pevoli Senior Hyundai Hillstate Justru Ungkap Satu Sisi Megawati Hangestri yang Bikin Kagum

Bukan soal Skill, Pevoli Senior Hyundai Hillstate Justru Ungkap Satu Sisi Megawati Hangestri yang Bikin Kagum

Megawati Hangestri mendapat sorotan positif dari pemain senior Hyundai Hillstate, Kim Hee-jin, menjelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026/2027. Apa katanya?
Pasca Kebakaran Hebat, Hamzah Batik Beri Pernyataan Resmi dan Permohonan Maaf

Pasca Kebakaran Hebat, Hamzah Batik Beri Pernyataan Resmi dan Permohonan Maaf

Pusat oleh-oleh khas Yogyakarta, Hamzah Batik yang terletak di kawasan Malioboro, ludes terbakar pada Senin (28/9/2026) dini hari. Hamzah Batik beri pernyataan

Trending

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT