Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Kevin Diks mendapat pujian dari Ole Romeny setelah memimpin Timnas Indonesia melawan Singapura. Romeny menilai Diks mampu menjadi sosok pemimpin yang mengutamakan kepentingan tim.
Kevin Diks dipercaya mengenakan ban kapten saat Indonesia menghadapi Singapura. Garuda kemudian meraih kemenangan 2-0 pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jumat.
Dua gol Indonesia dicetak Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. Romeny mencetak gol kedua melalui eksekusi penalti setelah Diks memberikan kesempatan kepadanya.
Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Diks sebenarnya merupakan salah satu eksekutor penalti utama Indonesia. Pemain Borussia Monchengladbach itu bahkan sudah mencetak 19 gol dari titik putih sepanjang kariernya.
Dua dari 19 gol tersebut dicetak Diks ketika memperkuat Timnas Indonesia. Namun, ia memilih memberikan kesempatan kepada Romeny dalam pertandingan melawan Singapura.
Ole menilai keputusan tersebut menunjukkan kualitas kepemimpinan Diks. Ia juga menyebut Jay Idzes memiliki karakter yang sama ketika dipercaya menjadi kapten Garuda.
“Kevin dan Jay adalah orang-orang yang sangat baik. Mereka pemimpin yang sangat baik untuk tim,” ujar Ole dalam konferensi pers setelah pertandingan.
“Mereka mengutamakan tim,” lanjut penyerang Fortuna Sittard di Liga Belanda tersebut. Menurutnya, sikap tersebut menjadi salah satu alasan dirinya menghormati kedua pemain.
Ole kemudian menyoroti momen ketika Diks memberikan kesempatan mengambil penalti. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bukti bahwa Diks lebih mengutamakan kepentingan tim.
“Itu juga terlihat ketika dia memberikan penalti kepada saya. Dia sebenarnya juga bisa mengambilnya,” kata Ole.
“Kami memiliki banyak eksekutor penalti yang bagus. Itu menunjukkan karakter dan bahwa dia memikirkan tim terlebih dahulu,” lanjutnya.
Momen serupa sebenarnya pernah terjadi ketika Indonesia menghadapi China. Saat itu, Jay Idzes memberikan kesempatan kepada Ole untuk menjadi algojo penalti.
Momen tersebut terjadi dalam kemenangan 1-0 Indonesia atas China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. Ole kemudian menjalankan tugasnya dengan baik dan mencetak gol dari titik putih.
Bagi Ole, keputusan Diks dan Idzes menunjukkan adanya kepercayaan di dalam skuad. Ia pun mengaku sangat menghargai sikap kedua pemain tersebut.
Selain membahas kepemimpinan, Ole juga menyoroti perkembangan skuad Indonesia. Ia menilai para pemain mampu beradaptasi dengan sistem yang diterapkan John Herdman.
Menurut Ole, Herdman memberikan instruksi yang jelas kepada setiap pemain. Kondisi tersebut membuat para pemain lebih mudah memahami tugas ketika berada di lapangan.
“Jangan membuatnya terlalu sulit, sehingga kami bisa keluar ke lapangan dan menjalankan tugas,” ujar Ole. Ia menilai seluruh pemain sudah mengetahui peran masing-masing.
Ole juga melihat suasana positif dalam sesi latihan Timnas Indonesia. Menurutnya, hubungan antarpemain membuat proses membangun kekompakan berjalan lebih mudah.
“Dalam latihan, saya pikir kami benar-benar seperti sebuah keluarga. Memang terdengar klise, tetapi memang seperti itu,” pungkas pemain yang telah mencetak tujuh gol untuk Garuda tersebut.
(sub)
Load more